Breaking News
Trending Tags

Gagal di Islamabad, AS-Iran Buntu Soal Nuklir dan Hormuz

  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Islamabad, ReportaseNews — Upaya diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran kembali menemui jalan buntu setelah perundingan intensif selama 21 jam di Islamabad, Pakistan, berakhir tanpa kesepakatan.

‎Wakil Presiden AS, JD Vance, yang memimpin delegasi Washington, menyampaikan bahwa Teheran menolak syarat yang diajukan pihaknya.

‎“Kabar buruknya adalah kami belum mencapai kesepakatan, dan saya kira ini lebih merugikan Iran dibandingkan Amerika Serikat,” ujar Vance kepada wartawan, Minggu (12/4/2026).

‎Ia menegaskan bahwa AS membutuhkan komitmen tegas dari Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir.

‎“Kami perlu melihat komitmen yang jelas bahwa mereka tidak akan mengupayakan senjata nuklir dan tidak akan mencari sarana yang memungkinkan mereka dengan cepat mewujudkannya,” kata Vance.

‎Perundingan ini menjadi kontak tingkat tinggi pertama antara kedua negara sejak Revolusi Islam Iran 1979, sekaligus berlangsung di tengah jeda konflik selama enam minggu antara AS, Israel, dan Iran.

‎Koresponden Al Jazeera di Washington, John Hendren, menyebut kehadiran Vance menandakan keseriusan AS dalam perundingan tersebut. Namun, ia menilai keluarnya Vance dari Islamabad bukan berarti dialog telah berakhir.

‎Menurutnya, perbedaan utama terletak pada isu nuklir dan kendali Iran atas Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen pasokan energi global.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan pihaknya menyerang sebuah kapal tanker minyak yang diduga terkait dengan AS di Selat Hormuz sebagai bagian dari serangan balasan menyusul serangan AS dan Israel. (Foto: Getty Images)

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan pihaknya menyerang sebuah kapal tanker minyak yang diduga terkait dengan AS di Selat Hormuz sebagai bagian dari serangan balasan menyusul serangan AS dan Israel. (Foto: Getty Images)

‎Di sisi lain, pemerintah Iran mengisyaratkan bahwa kegagalan ini bukan hal mengejutkan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa sejak awal tidak ada ekspektasi tercapainya kesepakatan dalam satu pertemuan.

‎“Secara alami, sejak awal kita tidak seharusnya mengharapkan kesepakatan dalam satu sesi. Tidak ada yang memiliki ekspektasi seperti itu,” ujarnya.

‎Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, yang memimpin delegasi Teheran, menyebut pihaknya telah menawarkan sejumlah inisiatif ke depan. Namun, ia menilai AS belum mampu membangun kepercayaan.

‎“Amerika Serikat telah memahami logika dan prinsip Iran, dan kini saatnya mereka memutuskan apakah mampu mendapatkan kepercayaan kami atau tidak,” tulisnya di platform X.

‎Laporan dari Teheran menyebutkan bahwa masyarakat Iran tidak terlalu optimistis terhadap gencatan senjata dua pekan maupun proses diplomasi yang sedang berlangsung, mengingat sejarah panjang ketidakpercayaan antara kedua negara.

‎Selain isu nuklir, Iran juga menuntut pencairan aset yang dibekukan, kompensasi perang, serta kendali atas Selat Hormuz. Namun, tuntutan tersebut berseberangan dengan posisi AS yang menginginkan pembatasan total terhadap program nuklir Iran, termasuk untuk tujuan sipil.

‎Situasi semakin kompleks dengan keterlibatan Israel. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan operasi militer terhadap Iran dan sekutunya akan terus berlanjut.

‎“Israel di bawah kepemimpinan saya akan terus melawan rezim Iran dan kelompok proksinya,” ujarnya.

‎Sementara itu, Pakistan sebagai mediator meminta kedua pihak tetap menjaga komitmen gencatan senjata dan melanjutkan dialog. Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, menyatakan harapannya agar proses diplomasi tetap berjalan.

‎“Atas nama Pakistan, kami mengapresiasi kedua pihak dan berharap mereka terus melanjutkan upaya untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan,” katanya.

‎Konflik yang pecah sejak 28 Februari tersebut telah menewaskan lebih dari 2.000 orang serta memicu krisis energi global akibat gangguan di Selat Hormuz.

‎Meski perundingan di Islamabad gagal mencapai hasil konkret, kedua pihak masih membuka peluang untuk melanjutkan komunikasi secara tidak langsung di masa mendatang. (Al Jazeera/Reuters/RN-07)

‎

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Ditreskrimsus Polda Banten menangkap dua pelaku tambang tanah urug tanpa izin di Kronjo, Kabupaten Tangerang. Polisi menyita excavator dan sejumlah dokumen transaksi. (Humas Polda Banten)

    2 Pelaku Tambang Tanah Urug Ilegal di Tangerang Ditangkap Polisi

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Serang, ReportaseNews – Ditreskrimsus Polda Banten menangkap dua orang berinisial RD dan DL yang diduga melakukan aktivitas pertambangan tanah urug tanpa izin di Kampung Cimentul, Desa Bakung, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang. Polisi menyita satu unit ekskavator serta sejumlah dokumen yang berkaitan dengan aktivitas penambangan dan penjualan tanah urug. Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli […]

  • Polresta Banyumas menetapkan dua petinggi pengembang Sapphire Mansion sebagai tersangka setelah perkara tersebut diproses hampir dua tahun. (Kus)

    2 Petinggi Pengembang Sapphire Mansion Jadi Tersangka

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Kus
    • 0Komentar

    Purwokerto, ReportaseNews — Polresta Banyumas menetapkan dua petinggi perusahaan pengembang perumahan Sapphire Mansion di Desa Karangrau, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, sebagai tersangka. Penetapan tersebut dilakukan setelah proses penanganan perkara berjalan hampir dua tahun. Kedua tersangka masing-masing berinisial NA selaku Direktur Utama dan AR yang menjabat Direktur Operasional perusahaan pengembang Sapphire Mansion. Penetapan tersangka dituangkan dalam […]

  • Tim Gabungan Kodaeral IV dan Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Sabu Asal Malaysia

    Tim Gabungan Kodaeral IV dan Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Sabu Asal Malaysia

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Batam, ReportaseNews – Tim gabungan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV dan Lanal Tanjung Balai Karimun (TBK) menggagalkan penyelundupan sabu dan ekstasi dari Malaysia di perairan Timur Laut Pulau Takong Iyu, Kabupaten Karimun, Rabu (10/6/2026). Dalam operasi ini, petugas mengamankan seorang nahkoda berinisial AK (67) beserta barang bukti 1.084 gram sabu-sabu dan 582 butir pil […]

  • Polisi Ringkus Dua Warga Negara Liberia Terkait Penipuan Modus Black Dollar

    Polisi Ringkus Dua Warga Negara Liberia Terkait Penipuan Modus Black Dollar

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat mengamankan dua warga negara Liberia yang diduga melakukan penipuan dengan modus operandi black dollar. Kedua tersangka saat ini mendekam di sel tahanan sejak 18 Maret 2026 guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut terkait aksi kriminal yang menyasar warga negara asing lainnya. Kasubbidpenmas Bidhumas Polda Metro […]

  • Kemenangan Norwegia atas Brazil di Piala Dunia 2026 membuat dunia menoleh. Simak fakta unik Norwegia, mulai dari sistem pemerintahan, pendidikan gratis, kesejahteraan masyarakat, hingga kualitas hidup terbaik di dunia. (Getty Images)

    Norwegia Singkirkan Brazil di Piala Dunia 2026, Ternyata Ini Rahasia Negara Paling Sejahtera di Dunia

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Keberhasilan Timnas Norwegia menumbangkan Brazil dengan skor 2-1 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 menjadi salah satu kejutan terbesar turnamen. Kemenangan atas tim yang lima kali menjuarai Piala Dunia itu tidak hanya mengantarkan Norwegia melaju ke perempat final, tetapi juga membuat perhatian dunia tertuju pada negara kecil di kawasan Skandinavia tersebut. […]

  • Antisipasi Kekeringan Ekstrem 2026, Bupati Tapsel Andalkan Varietas Padi Gamagora

    Antisipasi Kekeringan Ekstrem 2026, Bupati Tapsel Andalkan Varietas Padi Gamagora

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu mengandalkan inovasi varietas padi tahan kekeringan bernama Gamagora sebagai solusi jangka panjang untuk menjaga ketahanan pangan di wilayahnya. Gus Irawan mengungkapkan langkah itu usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian Tahun 2026 yang diadakan Kementerian Pertanian RI di Jakarta pada Senin (20/4/2026). […]

expand_less