Breaking News
Trending Tags

Terinspirasi Hobi Lady Diana, Tasya Madiun Geluti Olah Raga Berkuda

  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Madiun, ReportaseNews – Menunggang kuda bukan perkara mudah. Meski sekilas nampak gampang. Jika dilakukan dengan sembrono dan tanpa kemampuan memadai, tidak mustahil justru akan mendapatkan celaka ketimbang nikmatnya berkuda.

Selain faktor kecakapan, olah raga yang berkaitan dengan hewan pacu, sering terhubung dengan budaya ikonik para cowboy di Texas, Amerika itu bukan hobi biasa. Itu kesenangan mahal. Se-atmosfir dengan hobi main golf, terjun payung, paralayang, gantole, aeromodelling dan olah raga bersaku tebal lainnya.

Selain berbiaya tak semurah main sepak bola, tenis meja, bola voli dan sejenisnya, olah raga ekstrem ini dituntut memiliki kesiapan mental, penguasaan adrenalin serta kesanggupan integrated terhadap sarana dan prasarana yang dikendalikannya. Tidak gampang memang. Pendek kata tak sekedar cukup duit, melainkan juga wajib cukup mental.

Namun begitu, sederet halang rintang tentang berkuda itu tidak mampu merubah segumpal angan-angan seorang mahasiswi cantik asal Kota Madiun, Jawa Timur, untuk tetap menyusurinya. Bahkan disaat yang lain berjalan menjauh, dia berlari mendekat untuk menjemput harapan.

Dialah Tasya Griselda Trisnata, 20 tahun, mahasiswi semester II jurusan Manajemen Ekonomi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang berkampus di Magetan, Jawa Timur. Warga Jl. Semangka No. 19, Kelurahan/Kecamatan Taman, Kota Madiun, itu mengaku menaruh hasrat hobi berkuda karena terinspirasi kegemaran Lady Diana Spencer, Princess of Wales kerajaan Inggris itu.

“Hobi berkuda ini saya tekuni karena terinspirasi kegemaran Lady Diana, termasuk Ratu Elizabeth yang juga gemar berkuda. Kultur bangsawan Inggris itu nampak elegan dan kharismatik,” kata Tasya dalam wawancara dengan koresponden di area tempatnya latihan berkuda, WHC Nusantara, Jl. Raya Dungus, Kecamatan Mojopurno, Kabupaten Madiun, Jumat (03/04/2026).

Dikatakan anak pertama pasangan pengusaha, Reza Angga Kusuma dan Anna Trisnawati, itu sejak jatuh dalam “pelukan kuda” diapun lantas bergegas mengoptimalkan hobinya dengan masuk sekolah berkuda WHC Nusantara. Di tempatnya berlatih itu dia dibimbing Yudho, sebagai horse training-nya.

Selama mengikuti ‘pendidikan’ berkuda dia mengeluarkan biaya sebesar Rp. 850 ribu per paket (5 kali latihan). Juga diwajibkan mengenakan perlengkapan yang sesuai, demi keamanan, seperti kostum (celana panjang dan atasan), sepatu khas joki, helm, kaos tangan, whip atau riding crop (cemeti) dan sarana lainnya. Berbagai kelengkapan tersebut dibeli seharga mulai dari ratusan hingga jutaan rupiah.

Selama lebih dari dua bulan sejak bergabung sebagai siswa berkuda hingga saat ini, dia mengaku sudah melakukan latihan sebanyak 10 kali. Tidak mulus yang dia lakoni. Lantaran, dia mengaku pernah terjatuh dari pelana saat latihan pada minggu ke lima.

Meski tidak sampai mengalami cedera berarti, namun terjatuh dari ketinggian 170 cm dari punggung kuda diakuinya cukup membuatnya kaget dan kesakitan. Insiden itu, katanya, akibat kedua kakinya lepas dari stirrup (sanggurdi/penumpu/pijakan) disaat memacu kudanya.

Pengalaman pahit yang terbungkus manisnya semangat itu membuatnya semakin tertantang. Terlebih gadis bertinggi badan 167 cm dengan gestur atletis itu memiliki jiwa petualang. Sehingga, bak cowgirl, jatuhnya justru menjadi awal kebangkitannya. Dia pun makin segar dan penuh harapan.

“Pernah jatuh dari kuda. Itu pada latihan ke lima kalau tidak salah. Gara-garanya kedua kaki saya terlepas dari pijakan saat kuda berjalan. Tidak apa-apa karena saya punya jiwa petualang. Saya juga akrab dengan medan yang kotor,” tuturnya.

Yang paling sulit dalam mengikuti latihan menunggang kuda, menurutnya, adalah bab keseimbangan, integrated dan feel antara joki dengan kudanya. Namun jika sudah menyatu, sebutnya, maka perasaannya laksana terbang diantara warna warni pelangi yang indah.

Dijelaskannya, binatang kuda memiliki sifat yang sensitif. Hewan itu mengerti bagaimana perasaan rider. Karakter kuda, nilainya, mencerminkan apa yang dirasakan sang joki. Manakala sang joki merasa takut, maka kuda segera meresponnya dengan tingkah polah liar sulit dikendalikan.

Yang diperoleh, meski belum masuk kategori mahir berkuda, namun dia sudah mampu menunggang kuda secara mandiri. Meski begitu dia mengaku belum memiliki kecakapan berkuda dengan melintasi berbagai rintangan.

Dijelaskan Tasya, sebagai ‘mahkota’ bagi rider adalah jika telah mampu melewati rintangan secara mulus tanpa cacat. Rintangan berkuda itu antara lain show jumping, upright, oxer dan triple bar.

Dari awalnya sekedar hobi, Tasya becita-cita ke depan bisa menjadi seorang atlet berkuda putri, yang mewakili Indonesia pada kompetisi baik tingkat lokal, regional, nasional dan bahkan internasional.

Dia berkeinginan, pada suatu hari nanti bisa menyusul atlet berkuda putri Indonesia seperti Aisha Maydina Hakim, Ivana Putri Santosa dan Galis Kirina. Keinginan itu didasarkan pada pinginnya membanggakan kedua orang tuanya, juga nama baik bangsa dan negara.

“Saya tidak ingin melihat ke belakang terlalu lama. Karena yang di depan telah menungguku, untuk mengantar masuk ke salah satu dari seribu pintu penuh bintang-bintang,” slogan Tasya mengakhiri wawancara. (fin//RN-04)

  • Penulis: Didik

Reportase Pilihan

  • Kejari Binjai Tetapkan Empat Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Fiktif Dinas Pertanian

    Kejari Binjai Tetapkan Empat Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Fiktif Dinas Pertanian

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Binjai, ReportaseNews – Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai menetapkan empat tersangka baru dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pembuatan kontrak pekerjaan fiktif pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai tahun anggaran 2022-2025, Selasa (31/3/2026). Penetapan tersangka berinisial JW, AR, SH, dan DA tersebut merupakan hasil pengembangan penyidikan yang dilakukan oleh Tim Penyidik Pidana Khusus berdasarkan […]

  • Pengamen Obor Aniaya Pengendara di Purwokerto, Pelaku Ditangkap Usai Video Viral

    Pengamen Obor Aniaya Pengendara di Purwokerto, Pelaku Ditangkap Usai Video Viral

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Kus
    • 0Komentar

    Purwokerto, ReportaseNews – Insiden kekerasan yang melibatkan seorang pengamen obor terhadap pengguna jalan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjadi sorotan publik setelah rekaman videonya menyebar luas di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di Simpang Empat Situmpur pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Dalam video yang beredar, pelaku terlihat melakukan pemukulan terhadap seorang pengendara […]

  • Garansi Hunian Layak, Menteri PKP Percepat Verifikasi Data Korban Bencana Taput

    Garansi Hunian Layak, Menteri PKP Percepat Verifikasi Data Korban Bencana Taput

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Taput, ReportaseNews – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menjamin seluruh penyintas bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) akan mendapatkan akses hunian tetap (huntap) yang layak dan aman tanpa terkecuali. Maruarar menyampaikan kepastian itu saat meninjau progres pembangunan unit hunian di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting, Kamis (26/3/2026). Dalam peninjauan ini, hadir […]

  • Menteri PU Pastikan Jalur Medan-Sibolga Siap Dilalui untuk Mudik 2026

    Menteri PU Pastikan Jalur Medan-Sibolga Siap Dilalui untuk Mudik 2026

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memberikan perhatian khusus pada jalur nasional Medan menuju Sibolga dalam menyambut momentum mudik Lebaran 2026. Mengingat karakteristik geografis yang rawan bencana, strategi mitigasi berupa penempatan alat berat dan posko taktis menjadi prioritas utama untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas di wilayah Sumatera Utara ini. Menteri Pekerjaan Umum Dody […]

  • Lonjakan pengunjung terjadi di Lokawisata Baturraden saat libur Lebaran. Wisata alam, kuliner khas, dan tiket terjangkau jadi daya tarik utama. (Foto: RN/Kus)

    Baturraden Diserbu Wisatawan, Kunjungan Libur Lebaran Melonjak

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Kus
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews – Libur Lebaran dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Salah satu destinasi yang mengalami lonjakan pengunjung adalah Lokawisata Baturraden di wilayah Kabupaten Banyumas. Kawasan wisata alam tersebut dipadati wisatawan dari berbagai daerah sejak awal masa liburan. ‎Jumlah pengunjung tercatat meningkat signifikan. Dalam sehari, kunjungan mencapai sekitar 1.500 hingga 2.000 orang. Angka ini diperkirakan […]

  • Identifikasi Lewat Susunan Gigi, Kerangka Korban Banjir Garoga Ditemukan di Tapsel

    Identifikasi Lewat Susunan Gigi, Kerangka Korban Banjir Garoga Ditemukan di Tapsel

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Harapan keluarga Tiarma Sitompul (55) untuk mendapatkan kepastian akhirnya menemui titik terang setelah kerangka manusia ditemukan di tumpukan kayu bekas banjir di tepian Sungai Batangtoru. Penemuan yang berlokasi di Desa Aek Ngadol Sitinjak, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ini diduga kuat jasad warga Desa Garoga yang dinyatakan hilang saat bencana banjir […]

expand_less