Breaking News
Trending Tags

Mantan Kajari Madina Bantah Tuduhan Terlibat Program Smart Village

  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Madina, ReportaseNews – Mantan Kepala Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kajari Madina) Novan Hadian secara tegas menepis tudingan miring yang menyebut dirinya ikut campur tangan dalam pusaran dugaan korupsi proyek Smart Village. Bantahan keras ini dilontarkan sebagai serangan balik atas nyanyian mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) berinisial AML, tersangka korupsi yang sebelumnya menuduh Novan mengarahkan proyek tersebut kepada sosok bernama Bobi.

Novan menantang berbagai pihak untuk membuktikan kebenaran tuduhan tersebut dengan melakukan penelusuran langsung ke akar rumput. Dia mempersilakan publik maupun media untuk mengonfirmasi kepada para camat dan kepala desa yang menjabat pada saat program itu digulirkan, guna menguji klaim apakah institusi kejaksaan pernah meminta jatah proyek dana desa.

“Abang silakan konfirmasi tanya kepada camat, kepala-kepala desa pada tahun itu apakah pernah tidak Kejari Madina meminta kegiatan Smart Village itu diberikan kepada Saudara Bobi. Dan tanya sama Kadis PMD saat itu pernah tidak Kajari memanggil Kadis agar kegiatan Smart Village agar diberikan kepada Saudara Bobi seperti yang diberitakan,” tegas Novan Hadian melalui aplikasi pesan WhatsApp, Kamis (30/7/2026).

Lebih lanjut, Novan mengatakan secara struktural dan pelaksanaan, program tersebut sepenuhnya merupakan gawean Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Dia memastikan tidak ada bentuk intervensi apapun dari pihak kejaksaan atau yang kerap diidentikkan dengan nama Dalan Lidang, merujuk pada lokasi kantor Kejari Madina. Menurut dia, hal ini sudah dia tegaskan kepada awak media jauh sebelum kasus ini meledak ke publik.

“Saya tidak pernah mengarahkan kegiatan Smart Village untuk diberikan kepada Saudara Bobi, dan mengintervensi agar kegiatan itu diberikan kepada Bobi dengan mengatasnamakan Kajari Madina. Sepengetahuan saya kegiatan itu punya PMD dan Pemkab, bukan untuk Kejaksaan. Ada beberapa wartawan bertanya pada saat tahun itu tentang Smart Village ini, kami jelaskan kepada wartawan bahwa kegiatan Smart Village bukan punya Dalan Lidang,” paparnya.

Klarifikasi terbuka ini memberikan dimensi baru dalam penanganan kasus dugaan korupsi yang ditaksir merugikan keuangan negara sebesar Rp1,7 miliar tersebut.

Sebelumnya, tersangka AML melemparkan bola panas sesaat sebelum resmi ditahan oleh Kejari Madina. AML mengklaim bahwa sosok Bobi merupakan vendor titipan yang diperkenalkan oleh Novan Hadian pada Januari 2023, dan mengaku dirinya dimutasi ke dinas lain sebelum program tersebut berjalan penuh.

Di tengah aksi saling bantah ini, institusi Kejaksaan Negeri Madina yang kini dipimpin oleh Mohammad Nursaitias memilih untuk tidak gegabah dan tetap berpijak pada alat bukti. Sesuai dengan amanat undang-undang yang mengedepankan asas praduga tak bersalah, Nursaitias menegaskan penyidik saat ini masih fokus pada dua tersangka utama, yakni AML dan Direktur PT Info Media Solusi Net berinisial MA.

Nursaitias menyatakan penyidik belum menerima informasi maupun indikasi yang mengarah pada keterlibatan pendahulunya tersebut. Fokus kejaksaan saat ini adalah membuktikan perbuatan AML yang diduga mengumpulkan para camat dan kades agar proyek dikerjakan oleh pihak swasta tertentu, serta melacak ke mana saja aliran dana Rp1,7 miliar itu bermuara.

Di sisi lain, untuk menjamin perimbangan informasi, kuasa hukum tersangka AML, Muhammad Ridwan, menyatakan pihaknya mencium adanya ketidaksesuaian antara narasi yang dibangun oleh penyidik dengan fakta yang dialami kliennya. Tim kuasa hukum AML berjanji akan mendalami seluruh berkas perkara yang ada untuk membuktikan posisi klien mereka di persidangan kelak. (RN-03)

  • Penulis: RN-03

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Dugaan Perselingkuhan Bupati Aceh Timur Dilaporkan ke Mabes Polri, Pelapor Kantongi STBL

    Dugaan Perselingkuhan Bupati Aceh Timur Dilaporkan ke Mabes Polri, Pelapor Kantongi STBL

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kasus dugaan perselingkuhan yang disebut melibatkan Bupati Aceh Timur resmi dilaporkan ke Mabes Polri oleh Muhammad Alan melalui tim kuasa hukumnya. Laporan tersebut diajukan berdasarkan Surat Kuasa Khusus tertanggal 12 Juni 2026. Ketua Tim Advokat Muhammad Alan, H.A. Muthallib Ibr, SE., SH., M.Si., M.Kn., CPM., CPArb., mengatakan pihaknya melaporkan dugaan tindak pidana […]

  • Polisi tetapkan 13 tersangka kasus kekerasan daycare Little Aresha di Yogyakarta. Puluhan anak diduga jadi korban, tempat penitipan disebut tak berizin. (Ist)

    KPAI Kritik Lemahnya Pengawasan, Kasus 53 Anak di Daycare Yogyakarta Jadi Bukti

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai kasus dugaan kekerasan terhadap puluhan anak di sebuah daycare di Yogyakarta mencerminkan lemahnya sistem pengawasan serta regulasi lembaga penitipan anak di tingkat daerah. ‎Wakil Ketua KPAI Jasra Putra mengatakan, banyak daycare beroperasi tanpa izin resmi dan tidak memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang jelas dalam pengasuhan […]

  • Suasana pemudik di Stasiun Pasarsenen, Jakarta Pusat. (Foto: RN/Tama)

    Puncak Mudik Kereta dari Jakarta Diprediksi 18 Maret

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Arus mudik Lebaran 2026 menggunakan kereta api dari Jakarta diperkirakan mencapai puncaknya pada 18 Maret 2026. Tanggal tersebut tercatat sebagai hari dengan jumlah pemesanan tiket tertinggi selama masa angkutan Lebaran. ‎Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, data penjualan tiket menunjukkan beberapa tanggal yang paling diminati masyarakat untuk berangkat […]

  • Sembunyikan Sabu di Wadah Minyak Rambut, Dua Pengedar di Tapteng Diciduk Polisi

    Sembunyikan Sabu di Wadah Minyak Rambut, Dua Pengedar di Tapteng Diciduk Polisi

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapteng, ReportaseNews – Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) membekuk dua pria berinisial HPS (35) dan ES alias UB (31) yang diduga pengedar sabu di sebuah rumah samping minimarket kawasan Jalan Sibolga–Padangsidimpuan, Kelurahan Pinang Baru, Kecamatan Pinangsori, Jumat (17/7/2026) pukul 21.00 WIB. Penyergapan markas transaksi narkotika yang memanfaatkan keramaian area sekitar minimarket […]

  • Kapolsek Dolok Gerebek Sarang Narkoba di Kebun Sawit

    Kapolsek Dolok Gerebek Sarang Narkoba di Kebun Sawit

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Paluta, StartNews – Kapolsek Dolok Iptu H. Anil DS langsung menunjukkan taringnya meski belum genap satu bulan menjabat dengan memimpin langsung penggerebekan sarang narkoba jenis sabu di Desa Simundol, Kecamatan Dolok Sigompulon, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta). Operasi yang berlangsung pada Sabtu (2/5/2026) malam itu berhasil mengamankan tiga pria beserta sejumlah barang bukti setelah polisi mengintai […]

  • Presiden Prabowo Tinjau TPA BLE Banyumas, Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Ekonomi Sirkular

    Presiden Prabowo Tinjau TPA BLE Banyumas, Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Ekonomi Sirkular

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews — Presiden Prabowo Subianto meninjau Tempat Pemrosesan Akhir Berbasis Lingkungan dan Edukasi (TPA BLE) Kaliori, Kalibagor, Banyumas, Selasa (28/4/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sistem pengelolaan sampah terpadu yang berkelanjutan sekaligus bernilai ekonomi bagi masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Bupati Banyumas Sadewo Tri […]

expand_less