Breaking News
Trending Tags

Sakti Matondang Klarifikasi Fakta Pembongkaran Makam Pasutri di Madina

  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Madina, ReportaseNews – Sakti Matondang membantah isu yang menyebutkan pembongkaran dua makam pasutri di Desa Huta Lombang Lubis, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), dipicu oleh perebutan harta warisan. Sakti menyatakan akar persoalan sebenarnya adalah sikap tidak amanah dan keserakahan Mukti alias Kopral (66) terhadap hasil penjualan rumah milik almarhumah Nurhayati yang seharusnya diwakafkan.

Sakti menyampaikan klarifikasi itu selaku keponakan almarhumah Nurhayati dan almarhum Fahrizal Piliang untuk meluruskan pemberitaan yang beredar di masyarakat. Menurut Sakti, pemindahan makam tersebut merupakan puncak kekecewaan atas pengingkaran kesepakatan keluarga yang telah dibuat sebelum Nurhayati meninggal dunia.

“Tak ada yang berebut, mungkin yang ada merebut. Ini perlu saya luruskan supaya masyarakat tahu cerita sebenarnya. Biar masyarakat yang menilai,” tegas Sakti Matondang, melalui pernyataan klarifikasi secara tertulis yang diterima redaksi, Rabu (13/5/2026).

Sakti menceritakan sekitar dua bulan sebelum Idul Fitri 2025, Kopral datang memohon kepadanya untuk merawat Nurhayati yang sedang sakit parah dan sebatang kara. Saat itu, Kopral mengaku tidak sanggup mengurus adiknya, karena alasan waktu dan biaya, bahkan sempat mengeluarkan pernyataan pasrah atas kondisi kesehatan almarhumah.

Dalam pertemuan yang disaksikan istri Sakti, tercapai kesepakatan bahwa Sakti akan menanggung seluruh biaya pengobatan dan perawatan dengan jaminan jika rumah almarhumah dijual, uangnya akan digunakan untuk membayar utang perawatan dan sisanya wajib diwakafkan seluruhnya.

Selama masa sakit, Sakti dan saudara-saudaranya berjuang membawa Nurhayati berobat ke berbagai tempat, mulai dari Bukittinggi hingga Sibolga, serta merawat keperluan harian almarhumah dengan tulus.

Namun, setelah Nurhayati wafat pada hari kedua Lebaran 2025, sikap Kopral berubah drastis. Meski tidak mengeluarkan biaya sepeser pun saat pengurusan jenazah dan takziah, Kopral langsung mendesak penjualan rumah peninggalan adiknya tersebut.

Rumah itu akhirnya terjual seharga Rp250 juta tanpa tawar-menawar, karena pembeli bersimpati pada niat awal bahwa uang sisa akan diwakafkan. Namun, setelah utang biaya perawatan sebesar Rp24 juta dan utang pengobatan di Bukittinggi sebesar Rp10 juta dibayarkan kepada Sakti, sisa uang penjualan yang berjumlah ratusan juta rupiah justru dikuasai sepenuhnya oleh Kopral dan tidak kunjung disalurkan untuk wakaf hingga setahun lebih berlalu.

Sakti mengaku merasa berdosa dan terbebani karena dia telah menjanjikan uang wakaf tersebut kepada pengurus masjid, tetapi gagal terealisasi akibat ulah Kopral.

Emosi Sakti memuncak karena merasa dibohongi dan melihat almarhumah yang tidak memiliki anak tersebut tidak mendapatkan amal jariyah dari harta peninggalannya sendiri.

“Almarhum dan almarhumah butuh amal jariyah, karena mereka tidak punya anak. Dari awal sedikit pun saya tidak mengharap sepeser pun dari hasil penjualan rumah, kecuali utang ke saya dibayar. Saya sadar, saya bukan ahli waris,” kata Sakti.

Terkait proses pembongkaran makam yang dilakukan pada Selasa (12/5/2026), Sakti menjelaskan hal itu terjadi karena peringatannya agar Kopral mengingat janji wakaf tidak digubris. Kini, makam Nurhayati dan Fahrizal telah dipindahkan dari lahan pemakaman keluarga milik Sakti ke lokasi lain.

Sementara pihak keluarga Kopral menyatakan telah ikhlas melakukan pemindahan tersebut guna menghindari konflik lahan yang lebih panjang. (RN-03)

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • Sengketa Aset Yayasan Administrasi Indonesia Memanas, Enam Orang Dikabarkan Jadi Tersangka

    Sengketa Aset Yayasan Administrasi Indonesia Memanas, Enam Orang Dikabarkan Jadi Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kisruh sengketa aset yang menimpa Yayasan Administrasi Indonesia (YAI) kini memasuki babak baru. Sebanyak enam orang kabarnya telah menyandang status tersangka. Kasus ini mencuat setelah adanya laporan polisi terkait dana pinjaman ke sejumlah pemodal. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa laporan polisi bernomor LP/B/2517/IV/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 17 April 2025 itu menyeret enam […]

  • Didzolimi Dituduh Obligor BLBI, Andri Tedjadharma Mengadu Minta Perlindungan Hukum Presiden Prabowo

    Didzolimi Dituduh Obligor BLBI, Andri Tedjadharma Mengadu Minta Perlindungan Hukum Presiden Prabowo

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Pemilik Bank Centris Internasional, Andri Tedjadharma, menyampaikan surat permohonan kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan meminta perlindungan hukum, pemulihan nama baik, serta pengembalian aset yang disita oleh Satgas BLBI melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta I di bawah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Kementerian Keuangan. Andri menegaskan dirinya tidak […]

  • Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Sinabang, Getaran Terasa hingga Nias Utara

    Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Sinabang, Getaran Terasa hingga Nias Utara

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Aceh, ReortaseNews – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Sinabang, Provinsi Aceh, Minggu (12/4/2026), pukul 09.40 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut pada jarak 202 kilometer arah barat daya Sinabang dengan kedalaman 10 kilometer. Secara geografis, episenter gempa terletak pada koordinat 1,93 Lintang Utara dan 94,63 […]

  • Masjid Agung Al Hikmah Tanjungpinang menyembelih 11 sapi dan 11 kambing saat Idul Adha 1447 H. Hampir 1.000 kantong daging kurban dibagikan kepada warga dan kaum duafa. (Ist)

    Idul Adha 2026, Masjid Al Hikmah Tanjungpinang Bagikan 1.000 Kantong Daging Kurban

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, ReportaseNews — Masjid Agung Al Hikmah Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menyembelih 22 hewan kurban pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026). ‎Sebanyak 11 ekor sapi dan 11 ekor kambing disembelih di halaman belakang masjid sejak pagi hingga sore hari. Prosesi pemotongan hewan kurban tersebut disaksikan ratusan warga yang memadati area masjid. ‎Ketua Panitia […]

  • Pria di Tambun Selatan Disiram Air Keras oleh OTK Usai Salat Subuh

    Pria di Tambun Selatan Disiram Air Keras oleh OTK Usai Salat Subuh

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Bekasi, ReportaseNews – Seorang pria berinisial TW menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK) saat berjalan kaki di kawasan Perumahan Bumisani Permai, Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Insiden ini terjadi pada Senin (30/3/2026) pukul 04.51 WIB, sesaat setelah korban salat Subuh di masjid setempat. Berdasarkan rekaman kamera CCTV yang beredar […]

  • Dirresnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ahmad David bersama jajarannya membongkar clandestine lab ekstasi dan happy water di apartemen Cipinang, Jakarta Timur. Dua tersangka ditangkap, polisi sita bahan baku 16,6 kilogram. (Foto: RN/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)

    Polisi Bongkar Lab Ekstasi di Apartemen Basura

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap praktik laboratorium klandestin atau laboratorium gelap pembuatan narkotika jenis ekstasi dan “happy water” di sebuah apartemen kawasan Cipinang, Jakarta Timur. ‎Pengungkapan dilakukan Unit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba pada Senin (30/3/2026), sekitar pukul 19.00 WIB. Polisi lebih dulu menangkap dua pria berinisial K (32) dan S […]

expand_less