Akun Instagram Hilang, Ahmad Dhani Ngadu ke Bareskrim
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Akun Instagram Ahmad Dhani mendadak hilang sejak 3 Mei. Ia mendatangi Bareskrim Polri dan menduga ada pihak dengan akses khusus di balik penghapusan akun tersebut. (Foto: ReportaseNews/Tama)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Musisi sekaligus politikus Ahmad Dhani mendatangi Bareskrim Polri pada Senin (5/5/2026) untuk berkonsultasi terkait hilangnya akun Instagram pribadinya. Akun tersebut tidak dapat diakses sejak Minggu (3/5/2026).
Kedatangan Dhani ke kepolisian bertujuan mencari kejelasan atas dugaan penghapusan akun yang dinilai tidak wajar. Ia menegaskan, hilangnya akun tersebut bukan disebabkan oleh laporan massal atau mass report yang biasa terjadi di media sosial.
Berdasarkan hasil konsultasi awal dengan ahli siber, Dhani menduga ada pihak tertentu yang memiliki akses tingkat tinggi terhadap sistem platform sehingga dapat menonaktifkan akunnya.
“Sebenarnya ya, di sini ada ahli siber kan. Nah, kita bertanya bagaimana proses Instagram bisa di-take down itu dari mana, begitu. Dan menurut teman kita di atas, itu enggak mungkin dari laporan mass report, enggak mungkin,” ujar Dhani di Bareskrim Polri, Senin (4/5/2026).
Ia menyebut indikasi tersebut mengarah pada adanya pihak dengan kewenangan khusus di luar mekanisme umum platform.
“Begitu dilihat, ini ada orang penting yang bisa sampai ke akses atas untuk bisa men-take down Instagram saya,” lanjutnya.
Dhani juga menyatakan telah menjalin komunikasi dengan pihak Instagram untuk memulihkan akun tersebut. Namun hingga kini, proses penanganan masih berlangsung dan belum ada kepastian terkait status akun beserta seluruh kontennya.
“Sudah ada komunikasi. Sedang diurus, sedang diurus. Cuman ini yang pasti bukan mass report. Ini ada otoritas lain di atas itu,” kata dia.
Meski menduga adanya intervensi pihak tertentu, Dhani menegaskan tidak mengaitkan peristiwa ini dengan pemerintah.
“Kita enggak bilang pemerintah ya. Kan saya juga pemerintah. Kan saya juga bagian daripada partai yang berkuasa kan. Tentu ini ada otoritas lain, ini yang kita sedang selidiki,” ucapnya.
Sebelum akun tersebut hilang, Dhani diketahui mengunggah sejumlah konten keluarga, termasuk kebersamaan dengan putrinya, Shafeea Ahmad, serta video prosesi siraman El Rumi. Unggahan tersebut disebut telah ditonton puluhan juta kali dan dinilai sensitif oleh pihak tertentu.
Akibat kejadian ini, Dhani mengaku mengalami kerugian dan menduga terjadi kesalahpahaman dalam proses penanganan akun oleh pihak terkait. Hingga saat ini, akses terhadap akun Instagram miliknya masih belum pulih. (RN-07)
- Penulis: Tama



Saat ini belum ada komentar