Breaking News
Trending Tags

Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1.532 Burung Liar di Tol Lampung

  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lampung, ReportaseNews – Petugas gabungan BKSDA Bengkulu-Lampung dan PJR Polda Lampung menggagalkan upaya penyelundupan 1.532 ekor burung liar ilegal di ruas Tol Terbanggi Besar–Bakauheni KM 70, Lampung Selatan, Jumat (1/5/2026) dini hari.

Ribuan burung yang diangkut menggunakan mobil Isuzu ELF tersebut rencananya dikirim dari Kota Metro, Lampung, menuju wilayah Bekasi, Jawa Barat, untuk memasok tingginya permintaan pasar burung di Pulau Jawa.

Kepala Balai KSDA Bengkulu-Lampung Agung Nugroho mengungkapkan, penindakan itu dilakukan pada pukul 01.30 WIB setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat. Dalam pemeriksaan di lapangan, petugas menemukan ribuan satwa tersebut berjubel di dalam 63 keranjang dan 13 kardus bekas. Sebanyak 10 ekor di antaranya jenis satwa yang dilindungi.

“Petugas mengamankan satu unit Isuzu ELF bernomor polisi K 7626 KB yang mengangkut satwa tanpa dokumen sah,” ujar Agung Nugroho, Senin (4/5/2026).

Selain melanggar hukum karena tidak memiliki dokumen resmi, aksi penyelundupan ini dinilai mengancam stabilitas sektor pertanian. Hilangnya ribuan burung dari habitat aslinya di Sumatera dapat memutus rantai makanan yang selama ini berfungsi sebagai pengendali hama alami bagi para petani.

Direktur Eksekutif Flight Marison Guciano menjelaskan, eksploitasi burung liar dari hutan Sumatera menuju Jawa berdampak jangka panjang yang merugikan lingkungan dan ekonomi masyarakat.

“Ketika burung hilang dari habitatnya, hama berkembang tanpa kontrol dan berdampak langsung terhadap pertanian,” kata Marison.

Data dari organisasi Flight menunjukkan, Lampung masih menjadi jalur transit utama bagi jaringan perdagangan ilegal, dengan catatan sekitar 300 ribu burung liar asal Sumatera berhasil disita dalam delapan tahun terakhir.

Saat ini, sopir kendaraan telah diamankan kepolisian untuk pengembangan kasus guna mengungkap jaringan besar di balik perdagangan satwa tersebut.

Seluruh burung hasil sitaan kini berada di bawah pengawasan petugas untuk menjalani proses habituasi di kawasan Tahura Wan Abdul Rahman. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan burung sebelum nantinya dilepasliarkan kembali ke alam guna menjaga keseimbangan populasi dan menekan risiko ledakan hama di lahan-lahan pertanian. (RN-03)

  • Penulis: RN-03

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Polres Cianjur Bangun Rumah, Harapan Baru untuk Nenek Encih di Pagelaran

    Polres Cianjur Bangun Rumah, Harapan Baru untuk Nenek Encih di Pagelaran

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Cianjur, ReportaseNews – Matahari baru naik ketika aktivitas di Kampung Maga, Desa Pasirbaru, Kecamatan Pagelaran, mulai ramai, Minggu (22/2/2026). Di sebuah rumah sederhana yang nyaris roboh, sejumlah polisi, aparat desa, dan warga berkumpul. Pagi itu bukan sekadar kunjungan biasa. Di sinilah harapan baru untuk Nenek Encih dimulai. Kapolres Cianjur A. Alexander Yurikho Hadi datang langsung […]

  • Suasana tol dalam kota di Jakarta. (Foto: RN/Tama)

    Arus Balik Lebaran, 2 Juta Lebih Pemudik Sudah Kembali Jakarta

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, ReportaseNews – Lebih dari dua juta pemudik tercatat telah kembali ke Jakarta hingga H+6 Lebaran 2026. Data tersebut disampaikan Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat meninjau arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (28/3/2026). ‎Kapolri menyebut jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta selama periode mudik mencapai 2.946.891. Sementara kendaraan yang kembali ke ibu kota tercatat […]

  • Polres Madina Belum Ungkap Penyebab Kematian Pria di Lokasi Tambang Emas Ilegal

    Polres Madina Belum Ungkap Penyebab Kematian Pria di Lokasi Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Polres Madina belum memberi keterangan resmi terkait penyebab pasti tewasnya Ferdiansyah (36), warga Desa Panyabungan Tonga, yang ditemukan dalam kondisi kritis di lokasi pengolahan limbah tambang emas ilegal Desa Runding. Hingga saat ini, motif di balik peristiwa tersebut masih simpang siur di tengah masyarakat, dengan munculnya berbagai spekulasi mulai dari dugaan penculikan […]

  • Seleksi Pusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara Resmi Dimulai

    Seleksi Pusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara Resmi Dimulai

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar
  • IKA FK Unsri Desak Audit RSUD KH Daud Arif Atas Wafatnya dr. Myta

    IKA FK Unsri Desak Audit RSUD KH Daud Arif Atas Wafatnya dr. Myta

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jambi, ReportaseNews – Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (IKA FK Unsri) mendesak Kementerian Kesehatan RI untuk mengaudit RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, menyusul wafatnya dr. Myta Aprilia Azmy yang diduga akibat eksploitasi beban kerja. Fokus utama organisasi alumni kini tertuju pada kegagalan sistem perlindungan tenaga medis muda di […]

  • Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran ganja 33,6 kilogram di Bekasi dan Bogor. Dua tersangka diamankan setelah polisi menerima laporan masyarakat. (Foto: ReportaseNews/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)

    Polda Metro Jaya Bongkar 33,6 Kg Ganja Jaringan Bekasi-Bogor

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis ganja dengan total berat 33,6 kilogram. Dalam operasi tersebut, dua pria berinisial Y dan R diamankan di wilayah Bekasi dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat. ‎Pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di sebuah rumah kontrakan di kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi. Informasi itu […]

expand_less