Breaking News
Trending Tags

Mafia BBM dan LPG Dibongkar Bareskrim Polri, 330 Orang Ditangkap

  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews — Kepolisian Republik Indonesia melalui Bareskrim bersama jajaran polda mengungkap ratusan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG bersubsidi dalam operasi intensif selama 7 hingga 20 April 2026.

‎Dalam periode 13 hari tersebut, aparat mengamankan 330 tersangka dari 223 lokasi berbeda. Penindakan ini menegaskan masih maraknya praktik ilegal dalam distribusi energi bersubsidi di berbagai daerah.

‎Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin menyatakan, pemerintah berupaya menjaga stabilitas energi nasional agar subsidi tetap tepat sasaran. Namun, praktik penyimpangan masih terus terjadi.

‎“Modus yang dilakukan antara lain dengan menimbun, memindahkan, mengoplos, memodifikasi tabung, memanipulasi dokumen angkutan, hingga menjual kembali dengan harga industri untuk memperoleh keuntungan berlipat,” ujar Nunung dalam konferensi pers, Selasa (21/4/2026).

‎Ia menegaskan, penyalahgunaan subsidi merupakan tindakan yang merugikan masyarakat luas, khususnya kelompok rentan yang seharusnya menjadi penerima manfaat utama.

‎“Setiap liter BBM dan setiap tabung LPG bersubsidi yang disalahgunakan sejatinya adalah hak masyarakat kecil petani, nelayan, pedagang, sopir angkutan, dan kelompok rentan lainnya yang dirampas demi keuntungan segelintir pihak,” tegasnya.

‎Selain itu, Polri memastikan tidak akan memberi celah bagi pelaku kejahatan di sektor energi, termasuk aktor intelektual di balik praktik tersebut.

‎“Siapapun yang terlibat, baik pelaku lapangan, pemodal, penampung, maupun aktor di balik layar, akan ditindak tegas dan diproses hingga tuntas,” lanjutnya.

‎Data Bareskrim menunjukkan, sepanjang 2025 hingga 2026 terdapat 65 SPBU yang terindikasi terlibat dalam penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi. Dari jumlah tersebut, 46 kasus telah dinyatakan lengkap (P21), sementara 19 lainnya masih dalam proses penyidikan.

‎Dampak dari praktik ilegal ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengganggu distribusi energi. Masyarakat kerap menghadapi kelangkaan LPG 3 kg, kesulitan memperoleh solar subsidi, hingga antrean panjang di SPBU.

‎Dalam pengungkapan terbaru, polisi turut menyita berbagai barang bukti, antara lain ratusan ribu liter solar dan pertalite, ribuan tabung LPG berbagai ukuran, serta ratusan kendaraan yang digunakan untuk distribusi ilegal.

‎Kerugian negara akibat praktik ini diperkirakan mencapai Rp243.069.600.800 dalam kurun waktu tersebut.

‎Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni mengungkapkan, para pelaku menggunakan berbagai cara untuk mengelabui sistem distribusi.

‎“Pembelian berulang BBM subsidi dari berbagai SPBU kemudian ditimbun dan dijual kembali untuk kepentingan industri, penggunaan kendaraan modifikasi dengan tangki besar, penggunaan plat nomor palsu untuk memanipulasi barcode, serta kerja sama dengan oknum petugas SPBU untuk mendapatkan kuota,” jelasnya.

‎Untuk LPG, praktik yang dilakukan berupa pemindahan isi tabung subsidi ke tabung non-subsidi dengan harga lebih tinggi.

‎“Pemindahan isi tabung gas LPG 3 kg ke dalam tabung 12 kg dan 50 kg, kemudian dijual sebagai LPG non-subsidi,” tambahnya.

‎Polri juga mulai menelusuri aliran dana dari praktik tersebut dengan menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) serta bekerja sama dengan sejumlah lembaga terkait.

‎“Kami memerintahkan kepada seluruh penyidik untuk menelusuri aliran dana dan keuntungan hasil kejahatan dengan menerapkan pasal TPPU, bekerja sama dengan PPATK,” tegas Nunung.

‎Di sisi lain, masyarakat diminta berperan aktif dalam pengawasan distribusi energi dengan melaporkan aktivitas mencurigakan.

‎“Segera laporkan apabila menemukan praktik penimbunan, pengoplosan, modifikasi tabung, penjualan BBM subsidi di atas harga resmi, maupun distribusi LPG 3 kg yang tidak wajar,” imbaunya.

‎Menutup pernyataannya, Polri menegaskan komitmen tanpa kompromi dalam memberantas mafia energi subsidi.

‎“Tidak ada kompromi terhadap pelaku penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi. Jangan pernah menganggap subsidi negara sebagai celah untuk mencari keuntungan pribadi,” tegas Nunung.

‎“Zero Tolerance terhadap mafia BBM dan LPG subsidi. Kalian nekad, kami tindak tegas,” pungkasnya. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Kasus dugaan penipuan rekrutmen Polri di Banyumas berakhir damai setelah uang Rp125 juta dikembalikan. Korban mencabut laporan tanpa tekanan. (Foto: ReportaseNews/Kus)

    Uang Rp125 Juta Kembali, Kasus Penipuan Rekrutmen Polri Berakhir Damai

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews – Kasus dugaan penipuan dalam proses rekrutmen anggota Polri di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, berakhir damai setelah uang milik korban sebesar Rp125 juta dikembalikan secara utuh. ‎Penyelesaian perkara dilakukan melalui jalur non-litigasi pada Senin (13/4/2026) malam. Korban, Dimas Wisanggeni (22), warga Kecamatan Sumbang, memilih mencabut tuntutan sehingga kasus tersebut tidak dilanjutkan ke proses […]

  • Bentuk Kepengurusan Wilayah Jabodetabek, PAPELS Perluas Jaringan Tingkat Nasional 

    Bentuk Kepengurusan Wilayah Jabodetabek, PAPELS Perluas Jaringan Tingkat Nasional 

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Jakarta, Reportasenews -Persaudaraan Anak Pejuang Empat Lima Surabaya (PAPELS) resmi memperluas jangkauan organisasinya ke tingkat nasional dengan membentuk kepengurusan Koordinator Wilayah (Korwil) PAPELS Jabodetabek untuk periode 2026–2031. Langkah strategis ini menjadi fondasi awal bagi penguatan peran organisasi dalam melestarikan nilai-nilai kepahlawanan di tengah masyarakat urban. Pembentukan kepengurusan wilayah tersebut merupakan bagian dari komitmen PAPELS untuk […]

  • Polisi Evakuasi Jasad Pemuda yang Diterkam Buaya di Sungai Saga Matua Tapteng

    Polisi Evakuasi Jasad Pemuda yang Diterkam Buaya di Sungai Saga Matua Tapteng

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapteng, ReportaseNews –Personel Polsek Manduamas, Polres Tapanuli Tengah (Tapteng), mengevakuasi jasad seorang pemuda berinisial BS (20), warga Dusun III, Desa Sampang Maruhur, Kecamatan Sirandorung, yang diduga tewas akibat serangan buaya di Sungai Saga Matua. Jasad korban dibawa ke daratan pada Kamis (28/5/2026) dini hari pukul 01.30 WIB setelah dilakukan pencarian intensif oleh polisi dan warga […]

  • Kader NasDem Probolinggo melayangkan protes keras terhadap laporan media nasional yang dinilai merendahkan martabat partai dan pimpinan. (Foto: ReportaseNews/Dic)

    NasDem Probolinggo Protes Media Nasional, Ini Alasannya!

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Dic
    • 0Komentar

    Probolinggo, ReportaseNews — Pengurus dan kader Partai NasDem di Kabupaten Probolinggo menyatakan keberatan atas laporan utama salah satu media nasional edisi 13–19 April 2026 yang dinilai merugikan citra partai. ‎Reaksi tersebut dituangkan dalam pernyataan sikap resmi sebagai bentuk solidaritas kader daerah terhadap kepemimpinan partai di tingkat pusat. Mereka menilai pemberitaan tersebut tidak hanya bermasalah dari […]

  • Vidi Aldiano meninggal dunia. (Instagram/vidialdiano)

    Kabar Duka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) pukul 16.33 WIB. ‎Informasi mengenai wafatnya pelantun lagu pop tersebut pertama kali beredar melalui unggahan komposer Andi Rianto di akun X pribadinya. ‎“Selamat jalan Vidi Aldiano,” tulis Andi Rianto, seperti dikutip, Sabtu (7/3/2026). ‎Kabar tersebut kemudian […]

  • BNN Ungkap Laboratorium Narkoba Rahasia Milik Jaringan Rusia di Bali

    BNN Ungkap Laboratorium Narkoba Rahasia Milik Jaringan Rusia di Bali

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Gianyar, ReportaseNews – Keamanan wilayah Bali kembali terusik oleh aktivitas jaringan narkoba internasional yang mencoba menanamkan akar produksinya di Pulau Dewata. Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bekerja sama dengan Bea Cukai dan Imigrasi, membongkar laboratorium gelap atau clandestine laboratory yang dikendalikan dua warga negara Rusia di kawasan Gianyar. Operasi senyap yang berlangsung pada 5-6 Maret […]

expand_less