Breaking News
Trending Tags

KPK Bongkar Modus Apartemen Mewah Jadi Gudang Suap Bea Cukai Rp40,5 Miliar

  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap taktik baru yang dilakukan oknum pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk menyembunyikan harta hasil kejahatan. Bukan disimpan di rekening bank atau rumah pribadi, para tersangka diduga menyewa sejumlah unit apartemen khusus yang dijadikan sebagai safe house atau gudang penyimpanan uang tunai dan emas batangan senilai Rp40,5 miliar.
Temuan itu merupakan buntut Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait kasus dugaan korupsi importasi barang ilegal yang melibatkan PT Blueray Cargo. Dalam perkara ini, penyidik telah menetapkan enam tersangka, termasuk Direktur Penindakan dan Penyidikan (P2) DJBC periode 2024-Januari 2026, Rizal, serta dua pejabat intelijen Bea Cukai lainnya.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, penggunaan apartemen sebagai tempat persembunyian barang bukti ini dilakukan secara terencana. Unit-unit tersebut sengaja disewa khusus hanya untuk menampung aliran dana ilegal dan logam mulia agar tidak terdeteksi oleh otoritas pengawas maupun sistem perbankan.
“Ya, ini memang diduga para oknum dari Dirjen Bea Cukai ini menyiapkan safe house ya untuk menyimpan barang-barang seperti uang, kemudian tadi logam mulia, jadi memang disiapkan secara khusus untuk tempat penyimpanan. Nah, untuk gunanya siapa nanti kami cek dulu ya. Jadi memang ini disewa secara khusus,” ujar Budi Prasetyo saat memberikan keterangan pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (5/2/2026) malam.
Penggeledahan di berbagai lokasi safe house tersebut membuahkan hasil yang mencengangkan. Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu memaparkan, tim penyidik mengamankan aset dalam berbagai bentuk mata uang asing dan emas murni yang disembunyikan di kediaman para tersangka serta unit apartemen tersebut.
“Selain itu, tim KPK juga mengamankan barang bukti dari kediaman RZL (Rizal), ORL (Orlando), dan PT BR (Blueray Cargo) serta lokasi lainnya, karena ini ada beberapa lokasi ya, safe house gitu ya. Yang diduga terkait dengan tindak pidana ini, total senilai Rp40,5 miliar,” kata Asep merinci hasil sitaan tim di lapangan.
Detail aset yang disita meliputi uang tunai rupiah sebesar Rp1,89 miliar, dolar Singapura sebanyak 1,48 juta, serta 550.000 Yen Jepang. Tak hanya uang tunai, KPK juga mengangkut logam mulia dengan total berat 5,3 kilogram yang ditaksir bernilai lebih dari Rp15 miliar, ditambah satu unit jam tangan mewah seharga ratusan juta rupiah.
Kasus ini bermula dari dugaan praktik “pengondisian” jalur merah importasi di Bea Cukai. PT Blueray Cargo diduga memberikan setoran rutin setiap bulan kepada pejabat Bea Cukai agar barang-barang ilegal mereka dapat melenggang masuk ke Indonesia tanpa melalui pemeriksaan ketat. Praktik lancung ini disinyalir telah berlangsung intensif sejak Desember 2025 hingga Februari 2026.
Saat ini, lima tersangka telah mendekam di sel tahanan KPK untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Namun, pemilik PT Blueray Cargo berinisial John Field dilaporkan berhasil meloloskan diri saat operasi berlangsung dan kini resmi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
KPK menegaskan akan terus mengejar aset-aset lain yang kemungkinan masih tersembunyi di lokasi-lokasi rahasia lainnya. (Sir)

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • Polda Sumut Dihadang 12 Pria Kekar Saat Sita Ekskavator Tambang Emas Ilegal di Madina

    Polda Sumut Dihadang 12 Pria Kekar Saat Sita Ekskavator Tambang Emas Ilegal di Madina

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Upaya Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menertibkan praktik Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendapat perlawanan sengit. Tim gabungan dari Ditreskrimsus dan Satuan Brimob Polda Sumut mengalami intervensi oleh sekelompok orang saat berusaha mengamankan barang bukti di lapangan pada Senin (2/3/2026). Insiden ini bermula ketika petugas melakukan […]

  • Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Molotov Salah Sasaran di Koja, Ibu dan Anak Jadi Korban

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polisi terus memburu pelaku pelemparan bom molotov yang menyebabkan seorang ibu dan anak menjadi korban di kawasan Koja, Jakarta Utara. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku diduga berjumlah empat orang dan kini masih dalam proses identifikasi. ‎Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan petugas telah mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk […]

  • Seorang Ibu di Medan Minta Hakim Damaikan Konflik dengan Keluarga

    Seorang Ibu di Medan Minta Hakim Damaikan Konflik dengan Keluarga

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Seorang ibu di Medan bernama Anna Br. Sitepu meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Medan untuk bertindak sebagai penengah dalam konflik keluarga yang kini berujung pada persidangan kasus dugaan pemalsuan akta perusahaan. Anna yang kini berusia 72 tahun menyampaikan harapannya agar proses hukum ini tidak memutus tali silaturahmi antar anak kandungnya meskipun dirinya […]

  • Terseret Ombak di Pantai Barat, Pemuda Tapsel Ditemukan Tewas

    Terseret Ombak di Pantai Barat, Pemuda Tapsel Ditemukan Tewas

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Taplsel, ReportaseNews – Seorang pemuda asal Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) bernama Abdul Rohman Harahap (20) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di perairan Samudra Hindia, Pantai Barat Sumatera, Selasa (24/3/2026). Korban yang merupakan warga Desa Parsalakan ini ditemukan sekitar pukul 12.30 WIB oleh tim gabungan dalam posisi terapung sekitar dua kilometer dari titik awal hilangnya korban […]

  • Polda Metro Jaya menangkap residivis kasus begal di Palmerah, Jakarta Barat. Pelaku membacok korban dan merampas motor serta ponsel untuk membeli narkoba. (Foto: ReportaseNews/HO-Subdit Resmob Polda Metro Jaya)

    Polisi Tangkap Begal Palmerah, Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang sempat viral di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. Polisi menangkap satu dari empat pelaku begal yang menyerang korban dengan senjata tajam saat melintas di Jalan Arjuna Selatan. ‎Pelaku yang ditangkap diketahui bernama Taufik alias Gembel. Ia diamankan di kawasan Duri […]

  • Presiden Prabowo Sebut SPPG Polri yang Terbaik

    Presiden Prabowo Sebut SPPG Polri yang Terbaik

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Nganjuk, Reportase News – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memuji kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang dinilai luar biasa dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah, mulai dari ketahanan pangan hingga infrastruktur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala Negara menyampaikan pernyataan apresiatif tersebut di sela-sela agenda peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten […]

expand_less