Breaking News
Trending Tags

Polisi Bidik Influencer Promosi Umrah Hanania Travel

  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya berencana memanggil sejumlah influencer yang diduga terlibat dalam promosi paket umrah milik Hanania Travel. Langkah tersebut dilakukan untuk memperdalam penyidikan kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang menyebabkan puluhan jemaah gagal berangkat.

‎Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menyebut para influencer yang memasarkan paket perjalanan umrah Hanania Group akan diperiksa sebagai saksi. Keterangan mereka dibutuhkan untuk mengungkap mekanisme pemasaran dan penawaran paket kepada masyarakat.

‎Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin mengatakan penyidik akan meminta klarifikasi dari para selebgram yang terlibat dalam promosi layanan tersebut.

‎”Tentunya kami juga akan mengambil keterangan terhadap para tadi yang dipertanyakan, para selebgram yang ikut serta memberikan atau menjadi marketing dalam hal penawaran beberapa paket umrah yang ditawarkan oleh PT Khazanah Tamma Internasional tersebut atau Hanania Group,” ujar Iman, Selasa (2/6/2026).

‎Selain menelusuri peran para influencer, penyidik juga mendalami aliran dana yang berasal dari setoran para calon jemaah. Dari hasil penyelidikan sementara, ditemukan indikasi bahwa sebagian dana yang dihimpun tidak digunakan untuk kepentingan pemberangkatan umrah.

‎Polisi mengungkap sebagian dana tersebut dialokasikan untuk berbagai kebutuhan lain, termasuk pembayaran jasa promosi kepada influencer yang membantu memasarkan paket perjalanan umrah Hanania Travel.

‎Dalam perkara ini, Polda Metro Jaya telah menetapkan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional, Ahmad Syah Farhan (ASF), sebagai tersangka. ASF kini ditahan dan dijerat dengan dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan, serta tindak pidana pencucian uang (TPPU).

‎Penyidik juga membuka peluang adanya tersangka baru apabila ditemukan alat bukti dan fakta hukum lain selama proses penyidikan berlangsung.

‎”Ya tentunya kami sebagai penyidik di dalam proses penyidikan sesuai dengan fakta hukum yang diperoleh pada proses penyidikan yang kami jalankan, tidak menutup kemungkinan apabila ada fakta hukum lain yang mengarah pada tersangka yang lain, maka akan ada kemungkinan tersangka yang lain. Itu tidak menutup kemungkinan,” kata Iman.

‎Hingga saat ini, polisi telah menerima dua laporan terkait kasus Hanania Travel. Jumlah korban tercatat mencapai puluhan orang dengan total kerugian yang ditaksir mencapai Rp12,14 miliar.

‎Polda Metro Jaya masih terus menelusuri pergerakan dana serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus yang menjadi perhatian publik tersebut. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Polres Flores Timur Lakukan Trauma Healing bagi Anak-anak Korban Gempa di Adonara

    Polres Flores Timur Lakukan Trauma Healing bagi Anak-anak Korban Gempa di Adonara

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Kupang, ReportaseNews – Kapolres Flores Timur, AKBP. Adhitya Octorio Putra menjelaskan untuk membantu memulihkan psikologis masyarakat khususnya anak-anak, pihaknya telah mengirimkan empat orang Polisi Wanita (polwan) ke lokasi bencana di Desa Terong dan Lamahala Jaya di Adonara Timur untuk melakukan trauma healing. “Kita berangkatkan empat anggota Polwan ke dua desa terdampak yakni Desa Terong dan […]

  • Dedikasi Tengah Malam, Kapolda Banten Urai Kendaraan Pemudik di Dermaga Eksekutif Merak

    Dedikasi Tengah Malam, Kapolda Banten Urai Kendaraan Pemudik di Dermaga Eksekutif Merak

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Merak, ReportaseNews – Suasana malam di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak pada Rabu (18/3/2026) dini hari tampak berbeda dari biasanya. Di tengah deru mesin kendaraan dan sorot lampu mobil yang mulai memadati area kantong parkir, terlihat sosok pemimpin tertinggi Kepolisian Daerah Banten Irjen Pol. Hengki berdiri tegak di barisan terdepan. Menjelang puncak arus mudik Idulfitri yang […]

  • Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    PRT Loncat dari Rumah Majikan di Benhil, 3 Orang Jadi Tersangka

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kasus dua pekerja rumah tangga (PRT) yang nekat melompat dari rumah majikan di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, masih terus didalami polisi. Dalam peristiwa tersebut, satu korban meninggal dunia, sedangkan korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. ‎Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya kini menelusuri dugaan […]

  • Bareskrim Polri mengungkap penyelundupan 23 ton bawang dan cabai ilegal di Pontianak. Komoditas impor tanpa izin diduga masuk lewat Malaysia. (Foto: ReportaseNews/HO-Bareskrim Polri)

    Bareskrim Sita 23 Ton Bawang-Cabai Ilegal di Pontianak

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Pontianak, ReportaseNews — Bareskrim Polri mengungkap praktik penyelundupan komoditas pangan dalam jumlah besar di Pontianak, Kalimantan Barat. Dalam operasi penindakan, aparat menyita sedikitnya 23,146 ton bawang dan cabai kering yang diduga masuk ke Indonesia tanpa prosedur resmi. ‎Pengungkapan dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) sebagai bagian dari operasi penegakan hukum terhadap kejahatan yang […]

  • Roy Suryo menepis kabar berkas kasus dugaan fitnah ijazah palsu Jokowi sudah P-21. Ia menyebut penetapan kelengkapan berkas sepenuhnya kewenangan kejaksaan. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Roy Suryo Bantah Berkas Kasus Ijazah Jokowi P-21

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Pakar telematika Roy Suryo membantah kabar yang menyebut berkas perkara dugaan fitnah ijazah palsu milik mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah dinyatakan lengkap atau P-21. ‎Roy menegaskan hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak kejaksaan terkait status kelengkapan berkas perkara tersebut. Ia menyebut informasi yang beredar di publik masih […]

  • Bupati Madina Tantang Cipayung Plus Berikan Kritik Konstruktif demi Pembangunan

    Bupati Madina Tantang Cipayung Plus Berikan Kritik Konstruktif demi Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menantang kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus agar tidak sekadar mengawasi, melainkan aktif memberikan usulan dan kritik konstruktif dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah. Saipullah menegaskan hal itu saat membuka ruang dialog bertajuk “Diskusi Ilmiah tentang Percepatan Pembangunan Daerah” bersama Wakil Bupati Atika Azmi Utammi […]

expand_less