Sambut Ramadhan 1447 H, Rumah Tajwid Gelar Kajian Tadabbur Lintas Negara Bertajuk “Mengetuk Pintu Langit dengan Do’a”
- calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
- print Cetak

Salah satu kajian yang dilakukan Ustadz Hartanto Saryono, Lc., Al-Hafizh di Frankfurt, Jerman.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Frankfurt, ReportaseNews – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Rumah Tajwid kembali menggelar rangkaian Safari Dakwah Eropa dengan menghadirkan program spiritual lintas negara. Salah satu agenda unggulan tahun ini adalah Kajian Tadabbur Spesial bertema “Mengetuk Pintu Langit dengan Do’a”, yang akan mengupas makna mendalam ayat-ayat doa dalam Al-Qur’an.
Program ini dirancang sebagai ruang pembelajaran daring bagi Muslim di berbagai belahan dunia untuk memperdalam pemahaman maknawi tentang doa sebagai bentuk komunikasi hamba dengan Sang Pencipta. Selain membedah kandungan ayat, kajian juga memberikan panduan praktis agar doa yang dipanjatkan tidak sekadar rutinitas lisan, melainkan lebih berbobot dan penuh kesadaran spiritual.
Kajian akan berlangsung setiap hari Kamis selama bulan Ramadhan, pukul 10.00 CET atau 16.00 WIB, dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Rumah Tajwid. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Ustadz Hartanto Saryono, Lc., Al-Hafizh.
Berikut rangkaian tema yang akan dibahas:
-
26 Februari 2026
Perintah Berdo’a dalam Al-Qur’an: Mengapa dan Bagaimana?
Pukul 10.00 CET / 16.00 WIB -
5 Maret 2026
Agar Do’amu Mustajab & Solusi Jika Do’a Tak Kunjung Terjawab
Pukul 10.00 CET / 16.00 WIB -
12 Maret 2026
Tadabbur Ayat Do’a: QS. Al-Ahqaf Ayat 15
Pukul 10.00 CET / 16.00 WIB -
19 Maret 2026
Tadabbur Ayat Do’a: QS. Ali Imran Ayat 8
Pukul 10.00 CET / 16.00 WIB
Materi akan membahas dimensi teologis, tafsir kontekstual, serta implementasi doa dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam momentum Ramadhan yang identik dengan peningkatan kualitas ibadah.
Sinergi Komunitas Muslim Lintas Negara
Kegiatan ini merupakan kolaborasi syiar bersama sejumlah komunitas Muslim di Eropa dan Asia, antara lain Masjid Indonesia Frankfurt, Verein Percikan Iman Swiss, Muslim Ruhr, Nihon Madani Jepang, serta berbagai komunitas pengajian Muslimah di Hamburg, Bremen, Stuttgart, dan München.
Panitia penyelenggara, Yumilda Hanifah, menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari komitmen dakwah global yang mengedepankan pemahaman Al-Qur’an secara mendalam.
“Doa adalah senjata orang mukmin. Melalui tadabbur ini, kami ingin setiap kata yang terucap dalam doa bukan sekadar hafalan, tetapi dipahami maknanya sehingga semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an,” ujarnya.
Melalui kajian virtual ini, umat Muslim di berbagai negara diharapkan dapat meraih keberkahan Ramadhan dengan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap ayat-ayat doa, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah lintas batas geografis.
Masyarakat dapat mengikuti kajian secara gratis melalui kanal resmi Rumah Tajwid dan memperoleh informasi lebih lanjut melalui media sosial penyelenggara. (pei/RN-04)
- Penulis: Didik


