Breaking News
Trending Tags

Viral! Sok-sokan Ngaku TNI Saat Ditegur Naik Trotoar, Pemotor Depok Ternyata Karyawan Swasta

  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Depok, ReportaseNews — Video yang memperlihatkan seorang pengendara sepeda motor mengaku sebagai anggota TNI saat ditegur pejalan kaki karena melintas di atas trotoar di Jalan Pemuda, Kota Depok, Jawa Barat, viral di media sosial. Setelah dilakukan penelusuran, pihak TNI memastikan pria tersebut bukan anggota TNI.

‎Peristiwa itu terjadi pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, seorang pejalan kaki sedang melintas di jalur pedestrian dari arah Stasiun Depok. Dari arah berlawanan, sebuah sepeda motor tiba-tiba naik ke trotoar dan berhenti tepat di hadapannya.

‎Pejalan kaki kemudian menegur pengendara karena menggunakan fasilitas pedestrian yang seharusnya diperuntukkan bagi pejalan kaki. Teguran itu memicu adu mulut. Dalam rekaman video yang beredar, pengendara sempat melontarkan ucapan yang mengesankan dirinya merupakan anggota TNI.

‎Komandan Kodim 0508/Kota Depok Kolonel TNI Ginanjar Wahyutomo memastikan pria dalam video tersebut bukan prajurit TNI.

‎”Iya, sudah kami cek di lapangan. Yang bersangkutan ternyata bukan anggota TNI. Pekerjaan sebagai karyawan swasta. Sudah kami minta yang bersangkutan klarifikasi bahwa yang bersangkutan bukan anggota TNI,” ujar Ginanjar saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (4/7/2026).

‎Berdasarkan hasil pendataan Unit Intel Kodim 0508/Kota Depok, pria tersebut diketahui bernama Syaiful Anwar. Ia bekerja sebagai karyawan swasta dan berdomisili di kawasan Jalan Stasiun Depok Lama, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

‎Ginanjar juga mengingatkan masyarakat agar mematuhi aturan lalu lintas, termasuk tidak menggunakan trotoar sebagai jalur kendaraan bermotor.

‎”Karena aturan dibuat untuk menjaga ketertiban bersama. Apabila dilanggar dapat memberikan ketidaknyamanan bagi masyarakat lain dan bisa membahayakan diri sendiri,” katanya.

‎Sehari setelah videonya menjadi perbincangan publik, pengendara tersebut mengunggah video klarifikasi sekaligus permintaan maaf. Dalam video itu, ia memperkenalkan diri sebagai Syaiful Ahmad yang bekerja sebagai marketing dan menegaskan bahwa dirinya bukan anggota TNI.

‎”Saya Syaiful Ahmad, pekerja marketing. Ingin mengklarifikasikan bahwa saya bukan anggota TNI, tetapi saya adalah warga biasa,” kata Syaiful.

‎Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada institusi TNI karena telah mencatut nama lembaga tersebut dalam perselisihan yang terjadi.

‎”Dan saya juga mohon maaf sebesar-besarnya kepada pejalan kaki karena telah menyalahgunakan dengan melawan arah menggunakan sepeda motor,” ujarnya.

‎Di akhir pernyataannya, Syaiful berharap permohonan maafnya dapat diterima oleh masyarakat.

‎”Demikian permohonan maaf saya, agar diterima di seluruh Indonesia ini dimaafkan sebesar-besarnya. Terima kasih,” tutupnya.

‎(RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Luas lahan terbakar di Palembang mencapai 185 hektare. Pemkot memperkuat penanganan Karhutla dan menyiapkan langkah antisipasi kabut asap. (Don)

    Karhutla Palembang Capai 185 Hektare, Kabut Asap Diantisipasi

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Don
    • 0Komentar

    Palembang, ReportaseNews — Pemerintah Kota Palembang memperkuat langkah antisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla yang meluas di sejumlah wilayah. Hingga Selasa (1/9/2026), luas lahan terbakar di Palembang tercatat mencapai 185 hektare. Penanganan Karhutla menjadi salah satu agenda dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wali Kota Palembang Ratu Dewa di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, […]

  • Lupa Matikan Kompor, Warung Nasi Pecel di Takeran Nyaris Ludes

    Lupa Matikan Kompor, Warung Nasi Pecel di Takeran Nyaris Ludes

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Magetan, ReportaseNews – Sebuah warung nasi pecel ‘Luwih Pooolll’ milik warga di Pasar Takeran, Kelurahan Takeran, Magetan, Jawa Timur, Rabu pagi (27/05/2026) terbakar. Kebakaran tidak menjalar lebih luas karena kepulan asap segera diketahui warga dan langsung serentak melakukan upaya pembasahan. Insiden yang menimpa warung yang buka sore hari tersebut akibat kelalaian pemilik warung bernama Bu […]

  • Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir. (Foto: RN/Tama)

    Polri Resmi Larang Anggota Live Streaming Saat Bertugas, Ini Alasannya!

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan larangan bagi seluruh personel untuk melakukan siaran langsung atau live streaming di media sosial ketika menjalankan tugas kedinasan. Kebijakan ini diberlakukan guna menjaga profesionalitas anggota sekaligus melindungi citra institusi di ruang publik. ‎Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menyatakan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk […]

  • Kasus sabu dan ekstasi di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang memicu evaluasi internal. Menteri Imipas Agus Andrianto tegaskan pengusutan hingga ke akar jaringan narkoba. (Ist)

    Sabu dan Ekstasi di Lapas Tangerang, Menteri Imipas Murka

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Pengungkapan kasus sabu dan ekstasi di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang menuai reaksi tegas dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Ia memastikan penanganan perkara tidak berhenti pada pelaku yang telah diamankan. ‎Menurut Agus, kasus tersebut harus dibongkar hingga ke jaringan yang lebih luas, sekaligus menjadi momentum evaluasi menyeluruh di lingkungan pemasyarakatan. […]

  • Seorang Ibu di Medan Minta Hakim Damaikan Konflik dengan Keluarga

    Seorang Ibu di Medan Minta Hakim Damaikan Konflik dengan Keluarga

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Seorang ibu di Medan bernama Anna Br. Sitepu meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Medan untuk bertindak sebagai penengah dalam konflik keluarga yang kini berujung pada persidangan kasus dugaan pemalsuan akta perusahaan. Anna yang kini berusia 72 tahun menyampaikan harapannya agar proses hukum ini tidak memutus tali silaturahmi antar anak kandungnya meskipun dirinya […]

  • Kejari Binjai Tetapkan Empat Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Fiktif Dinas Pertanian

    Kejari Binjai Tetapkan Empat Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Fiktif Dinas Pertanian

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Binjai, ReportaseNews – Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai menetapkan empat tersangka baru dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pembuatan kontrak pekerjaan fiktif pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai tahun anggaran 2022-2025, Selasa (31/3/2026). Penetapan tersangka berinisial JW, AR, SH, dan DA tersebut merupakan hasil pengembangan penyidikan yang dilakukan oleh Tim Penyidik Pidana Khusus berdasarkan […]

expand_less