Ular Sanca 3 Meter Muncul di Teras Warga di Banyumas
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Ular sanca sepanjang tiga meter muncul di teras rumah warga Purwokerto, Banyumas, setelah hujan deras. Warga panik dan menangkap reptil tersebut secara mandiri. (Foto: ReportaseNews/Kus)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Banyumas, ReportaseNews — Warga Perumahan Ledug Sejahtera, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dikejutkan dengan kemunculan seekor ular sanca sepanjang sekitar tiga meter di teras rumah pada Jumat pagi. Kejadian tersebut memicu kepanikan warga di lingkungan RT 5/RW 11.
Diduga, reptil berukuran besar itu keluar dari habitatnya akibat curah hujan tinggi sejak malam sebelumnya. Kondisi lingkungan yang lembap dan tergenang membuat satwa liar mencari tempat yang lebih aman sekaligus berburu mangsa di sekitar permukiman.
Ular tersebut pertama kali diketahui oleh Yono, pemilik rumah, saat hendak berangkat kerja. Ia mencurigai perilaku kucing peliharaannya yang tampak gelisah dan terus mengarah ke bagian teras.
Ketika memeriksa lebih dekat, Yono mendapati ular sanca besar melingkar di area tersebut.
“Saya kira awalnya biasa saja, ternyata ular besar. Langsung saya panggil warga lain,” ujar Yono, Jumat (10/4/2026).
Informasi itu cepat menyebar dan membuat warga sekitar berdatangan. Suasana sempat tegang, namun sejumlah warga kemudian berinisiatif menangkap ular tersebut tanpa menunggu petugas.
Dengan menggunakan alat sederhana, warga berusaha mengendalikan ular secara hati-hati. Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis, tetapi akhirnya reptil tersebut berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan.
Meski situasi sudah terkendali, warga tetap meningkatkan kewaspadaan. Intensitas hujan yang masih tinggi dikhawatirkan memicu kemunculan satwa liar lain ke kawasan permukiman.
Warga diimbau segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan hewan berbahaya agar penanganan dapat dilakukan secara aman dan terkoordinasi. (Kus)
- Penulis: Kusworo
- Editor: Ullifna Tamama



Saat ini belum ada komentar