Breaking News
Trending Tags

Mantan Penyidik KPK: Kepala Daerah Korup Tinggal Tunggu Waktu Ditangkap

  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Mantan penyidik KPK yang kini anggota Kortas Polri, Yudi Purnomo Harapan, menilai kepala daerah yang tidak memiliki integritas hanya tinggal menunggu waktu kapan akan ditangkap KPK. Dia mengatakan hal ini menyusul rentetan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK sepanjang awal tahun 2026.

Menurut Yudi, kerawanan korupsi di tingkat daerah dipicu oleh kombinasi fatal antara kewenangan, keinginan, kuasa, dan kebutuhan uang yang tinggi dari individu kepala daerah.

Dia menyebutkan banyak kepala daerah terjerat korupsi akibat beban finansial pasca-Pilkada. “Kepala daerah itu tinggal nunggu waktu saja kapan ditangkapnya, apalagi jika integritasnya di titik nol,” kata Yudi di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Yudi memaparkan, kebutuhan uang yang tinggi tersebut sering muncul karena ambisi untuk mengembalikan modal kampanye, melunasi utang selama proses pemilihan, hingga memenuhi kebutuhan yang tidak bisa ditutup dengan gaji resmi mereka.

Posisi kepala daerah dianggap sebagai lahan basah karena memiliki kendali penuh atas pengelolaan APBD, Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), hingga mutasi dan lelang jabatan yang membuka celah lebar bagi praktik suap atau setoran.

Terkait maraknya penangkapan, termasuk kasus terbaru yang menjerat Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Yudi berharap hal itu menjadi pelajaran pahit bagi penyelenggara negara lainnya.

Dia menekankan pencegahan korupsi melalui sosialisasi sering tidak efektif jika niat korupsi sudah tertanam sejak awal menjabat. “Bahkan, ada upaya pencegahan korupsi pun mereka hanya pura-pura saja mengikuti acara. Sejatinya mereka hanya menjadi formalitas, sebab korupsinya tetap berjalan,” tegasnya.

Rentetan aksi KPK tergolong agresif di sepanjang tahun 2026. Hingga Maret, KPK tercatat melakukan delapan kali operasi penindakan, mulai dari kasus suap di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak, penangkapan Wali Kota Madiun Maidi atas dugaan pemerasan dan gratifikasi, hingga penangkapan Bupati Pati Sudewo terkait pengisian perangkat desa.

Selain itu, KPK juga membongkar kasus korupsi di lingkungan Bea Cukai hingga sengketa lahan yang melibatkan petinggi Pengadilan Negeri Depok. Menanggapi pola ini, Yudi mendesak KPK untuk terus menggalakkan OTT secara intensif demi menciptakan efek jera yang nyata.

Dia mengingatkan kembali agar para kepala daerah mulai menyadari tugas dan fungsinya sebagai penyelenggara negara yang terikat secara hukum, alih-alih memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi dan keluarga yang justru akan mengantarkan mereka ke balik jeruji besi. (RN-01)

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • Seleksi Pusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara Resmi Dimulai

    Seleksi Pusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara Resmi Dimulai

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar
  • Residivis Tak Kapok, Burngek Dicokok Lagi Bersama Sabu di Padangsidimpuan

    Residivis Tak Kapok, Burngek Dicokok Lagi Bersama Sabu di Padangsidimpuan

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, ReportaseNews – Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan kembali meringkus seorang pria berinisial RSP alias Burngek (40), residivis yang kembali menjalankan bisnis haramnya, di Jalan Penghulu Rambin, Kelurahan Bincar, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kamis (16/7/2026) malam. Penangkapan pria paruh baya itu bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika di kawasan tersebut. Polisi melakukan penggerebekan dan […]

  • Polda Metro Jaya mengungkap praktik pengoplosan gas elpiji subsidi di enam lokasi. Sebanyak 11 tersangka ditetapkan dengan keuntungan miliaran rupiah. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Elpiji Oplosan, Cuan Sampai Miliaran

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya membongkar praktik ilegal pengoplosan gas elpiji bersubsidi yang beroperasi di sejumlah wilayah Jakarta, Bekasi, dan Tangerang. Dalam kasus ini, polisi menetapkan 11 orang sebagai tersangka dengan total keuntungan diperkirakan mencapai miliaran rupiah. ‎Pengungkapan dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) setelah melakukan serangkaian penyelidikan. Polisi menemukan adanya aktivitas pemindahan […]

  • Roy Suryo dan dr Tifa resmi ditahan di Rutan Polda Metro Jaya terkait kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi. Keduanya akan dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan pada Senin pagi. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Roy Suryo dan dr Tifa Ditahan, Besok Dilimpahkan ke Kejaksaan

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya memastikan dua tersangka dalam kasus dugaan penyebaran tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo dan dr Tifa, akan menjalani penahanan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya sebelum proses pelimpahan ke kejaksaan. ‎Kepastian tersebut disampaikan setelah keduanya menjalani pemeriksaan dan observasi kesehatan di RS Polri Kramat […]

  • Lupa Matikan Kompor, Warung Nasi Pecel di Takeran Nyaris Ludes

    Lupa Matikan Kompor, Warung Nasi Pecel di Takeran Nyaris Ludes

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Magetan, ReportaseNews – Sebuah warung nasi pecel ‘Luwih Pooolll’ milik warga di Pasar Takeran, Kelurahan Takeran, Magetan, Jawa Timur, Rabu pagi (27/05/2026) terbakar. Kebakaran tidak menjalar lebih luas karena kepulan asap segera diketahui warga dan langsung serentak melakukan upaya pembasahan. Insiden yang menimpa warung yang buka sore hari tersebut akibat kelalaian pemilik warung bernama Bu […]

  • Paus Leo XIV menegaskan tidak takut terhadap Presiden AS Donald Trump setelah dikritik terkait sikapnya terhadap konflik Iran. (Foto: AP/Gregorio Borgia)

    Disindir Trump, Paus Leo XIV: Saya Tak Takut!

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Pemimpin tertinggi Gereja Katolik, Paus Leo XIV, menegaskan tidak gentar menghadapi kritik dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait sikapnya terhadap konflik yang melibatkan Iran. ‎Pernyataan itu disampaikan Leo dalam perjalanan udara dari Roma menuju Aljazair, Senin (13/4/2026). Ia menegaskan tidak merasa terintimidasi oleh komentar keras dari Trump. ‎”Saya tak takut dengan […]

expand_less