Breaking News
Trending Tags

Kenakan Rompi Orange, Mantan Menag Yaqut Ditahan KPK

  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf ditahan KPK sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan, Kamis (12/3/2026). Terlihat petugas menggiring Menag era Pemerrintahan Joko Widodo dengan tangan terborgol dan mengenkan rompi orange saat di pelataran Gedung KPK. Dia ditahan KPK setelah menjalani pemeriksaan sejak siang tadi.

Yaqut ditahan untuk 20 hari pertama terkait kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tersebut.

“Saya tidak pernah menerima sepeser pun dari kasus yang dituduhkan kepada saya, dan saya lakukan semua kebijakan ini semata-mata untuk keselamatan jemaah,” kata Yaqut sesaat sebelum digiring ke mobil tahanan yang terparkir di halaman Gedung KPK.

Sebelumnya, Yaqut memenuhi panggilan KPK untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan selaku tersangka. Ini merupakan pemeriksaan pertama Yaqut usai permohonan praperadilannya ditolak oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Saat mendatangi Gedung KPK sekitar pukul 13.00 WIB,  Yaqut mengenakan jaket krem dan peci hitam. Kepada wartawan, dia mengaku akan memberikan keterangan yang dia ketahui. “Ini kesempatan saya memberikan keterangan,” ujarnya.

Seperti diketahui, Yaqut dan staf khususnya yang bernama Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex telah ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan.

KPK juga sudah meminta Direktorat Jenderal Imigrasi untuk kembali mencegah Yaqut dan Ishfah ke luar negeri selama 6 bulan sampai 12 Agustus 2026.

Dalam proses penyidikan berjalan, KPK sudah menggeledah sejumlah tempat seperti rumah kediaman Yaqut di Condet, Jakarta Timur, kantor agen perjalanan haji dan umrah di Jakarta, rumah ASN Kementerian Agama di Depok, hingga ruang Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama.

Banyak barang bukti diduga terkait perkara disita. Di antaranya dokumen, Barang Bukti Elektronik (BBE), hingga kendaraan roda empat dan properti.

Berdasarkan perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), negara disebut mengalami kerugian sejumlah Rp622.090.207.166,41 (Rp622 miliar) dari kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan untuk penyelenggaraan tahun 2023 dan 2024 tersebut.

Sebelumnya, gugatan praperadilan mantan Yaqut Cholil Qoumas  ditolak PN Jakarta Selatan . Tak lama setelah gugatan ditolak, KPK berjanji segera memanggil  Yaqut.

“Dalam waktu dekat kami sudah memanggil yang bersangkutan,” ujar Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di PN Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026). (RN-06)

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • DPR Minta LPSK Tolak Lindungi Sony Sanjaya

    DPR Minta LPSK Tolak Lindungi Sony Sanjaya

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso mengingatkan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk menjaga muruah lembaga dengan tidak memberikan perlindungan kepada mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya. Menurut Sugiat, LPSK harus selektif agar tidak memicu persepsi publik bahwa lembaga tersebut menjadi tempat berlindung bagi para tersangka korupsi. […]

  • Potret anak-anak Palestina, mengantre makanan. (Foto: Anadolu/Mahmoud Issa)

    Serangan ke Iran Perburuk Krisis Kemanusiaan di Gaza

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Gaza, ReportaseNews — Konflik regional yang pecah setelah serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari lalu, memicu kekhawatiran baru di Jalur Gaza, Palestina. Wilayah yang sudah dilanda perang berkepanjangan kini menghadapi tekanan kemanusiaan yang semakin berat. ‎Ketegangan yang meluas di kawasan Timur Tengah membuat situasi di Gaza semakin kompleks. Israel memperketat pengawasan […]

  • Pemilik hajatan di Purwakarta tewas diduga dikeroyok preman usai menolak permintaan uang saat pesta pernikahan anaknya. Polisi masih memburu pelaku. (Ist)

    Tolak Beri Uang Jatah Preman, Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok di Purwakarta

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Purwakarta, ReportaseNews — Insiden tragis terjadi di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Seorang pemilik hajatan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan sekelompok preman saat acara pernikahan anaknya berlangsung. ‎Korban diketahui bernama Dadang. Peristiwa tersebut terjadi di kediamannya di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Keributan bermula ketika sejumlah orang mendatangi lokasi […]

  • Habiburokhman Sebut Listyo Sigit Kapolri Terbaik Sepanjang Masa

    Habiburokhman Sebut Listyo Sigit Kapolri Terbaik Sepanjang Masa

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman melontarkan pujian kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam rapat paripurna DPR RI yang membahas pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Polri menjadi undang-undang, Selasa (9/6/2026). ‎Pernyataan tersebut disampaikan Habiburokhman saat membuka laporan hasil pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia di hadapan […]

  • Terinspirasi Hobi Lady Diana, Tasya Madiun Geluti Olah Raga Berkuda

    Terinspirasi Hobi Lady Diana, Tasya Madiun Geluti Olah Raga Berkuda

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Madiun, ReportaseNews – Menunggang kuda bukan perkara mudah. Meski sekilas nampak gampang. Jika dilakukan dengan sembrono dan tanpa kemampuan memadai, tidak mustahil justru akan mendapatkan celaka ketimbang nikmatnya berkuda. Selain faktor kecakapan, olah raga yang berkaitan dengan hewan pacu, sering terhubung dengan budaya ikonik para cowboy di Texas, Amerika itu bukan hobi biasa. Itu kesenangan […]

  • Berangsur Melemah, 17 Anggota OPM Serahkan Diri ke Satgas Koops Swasembada

    Berangsur Melemah, 17 Anggota OPM Serahkan Diri ke Satgas Koops Swasembada

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Fin
    • 0Komentar

    MADIUN, Reportasenews – Kekuatan separatis bersenjata OPM berangsur melemah. Tiga anggota Kodap XV-Ngalum Kupel, di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, dilaporkan menyerahkan diri kepada jajaran TNI Satgas Koops Swasembada berikut sepucuk senjata api, Sabtu (14/02/2026). Semangat memisahkan diri dari OPM yang dinilainya tidak bermasa depan itu, menyusul 4 rekannya yang lebih dulu mencium Merah Putih, […]

expand_less