Angka Kematian Pemudik 2026 Turun Drastis, Kapolri Beri Apresiasi di Medan
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau pengamanan malam takbiran di Pos Terpadu Lapangan Merdeka Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Jumat (20/3/2026). (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan, ReportaseNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan penurunan signifikan pada angka fatalitas atau korban meninggal dunia sebesar 24,61 persen selama masa arus mudik Lebaran 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Kapolri mengungkap data tersebut saat meninjau pengamanan malam takbiran di Pos Terpadu Lapangan Merdeka Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Jumat (20/3/2026) malam.
Selain penurunan angka kematian, Sigit juga mencatat total jumlah kecelakaan lalu lintas secara keseluruhan mengalami penyusutan sebesar 3,23 persen jika dikomparasikan dengan Operasi Ketupat 2025. Keberhasilan menekan angka kecelakaan dan fatalitas ini dinilai sebagai dampak positif kepatuhan masyarakat dalam berkendara serta efektivitas strategi pengamanan di lapangan.
Kapolri menyampaikan rasa syukur atas kesadaran para pengguna jalan yang lebih mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman. “Oleh karena itu, tentunya saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat pemudik,” ujar Sigit.
Meski data menunjukkan tren positif, mantan Kabareskrim ini mengingatkan masyarakat agar tidak lengah saat melanjutkan perjalanan atau berwisata. Dia menekankan pentingnya penggunaan fasilitas istirahat yang telah disediakan Polri guna menghindari kelelahan kronis saat mengemudi.
“Kita tetap berpesan tolong hati-hati di jalan, manfaatkan rest area, manfaatkan pos-pos terpadu yang bisa digunakan untuk beristirahat dan jangan buru-buru untuk cepat sampai namun kemudian membahayakan keselamatan diri maupun keselamatan pengguna jalan yang lain,” tutur Sigit.
Kapolri juga menginstruksikan seluruh personel di seluruh Indonesia untuk tetap siaga memberikan pelayanan optimal, mulai dari pengamanan salat Idulfitri hingga tradisi halalbihalal yang diprediksi akan memicu kepadatan di titik-titik keramaian pasca-Lebaran. (RN-01/03)
- Penulis: Saparuddin Siregar



Saat ini belum ada komentar