HUT KSPSI-Harpekindo, Kapolri Dorong Sinergi Buruh Hadapi Dinamika Global
- calendar_month 9 menit yang lalu
- print Cetak

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan penguatan sinergi Polri dan buruh saat HUT KSPSI-Harpekindo di Purwakarta serta menegaskan komitmen dukungan terhadap hak pekerja. (Foto: RN/HO-Humas Polri)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Purwakarta, ReportaseNews — Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi antara Polri, serikat buruh, dan kalangan pengusaha dalam menghadapi tekanan dinamika global yang berdampak pada sektor ketenagakerjaan nasional.
Hal itu disampaikan Sigit saat menghadiri tasyakuran Hari Ulang Tahun ke-53 KSPSI dan Hari Pekerja Indonesia (Harpekindo) di kawasan Pusdiklat Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (21/2/2026).
Dalam sambutannya, Sigit yang juga menjabat Ketua Dewan Penasihat KSPSI menyatakan tantangan global saat ini menuntut seluruh elemen bangsa mempererat sinergi.
”Tentunya harapan kita ke depan sinergitas kita, kolaborasi kita juga akan terus semakin baik. Kemudian tentunya memang menghadapi situasi dinamika global yang tidak mudah karena memang dinamika global tersebut tentunya juga berdampak terhadap situasi di dalam negeri,” kata Sigit, Sabtu (21/2/2026).
Ia mengingatkan bahwa kondisi global turut memengaruhi stabilitas ketenagakerjaan di Indonesia. Karena itu, soliditas antara pemerintah, aparat, dan serikat pekerja menjadi faktor penentu dalam menjaga keseimbangan.
Menurut Sigit, pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto terus menyiapkan langkah strategis guna memitigasi potensi gejolak di sektor tenaga kerja.
”Bapak Presiden ke depan tentunya akan terus mendorong di dalam program Asta Citanya untuk terus mendorong berbagai program prioritas strategis. Antara lain bagaimana beliau mendorong hilirisasi dan salah satu yang akan dilaksanakan adalah beliau akan segera melaksanakan dan mendorong pembangunan 18 industri strategis,” ujar Sigit.
Ia menambahkan, program tersebut diharapkan mampu menciptakan peluang kerja baru. “Dan harapannya ini juga tentunya membuka lapangan pekerjaan yang baru,” tambahnya.
Kapolri juga menilai kolaborasi erat antara pengusaha dan serikat buruh menjadi kunci menciptakan iklim investasi yang kondusif.
”Oleh karena itu tentunya perlu adanya kolaborasi antara pengusaha dan rekan-rekan serikat sehingga di satu sisi mereka mau berinvestasi, mereka mau mengembangkan usahanya,” ucap Sigit.
Meski demikian, Sigit menegaskan komitmen Polri untuk mengawal perjuangan buruh dalam memperoleh hak-haknya sesuai ketentuan hukum.
”Di sisi lain lain juga mereka tetap harus memperhatikan hak-hak dari para pekerja, hak-hak dari buruh. Keseimbangan ini yang tentunya harus kita jaga. Rekan-rekan buruh harus tetap terus memperjuangkan namun melalui koridor aturan yang benar,” ucap Sigit.
Ia juga mendorong pekerja Indonesia meningkatkan kompetensi agar mampu bersaing di tingkat internasional.
”Sehingga kemudian rekan-rekan juga siap untuk bersaing dengan buruh di mancanegara. Dan kita tunjukkan bahwa buruh-buruh Indonesia juga tidak kalah profesional, tidak kalah tangguh, dan tidak kalah hebat dengan buruh di luar,” pungkasnya. (RN-07)
- Penulis: Tama


Saat ini belum ada komentar