Breaking News
Trending Tags

Pesanan Parcel Banyumas Meledak Jelang Lebaran

  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banyumas, ReportaseNews — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, permintaan parcel Lebaran di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, melonjak tajam. Kenaikan ini bahkan mencapai empat kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Lonjakan pesanan tersebut dirasakan langsung oleh pelaku usaha lokal, salah satunya Oemah Parcel milik Nurin Amalia di Ajibarang Kulon. Usaha ini kini harus bekerja ekstra untuk memenuhi permintaan yang terus berdatangan.

Jika tahun lalu jumlah pesanan diperkirakan sekitar 200 paket, tahun ini angka tersebut meningkat drastis seiring tingginya minat masyarakat terhadap parcel sebagai hadiah Lebaran.

Pesanan tidak hanya datang dari pelanggan lama, tetapi juga dari pelanggan baru hingga perusahaan yang memesan dalam jumlah besar. Bahkan, sejumlah konsumen diketahui memesan puluhan paket sekaligus untuk dibagikan kepada kerabat dan relasi bisnis.

Pemilik usaha, Nurin Amalia, mengaku lonjakan ini di luar perkiraan awal.

“Alhamdulillah tahun ini pesanan parcel meningkat sampai empat kali lipat dibanding tahun kemarin. Awalnya kami hanya memprediksi sekitar 200 paket, tapi ternyata peminatnya jauh lebih banyak, baik dari pelanggan lama, pelanggan baru, hingga perusahaan yang memesan dalam jumlah puluhan. Kami sudah membuka pemesanan sejak satu bulan sebelum puasa, dengan harga mulai dari 100 ribu rupiah. Saat ini prosesnya masih kami tangani sendiri dibantu kedua orang tua, sehingga harus lembur dari pagi sampai malam untuk memenuhi pesanan yang terus berdatangan,” ujar Nurin.

Ia menjelaskan, pemesanan biasanya sudah dibuka sekitar satu bulan sebelum Ramadan. Konsumen pun diberikan berbagai pilihan parcel yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran.

Beragam isi parcel ditawarkan, mulai dari makanan ringan, sembako, hingga perlengkapan rumah tangga seperti piring dan barang pecah belah. Harga paket bervariasi, dengan pilihan termurah mulai dari Rp100.000, tergantung isi dan permintaan konsumen.

Selain isi, kemasan juga menjadi daya tarik utama. Parcel dengan desain menarik dan unik dinilai mampu memberikan kesan lebih istimewa saat dijadikan hadiah Lebaran.

Di sisi lain, lonjakan pesanan ini membuat pelaku usaha harus bekerja lebih keras. Proses produksi masih dilakukan secara mandiri dengan bantuan keluarga, sehingga waktu kerja pun bertambah panjang.

Biasanya, puncak pesanan terjadi sekitar dua minggu sebelum Lebaran. Namun tahun ini, pesanan datang lebih cepat dan cenderung mendadak, sehingga jumlahnya meningkat signifikan dalam waktu singkat.

Kondisi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil, sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

  • Penulis: Kus
  • Editor: Djung

Reportase Pilihan

  • Pemkab Tapteng Dorong Reaktivasi Rute Sibolga- Soekarno Hatta via Bandara Dr. FL Tobing

    Pemkab Tapteng Dorong Reaktivasi Rute Sibolga- Soekarno Hatta via Bandara Dr. FL Tobing

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Sibolga, ReportaseNews – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) mendorong reaktivasi penerbangan komersial rute Sibolga–Jakarta melalui Bandara Dr. FL Tobing Pinangsori guna memutus potensi isolasi geografis saat krisis bencana sekaligus memicu lompatan investasi di kawasan pantai barat Sumatera Utara. Komitmen itu ditegaskan Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi saat menghadiri Focused Group Discussion (FGD) Marsiadapari Business […]

  • Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol. Tiksnarto Andaru Rahutomo. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Penyidikan Hanania Travel Bergulir, 140 Saksi dan Influencer Diperiksa

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Penyidikan kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang melibatkan PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Travel terus berkembang. Hingga kini, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah memeriksa total 140 saksi, termasuk ratusan korban dan sejumlah influencer yang diduga terkait dengan promosi biro perjalanan umrah tersebut. ‎Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat […]

  • Berangsur Melemah, 17 Anggota OPM Serahkan Diri ke Satgas Koops Swasembada

    Berangsur Melemah, 17 Anggota OPM Serahkan Diri ke Satgas Koops Swasembada

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Fin
    • 0Komentar

    MADIUN, Reportasenews – Kekuatan separatis bersenjata OPM berangsur melemah. Tiga anggota Kodap XV-Ngalum Kupel, di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, dilaporkan menyerahkan diri kepada jajaran TNI Satgas Koops Swasembada berikut sepucuk senjata api, Sabtu (14/02/2026). Semangat memisahkan diri dari OPM yang dinilainya tidak bermasa depan itu, menyusul 4 rekannya yang lebih dulu mencium Merah Putih, […]

  • OPM Klaim Rampas Senjata Api SS1 TNI di Tolikara

    OPM Klaim Rampas Senjata Api SS1 TNI di Tolikara

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Madiun, ReportaseNews – Sayap militer OPM, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), mengklaim berhasil merampas sepucuk senjata api milik anggota TNI di Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Rabu (04/03/2026). Senjata yang dikatakan hasil rampasan itu jenis laras panjang SS1 berikut sejumlah amunisinya. Senapan serbu popor lipat berjarak tembak efektif 400 meter itu buatan PT. Pindad. Juru […]

  • Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imanuddin. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Korban Hanania Group Tembus 687 Orang, Polisi Kejar Aset dan Aliran Dana

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Jumlah korban dugaan penipuan dan penggelapan yang melibatkan biro perjalanan umrah PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group terus bertambah. Hingga kini, sebanyak 687 orang telah menyampaikan pengaduan kepada Polda Metro Jaya melalui posko layanan yang dibuka khusus bagi para korban. ‎Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menyatakan proses penyidikan masih […]

  • Menakar Ongkos Rp61 Triliun untuk 100 Jam Pertama AS vs Iran

    Menakar Ongkos Rp61 Triliun untuk 100 Jam Pertama AS vs Iran

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    “PERANG makan banyak biaya.” Kalimat legendaris dari Iwan Fals itu bukan sekadar lirik lagu, melainkan kebenaran brutal yang kini kembali menghantui koridor kekuasaan di Washington. Dalam tensi yang memanas antara Amerika Serikat melawan Iran (beserta proksinya), perang telah bermetamorfosis menjadi sebuah persaingan ekonomi yang menguras kas negara dalam kecepatan yang mencengangkan. Analisis terbaru dari Center […]

expand_less