Breaking News
Trending Tags

Razia PETI di Madina Ecek-ecek, Kapolri Didesak Tangkap Mafia Tambang

  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Madina, ReportaseNews – Tim Terpadu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menertibkan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kamis (2/7/2026). Namun, public menilai operasi itu hanya formalitas, sehingga memicu desakan agar Kapolri menangkap aktor intelektualnya.

Alih-alih memberikan efek jera, operasi yang hanya menyita satu unit ekskavator itu justru memanen kritik tajam dari berbagai elemen masyarakat, karena dinilai tebang-pilih dalam penegakan hukum lingkungan.

Direktur Eksekutif The Madina Green Institute Ridwandy Nasution mengatakan fakta di lapangan menunjukkan adanya jaringan terorganisasi yang dikendalikan oleh pemodal besar. Namun, aparat terkesan mandul dalam menyentuh akar masalah.

“Kita menagih komitmen dan bentuk keseriusan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam mengeksekusi instruksi Presiden RI dalam pemberantasan mafia tambang ilegal. Kapolri harus segera menginstruksikan Kabareskrim Mabes Polri dan Kapoldasu Irjen Pol. Wishnu Hermawan Februanto segera meringkus aktor intelektual di balik aktivitas ilegal PETI Kotanopan tersebut,” kata Ridwandy Nasution melalui siaran pers yang diterima redakasi pada Senin (6/7/2026).

Dia mengatakan aktor intlektual PETI itu diduga termasuk oknum Kepala Desa Singengu Julu berinisial GD dan seorang pria berinisial PW yang selama ini dikenal arogan dan merasa kebal hukum.

Menurut dia, keterlibatan GD dan PW sebagai pemodal utama dan pemilik alat berat sudah menjadi rahasia umum dan didukung oleh temuan fakta di lokasi razia. Sentimen publik makin memanas setelah beredarnya video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang pemuda berinisial PU, yang diketahui anak kandung PW, secara terang-terangan memamerkan aktivitas mengemudikan ekskavator untuk mengeksploitasi lahan.

Itu sebabnya, koalisi masyarakat sipil menuntut agar penegak hukum menerapkan pasal berlapis, termasuk menjerat para pelaku dengan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) guna menyita aset mereka demi memulihkan kerugian negara.

Pernyataan senada disampaikan Ketua Presidium Solidaritas Mahasiswa Peduli Penyelamatan Hutan dan Lingkungan Hidup (SIPLAH) Ahmad Rifai, yang melihat pola penertiban konvensional ini tidak akan menghentikan kerusakan ekologi di Madina jika para cukongnya dibiarkan melenggang bebas.

“Ini bukan razia tegas. Tapi hanya penertiban berupa imbauan berkedok sandiwara dan terkesan ecek-ecek, nggak ngefek gitu loh. Masyarakat sudah muak dengan sandiwara seperti ini. Hukum yang mandul, penertiban yang sekadar formalitas dan sekadar main-main,” kata Ahmad Rifai.

Jika Pemprov Sumut konsisten, kata Rifai, para pelaku yang identitasnya sudah jelas seharusnya langsung diproses melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT), bukan sekadar diberikan teguran di atas secarik kertas yang dipastikan akan dilanggar kembali sesaat setelah tim penertiban meninggalkan lokasi.

Mandeknya penegakan hukum ini tidak hanya memicu spekulasi negatif mengenai transparansi kinerja Tim Terpadu, tetapi juga memperpanjang ancaman bencana ekologis bagi warga Madina. Aktivitas PETI yang terus dibiarkan beroperasi tanpa status Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) yang sah, telah mengubah bentang alam secara ekstrem, merusak Daerah Aliran Sungai (DAS) yang memicu banjir, hingga memicu dampak sosial ikutan seperti maraknya judi dan peredaran narkoba di wilayah lingkar tambang. (Rls)

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut Polri telah memiliki 1.376 SPPG untuk mendukung program makan bergizi gratis Presiden Prabowo Subianto dan menargetkan melayani 3,44 juta penerima manfaat. (Ist)

    Kapolri: Polri Punya 1.376 Dapur MBG, Siap Layani Jutaan Warga

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Tuban, ReportaseNews — Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa Kepolisian Republik Indonesia kini telah memiliki 1.376 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. ‎Pernyataan tersebut disampaikan Sigit saat menghadiri panen raya jagung serentak kuartal II, groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri, serta peluncuran operasional 166 […]

  • Karhutla dinilai menjadi ancaman keamanan non-tradisional. Polri didorong memperkuat collaborative policing, teknologi dan scientific investigation. (Don)

    Karhutla Mengancam ASEAN, Polri Didorong Ubah Strategi

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Palembang, ReportaseNews — Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla dinilai telah berkembang menjadi ancaman keamanan non-tradisional yang tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat, perekonomian hingga hubungan Indonesia dengan negara-negara ASEAN. Karena itu, Polri didorong mengubah pola penanganan karhutla dari pendekatan yang cenderung reaktif menjadi lebih prediktif, preventif dan kolaboratif dengan memanfaatkan teknologi […]

  • PN Jakarta Selatan Tolak Gugatan PT HighScope Indonesia dan;Kabulkan Gugatan Rekonvensi YBTA

    PN Jakarta Selatan Tolak Gugatan PT HighScope Indonesia dan;Kabulkan Gugatan Rekonvensi YBTA

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Admin Situs
    • 0Komentar

    Jakarta, Reportasenews — Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memutuskan untuk menolak seluruh gugatan yang diajukan oleh Yayasan Perintis Pendidikan Belajar Aktif (YPPBA) dan PT HighScope Indonesia terhadap Yayasan Bina Tunas Abadi (YBTA) dalam perkara perdata No. 853/Pdt.G/2024/PN.Jkt.Sel. Dalam amar putusannya, majelis hakim justru mengabulkan sebagian gugatan rekonvensi yang diajukan oleh pihak YBTA. “Menyatakan gugatan Para […]

  • IPR meminta masyarakat tidak panik menghadapi isu “Rusuh Agustus Jilid II”. Warga diminta waspada dan tidak menyebarkan provokasi di media sosial. (Foto: Antara/Zabur Karuru)

    IPR Ingatkan Warga Tak Terjebak Isu ‘Rusuh Agustus Jilid II’

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan meminta masyarakat tidak mudah terpancing isu mengenai potensi kerusuhan di Jakarta yang kembali beredar di media sosial. Narasi yang belakangan ramai disebut sebagai “Rusuh Agustus Jilid II” dinilai perlu diwaspadai. Namun, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Iwan […]

  • Kapolri Ikut Donor Darah dan Pertegas Komitmen Kesejahteraan Buruh di HUT KSPSI

    Kapolri Ikut Donor Darah dan Pertegas Komitmen Kesejahteraan Buruh di HUT KSPSI

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tangerang, Reportase News – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri sekaligus mendonorkan darah pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Lapangan PT Victory Ching Luh Indonesia, Tangerang, Banten, Senin (16/2/2026). Setibanya di lokasi bakti sosial, Jenderal Sigit memantau rangkaian pelayanan kesehatan yang diberikan kepada ribuan buruh dan masyarakat […]

  • Brimob Polda Metro Jaya membubarkan tawuran di Jalan Basuki Rahmat, Jakarta Timur. Lima pemuda dan satu senjata tajam diamankan. (Dok Humas Polda Metro Jaya)

    Tawuran Pecah di Jaktim, Lima Pemuda Diamankan Brimob Polda Metro Jaya

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Tawuran pecah di Jalan Basuki Rahmat, Cipinang Besar, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Sabtu (15/8/2026) dini hari. Aksi tersebut dibubarkan Tim Patroli Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur. Petugas mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya sekelompok pemuda yang diduga terlibat […]

expand_less