Pasok Jateng dan DIY, Pertamina Tambah 9 Juta LPG 3 Kg Jelang Mudik
- calendar_month 10 jam yang lalu
- print Cetak

Pertamina menambah lebih dari 9 juta tabung elpiji 3 kg di Jawa Tengah dan DIY untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan selama Ramadan hingga mudik Lebaran. (Foto: RN/Kus)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Banyumas, ReportaseNews — PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan lebih dari sembilan juta tabung elpiji tiga kilogram untuk wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi masyarakat selama Ramadan hingga periode mudik Lebaran.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan tambahan pasokan tersebut mencapai total 9.047.530 tabung elpiji tiga kilogram.
“Tambahan pasokan ini kami siapkan untuk menjaga keandalan stok di lapangan, terutama di tingkat pangkalan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan elpiji tiga kilogram selama Ramadan hingga Lebaran,” kata Taufiq, Minggu (15/3/2026).
Ia menjelaskan, tambahan distribusi itu terdiri dari penyaluran fakultatif sebanyak 5.902.480 tabung dan penambahan kuota tambahan atau extra dropping sebanyak 3.145.050 tabung.
Dari total tambahan tersebut, sebanyak 8.225.930 tabung dialokasikan untuk wilayah Jawa Tengah, sedangkan 821.600 tabung lainnya disalurkan ke wilayah DIY.
Jika dibandingkan dengan konsumsi normal, jumlah tambahan tersebut tergolong signifikan. Di Jawa Tengah, tambahan pasokan mencapai sekitar 24,48 persen dari konsumsi normal yang berada di angka 33.614.480 tabung.
Sementara itu di DIY, tambahan distribusi mencapai sekitar 19,9 persen dari konsumsi normal sebesar 4.127.640 tabung.
Secara keseluruhan, tambahan pasokan elpiji tiga kilogram di dua wilayah itu setara sekitar 24 persen dari konsumsi normal yang mencapai 37.742.120 tabung.
Distribusi tambahan elpiji dilakukan secara bertahap menyesuaikan tren konsumsi masyarakat. Penyaluran fakultatif dimulai pada 17 Februari 2026 sebanyak 1.181.680 tabung, lalu dilanjutkan pada 19 Maret, 21 Maret, dan 3 April 2026 dengan masing-masing distribusi mencapai 1.573.600 tabung.
Selain itu, Pertamina juga telah menyalurkan extra dropping elpiji 3 kg sejak akhir Februari 2026 dengan total 3.145.050 tabung. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.801.210 tabung disalurkan ke wilayah Jawa Tengah dan 343.840 tabung ke DIY.
Pertamina juga mengimbau masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih untuk menggunakan elpiji non-subsidi seperti Bright Gas ukuran 5,5 kilogram atau 12 kilogram.
“Langkah ini penting agar distribusi elpiji subsidi bisa tetap tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” kata Taufiq.
Selain itu, masyarakat diminta membeli elpiji 3 kg di pangkalan resmi agar harga tetap sesuai ketentuan pemerintah. Saat ini Harga Eceran Tertinggi (HET) elpiji 3 kg ditetapkan sebesar Rp18.000 per tabung.
Dengan tambahan pasokan tersebut, Pertamina memastikan kebutuhan elpiji masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri tetap terpenuhi dan tidak terjadi kelangkaan di lapangan. (Kus)
- Penulis: Tama



Saat ini belum ada komentar