Breaking News
Trending Tags

‎6 Bulan Menggantung, Korban Akademi Kripto Desak Polda Metro Jaya

  • calendar_month 15 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Tim kuasa hukum korban Akademi Kripto mempertanyakan lambatnya penanganan kasus yang dilaporkan ke Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya. Setelah berjalan selama enam bulan, para korban mengaku belum memperoleh kepastian hukum terkait laporan yang menyeret nama Timothy Ronald dan Kalimasada.

‎Kuasa hukum korban, Jajang, menilai proses penyidikan yang ditangani Subdit I dan Subdit IV Siber Polda Metro Jaya belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut, menurut dia, menimbulkan kekecewaan di kalangan korban yang hingga kini masih menunggu kejelasan status perkara.

‎”Kami sangat kecewa dengan kinerja Subdit I dan IV Siber Polda Metro Jaya. Perkara ini terkesan sangat tertutup. Kami melihat ada disparitas perlakuan yang mencolok jika dibandingkan dengan kasus-kasus lain, di mana baru dilaporkan satu atau dua minggu sudah ada penetapan tersangka dan langsung dirilis ke media,” ujar Jajang, Jumat (5/6/2026).

‎Menurut Jajang, lamanya proses penyidikan memunculkan berbagai pertanyaan dari pihak korban. Mereka mempertanyakan faktor yang menyebabkan kasus tersebut belum menunjukkan kemajuan berarti meski telah berjalan setengah tahun.

‎Tim kuasa hukum juga meminta kepolisian memberikan penjelasan secara terbuka terkait perkembangan penanganan perkara. Mereka menilai transparansi diperlukan agar para korban mendapatkan kepastian mengenai proses hukum yang sedang berlangsung.

‎Jajang menegaskan pihaknya akan mengambil langkah lanjutan apabila hingga akhir Juni 2026 belum ada kejelasan status hukum dalam perkara tersebut.

‎”Kami tegaskan, jika sampai bulan Juni ini tidak ada status hukum yang jelas, kami akan melakukan upaya-upaya yang diperlukan untuk mencari keadilan, termasuk tindakan yang bisa saja memperburuk citra Kepolisian Republik Indonesia di mata publik. Kami siap merilis kepada media nasional daftar nama para pejabat dan penyidik yang bertanggung jawab atas mandeknya kasus ini—mulai dari tingkatan Kapolri, Kapolda, hingga tim penyidik yang menangani perkara,” kata Jajang.

‎Selain itu, pihak korban juga berencana kembali menggelar aksi demonstrasi dalam skala yang lebih besar sebagai bentuk desakan agar kasus tersebut segera dituntaskan.

‎”Kami juga memastikan akan melakukan aksi unjuk rasa kembali secara besar-besaran di depan Istana Presiden selama satu minggu berturut-turut, agar suara para korban didengar langsung oleh Kepala Negara,” ujarnya.

‎Meski menyampaikan kritik keras terhadap penanganan perkara, Jajang menegaskan pihaknya masih menaruh kepercayaan terhadap institusi Polri. Ia berharap kasus tersebut dapat diselesaikan secara profesional dan memberikan rasa keadilan bagi para korban.

‎”Bagaimanapun juga, kami masih tetap percaya bahwa pada ujungnya perkara ini akan diselesaikan secara berkeadilan dan memiliki kepastian hukum di bawah kepemimpinan Bapak Kapolda Metro Jaya,” tuturnya.

‎Sebelumnya, Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya telah memeriksa dua terlapor dalam kasus tersebut, yakni Timothy Ronald dan Kalimasada. Pemeriksaan dilakukan oleh penyidik Subdit 1 Ditressiber Polda Metro Jaya pada 6 Mei 2026.

‎Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, membenarkan pemeriksaan terhadap kedua terlapor tersebut.

‎”Benar hari Rabu 6 Mei 2026 sekira jam 13.00 WIB terhadap dua orang terlapor sudah dimintai keterangan oleh penyidik Subdit 1 Ditressiber PMJ,” kata Budi dalam keterangan tertulis, Jumat (8/5/2026).

‎Pemeriksaan itu menjadi salah satu perkembangan dalam penyelidikan dugaan kasus investasi dan aset digital yang dilaporkan sejumlah korban. Hingga kini, para korban masih menunggu langkah lanjutan dari penyidik untuk memberikan kepastian hukum atas perkara tersebut. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Survei IDM: Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Hingga 79,2 Persen

    Survei IDM: Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Hingga 79,2 Persen

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Indonesia Development Monitoring (IDM) merilis hasil survei terkait kinerja dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Survei dilakukan pada 7–20 April 2026 terhadap 1.580 responden di 34 provinsi menggunakan metode multistage random sampling. Direktur Eksekutif IDM, Dedi Rohman mengatakan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 79,2 persen. Angka tersebut disebut menunjukkan tren pemulihan […]

  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan dampak serangan AS-Israel ke Iran terhadap stabilitas ekonomi dan keamanan dunia, termasuk potensi gangguan ketenagakerjaan di Indonesia. (Foto: RN/Tama)

    Kapolri Ajak Rakyat Dukung Prabowo Jaga Perdamaian Dunia

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Palembang, ReportaseNews – Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh masyarakat Indonesia mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga perdamaian dunia di tengah meningkatnya konflik global. ‎Ajakan tersebut disampaikan Sigit saat memberikan sambutan dalam kegiatan safari Ramadhan di Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, Sabtu (7/3/2026) sore. ‎Dalam kesempatan itu, Sigit mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah mengundang berbagai […]

  • Sulit Akses Informasi, Ketua PWI Madina Desak Kapolres Evaluasi Kinerja Kasi Humas

    Sulit Akses Informasi, Ketua PWI Madina Desak Kapolres Evaluasi Kinerja Kasi Humas

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Mandailing Natal (PWI Madina) Zamharir Rangkuti mendesak Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy segera mengevaluasi kinerja Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Madina AKP Megawati akibat sulitnya akses konfirmasi bagi para jurnalis. Permintaan tegas itu muncul menyusul meningkatnya keluhan awak media yang merasa terhambat dalam menjalankan tugas jurnalistik, karena […]

  • Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) berkomitmen dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat dari ancaman peredaran gelap narkotika di Sumut. (Ist)

    Polda Sumut Konsisten Melawan Peredaran Gelap Narkoba

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) berkomitmen dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat dari ancaman peredaran gelap narkotika di Sumut. ‎Hal itu disampaikan Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Andy Arisandi saat pemusnahan barang bukti ratusan kilogram narkotika di Medan, Selasa (24/2/2026). ‎Andy mengimbau kepada masyarakat jangan ragu untuk melaporkan segala bentuk […]

  • Kenakan Rompi Orange, Mantan Menag Yaqut Ditahan KPK

    Kenakan Rompi Orange, Mantan Menag Yaqut Ditahan KPK

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf ditahan KPK sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan, Kamis (12/3/2026). Terlihat petugas menggiring Menag era Pemerrintahan Joko Widodo dengan tangan terborgol dan mengenkan rompi orange saat di pelataran Gedung KPK. Dia ditahan KPK setelah menjalani pemeriksaan sejak siang tadi. Yaqut ditahan untuk […]

  • Salah satu pengendara sepeda motor, terduga komplotan pelaku begal. (@wargajakarta.id)

    Viral! Aksi Kejar-kejaran Ibu Pengendara Mobil Dengan Pemotor Diduga Begal di Jakbar

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Seorang ibu berinisial M, warga Tanjung Duren, Jakarta Barat, mengalami momen mencekam saat berkendara bersama anaknya setelah diduga dikejar sejumlah pemotor di jalan raya. ‎Peristiwa itu terjadi pada Selasa (21/4/2026) siang dan menjadi sorotan publik setelah rekamannya beredar di media sosial Instagram milik @wargajakarta.id . Saat kejadian, korban baru saja menjemput anaknya […]

expand_less