Breaking News
Trending Tags

Rekonstruksi Kasus Remaja Dibakar Sokaraja, Fakta Baru Terkuak

  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banyumas, ReportaseNews – Rekonstruksi kasus dugaan pembakaran remaja di Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, memunculkan perkembangan baru yang signifikan. Proses yang digelar secara tertutup itu justru membuka dua versi kronologi berbeda yang belum menemukan titik temu.

‎Rekonstruksi kedua terkait kasus yang menimpa remaja berinisial SLT tersebut berlangsung pada Selasa (14/4/2026). Kegiatan dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dengan melibatkan aparat kepolisian, kejaksaan, saksi, serta pihak keluarga korban.

‎Namun, jalannya rekonstruksi dinilai belum sepenuhnya menggambarkan peristiwa secara utuh. Sejumlah adegan penting tidak diperagakan lantaran ketidakhadiran beberapa pihak yang berkaitan langsung dengan kejadian.

‎Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Banyumas, Amanda Adelina, menyebut hasil rekonstruksi masih menyisakan kekosongan dalam rangkaian peristiwa.

‎“Rekonstruksi ini belum sepenuhnya menggambarkan rangkaian tindak pidana yang terjadi,” kata Amanda.

‎Lebih dari 20 adegan diperagakan dalam proses tersebut. Namun, hasilnya belum mampu menyatukan kronologi kejadian. Justru, muncul dua versi yang saling bertentangan.

‎Versi pertama berasal dari keterangan Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) berinisial MPP (15) bersama salah satu saksi. Keterangan keduanya dinilai memiliki kesesuaian dalam sejumlah adegan yang diperagakan.

‎Sebaliknya, versi kedua yang disampaikan oleh korban bersama saksi lainnya memperlihatkan perbedaan mencolok, terutama pada momen-momen krusial. Bahkan, beberapa saksi menyampaikan keberatan secara langsung terhadap jalannya rekonstruksi.

‎Kuasa hukum korban, Eko Prihatin, menegaskan perbedaan tersebut berpotensi memengaruhi arah penanganan perkara.

‎“Perbedaan kronologi ini tidak bisa diabaikan karena sangat menentukan proses hukum ke depan,” katanya.

‎Kondisi tersebut membuat rekonstruksi belum dapat dianggap sebagai gambaran final. Kejaksaan pun membuka peluang untuk menggelar rekonstruksi lanjutan guna melengkapi adegan yang belum diperagakan sekaligus menguji konsistensi keterangan para pihak.

‎Selain itu, munculnya sejumlah keterangan baru di luar Berita Acara Pemeriksaan (BAP) turut memperkuat indikasi bahwa fakta kasus belum sepenuhnya terungkap.

‎Kasus ini bermula dari kegiatan pesta minuman keras yang melibatkan sejumlah remaja di Desa Karangrau pada Kamis (18/12/2025) malam. Korban bersama teman-temannya saat itu merayakan ulang tahun di sebuah rumah.

‎Setelah mengonsumsi minuman keras jenis ciu, para remaja tersebut kemudian beristirahat. Namun, pada dini hari sekitar pukul 04.00 WIB, korban diduga disiram bahan bakar saat tertidur dan kemudian dibakar.

‎Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar serius dan harus menjalani perawatan intensif.

‎Dalam penyelidikan yang berjalan, aparat kepolisian telah menetapkan satu tersangka yang masih berstatus anak, yakni MPP (15). Meski demikian, kemungkinan keterlibatan pihak lain masih terus didalami.

‎Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa selang yang diduga digunakan dalam aksi tersebut. Sejumlah saksi, termasuk korban, telah dimintai keterangan guna memperkuat pembuktian.

‎Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 80 ayat (2) Undang-Undang Perlindungan Anak terkait tindak kekerasan terhadap anak.

‎Di tengah proses hukum yang masih berlangsung, kejaksaan juga membuka opsi perlindungan bagi korban dan saksi yang merasa terancam.

‎Rekonstruksi yang diharapkan mampu memperjelas perkara, justru memperlihatkan kompleksitas kasus. Perbedaan kronologi yang muncul menjadi indikasi kuat bahwa pengungkapan fakta masih memerlukan pendalaman lebih lanjut. (Kus)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Meliau Hilir

    Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Meliau Hilir

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Sanggau , ReportaseNews – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Lisa Natalia (25), warga Desa Meliau Hilir, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, yang sebelumnya dilaporkan terjatuh ke sungai saat mandi. Korban ditemukan pada hari kedua operasi pencarian, Senin (13/7/2026), dalam kondisi meninggal dunia. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak, I Made Junetra, mengatakan tim SAR gabungan […]

  • Persaingan Ketat, 71 Pendaftar Polri di Padangsidimpuan Lolos Verifikasi Tahap Awal

    Persaingan Ketat, 71 Pendaftar Polri di Padangsidimpuan Lolos Verifikasi Tahap Awal

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, ReportaseNews – Polres Padangsidimpuan mencatat sebanyak 71 pendaftar berhasil lolos tahapan verifikasi administrasi awal dari total 111 peserta yang mengikuti seleksi Penerimaan Polri Terpadu Tahun Anggaran 2026 di Gedung Satintelkam, Sabtu (28/3/2026). Angka ini menunjukkan ketatnya proses penyaringan berkas bagi para calon anggota Polri yang mendaftar melalui jalur Akpol, Bintara, hingga Tamtama di Padangsidimpuan. […]

  • Penjelasan Resmi Wakapolda Sumut Terkait  Penertiban PETI di Perbatasan Tapsel-Madina

    Penjelasan Resmi Wakapolda Sumut Terkait Penertiban PETI di Perbatasan Tapsel-Madina

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Sonny Irawan menjelaskan pengungkapan kasus penambangan emas tanpa izin (PETI) atau tambang emas ilegal di wilayah Sungai Batang Gadis, perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel)dengan Mandailing Natal (Madina), tepatnya di Desa Panabari, Kecamatan Tanotombangan, Selasa (3/3/2026). Di lokasi penindakan PETI, Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Sonny Irawan mengatakan operasi gabungan […]

  • Waspada Sindikat Surat Kendaraan Palsu, Korlantas Polri Minta Pembeli Cek Fisik di Samsat

    Waspada Sindikat Surat Kendaraan Palsu, Korlantas Polri Minta Pembeli Cek Fisik di Samsat

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Maraknya peredaran dokumen kendaraan fiktif yang dikelola oleh jaringan kriminal lintas provinsi kini menjadi ancaman bagi calon pembeli kendaraan bekas. Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) Korlantas Polri meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap keaslian Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Dirregident Korlantas Polri Brigjen Wibowo mengatakan pemalsuan dokumen […]

  • Ilustrasi ular sanca. (Foto: freepik)

    Kemenhut Gagalkan Penyelundupan 202 Reptil, WNA Rusia Ditangkap

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum (Gakkum) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 202 ekor reptil yang hendak dikirim ke Dubai melalui Bandara Soekarno-Hatta. Seluruh satwa tersebut diketahui tidak dilengkapi dokumen resmi. ‎Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menegaskan bahwa langkah tegas ini merupakan bagian dari strategi nasional dalam memperkuat perlindungan […]

  • Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, amblas hingga sedalam tiga meter. Polisi belum memberlakukan rekayasa lalu lintas karena kendaraan masih bisa melintas satu jalur arah Depok. (Ist)

    Viral Jalan Ambles di Lenteng Agung, Kendaraan Hanya Bisa Lewat Bergantian

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, mengalami ambles pada Jumat (29/5/2026). Meski kondisi jalan rusak cukup parah, arus kendaraan masih tetap dibuka dengan sistem bergantian di satu jalur menuju arah Depok. ‎Petugas kepolisian hingga kini belum menerapkan pengalihan arus maupun rekayasa lalu lintas di lokasi kejadian. Kendaraan roda dua dan roda […]

expand_less