2 Dugaan Penyelundupan Emas Gegerkan Bandara Singkawang
- calendar_month 8 menit yang lalu
- print Cetak

Dua dugaan penyelundupan emas dalam waktu kurang dari sebulan mencuat di Bandara Singkawang. Publik mempertanyakan sistem pengawasan setelah temuan emas hingga 10 kilogram. (Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Singkawang, ReportaseNews – Dugaan penyelundupan emas kembali menjadi sorotan setelah dua peristiwa yang diduga melibatkan pengangkutan emas tanpa dokumen resmi terjadi di Bandara Singkawang dalam kurun waktu kurang dari satu bulan.
Rangkaian peristiwa tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas sistem pengamanan di bandara, terutama dalam proses pemeriksaan barang bawaan penumpang serta koordinasi antar-instansi dalam menangani dugaan pelanggaran hukum.
Berdasarkan informasi yang diperoleh awak media, insiden pertama terjadi pada 6 Juni 2026. Saat itu, petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Singkawang menemukan seorang pria berinisial PIS yang diduga membawa emas batangan dengan berat sekitar 4 kilogram.
Ketika menjalani pemeriksaan keamanan, pria tersebut disebut tidak dapat menunjukkan dokumen resmi yang menerangkan asal-usul maupun legalitas emas yang dibawanya.
Meski demikian, berdasarkan informasi yang dihimpun, pria tersebut akhirnya tidak melanjutkan penerbangan dan diduga meninggalkan kawasan Bandara Singkawang dengan membawa kembali emas tersebut.
Kasus tersebut kemudian memunculkan tanda tanya mengenai prosedur penanganan terhadap temuan barang bernilai tinggi yang diduga tidak dilengkapi dokumen resmi.
Belum genap sebulan berselang, dugaan serupa kembali mencuat. Pada Sabtu, 27 Juni 2026, seorang pria kembali diduga membawa emas berbentuk perhiasan dengan berat sekitar 10 kilogram melalui Bandara Singkawang.
Menurut informasi yang diterima awak media, pria tersebut juga tidak dapat memperlihatkan dokumen resmi atas emas yang dibawanya saat dilakukan pemeriksaan.
Berbeda dengan peristiwa sebelumnya, pria tersebut diduga diamankan dan dibawa ke Mapolres Singkawang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Munculnya dua dugaan penyelundupan emas dalam waktu yang berdekatan memicu perhatian publik terhadap sistem pengawasan di Bandara Singkawang. Efektivitas pemeriksaan oleh petugas keamanan bandara serta koordinasi dengan aparat penegak hukum menjadi sorotan setelah dua kasus tersebut mencuat.
Hingga berita ini diterbitkan Senin (29/6/2026), Polres Singkawang belum memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan penanganan perkara maupun status hukum pihak yang diduga diamankan.
Sementara itu, pihak Bandara Singkawang juga belum menyampaikan penjelasan resmi terkait evaluasi terhadap dua peristiwa yang diduga terjadi sepanjang Juni 2026.
Awak media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak Bandara Singkawang, Aviation Security (Avsec), Polres Singkawang, dan instansi terkait lainnya guna memastikan seluruh informasi serta menyajikan pemberitaan yang berimbang.
(RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar