Jelang Lebaran 2026, Ditreskrimsus PMJ Sidak Pasar Rawamangun
- calendar_month 26 menit yang lalu
- print Cetak

Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sidak Pasar Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (25/2/2026). (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Upaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijiriah terus diperkuat oleh jajaran kepolisian. Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan rantai distribusi pangan tetap berjalan normal tanpa adanya praktik penimbunan yang merugikan konsumen.
Langkah antisipatif itu ditandai dengan pengecekan langsung ke Pasar Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (25/2/2026). Dalam kegiatan yang berlangsung sejak pagi tersebut, Kanit 3 Subdit I Indag AKP Rheditya Alfa Hendy bersama perwakilan Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyisir berbagai lapak pedagang untuk memantau fluktuasi harga komoditas utama, mulai dari beras hingga daging sapi.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan beras tercatat dalam kondisi mencukupi dengan harga beras premium di kisaran Rp15.000 per kilogram dan beras SPHP seharga Rp12.500 per kilogram.
Sementara stok minyak goreng subsidi jenis Minyakita melimpah dengan total ketersediaan mencapai ribuan liter yang dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter.
Meski pasokan secara umum dinyatakan aman, petugas mencatat adanya beberapa komoditas yang masih bertahan di atas Harga Acuan Pembelian (HAP). Harga cabai rawit merah menyentuh angka Rp110.000 per kilogram, diikuti bawang merah Rp65.000 per kilogram, dan telur ayam ras di angka Rp32.000 per kilogram.
Untuk sektor protein hewani, daging sapi paha belakang dipasarkan seharga Rp140.000 per kilogram. Sedangkan daging ayam ras berada di level Rp40.000 per kilogram.
Menanggapi dinamika harga itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan pihaknya akan terus mengawal jalur distribusi agar tidak terjadi sumbatan yang memicu lonjakan harga liar di pasar-pasar tradisional.
Dia berharap pengawasan ini mampu memberikan rasa aman bagi warga DKI Jakarta yang mulai meningkatkan aktivitas belanja kebutuhan pokok.
“Kami mengajak seluruh pedagang untuk bersama-sama menjaga distribusi tetap lancar dan harga tetap sesuai ketentuan, sehingga masyarakat dapat berbelanja dengan tenang menjelang Lebaran,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto.
Melalui sinergi bersama Bapanas, Polda Metro Jaya berkomitmen melakukan monitoring secara berkala di berbagai titik pasar lainnya. Hal ini dilakukan guna mendeteksi sedini mungkin adanya potensi spekulasi harga yang sering kali muncul akibat tingginya permintaan pasar pada momen mendekati hari besar keagamaan. (RN-03)
- Penulis: Saparuddin Siregar


Saat ini belum ada komentar