Viral WNA Jepang Pamer Eksploitasi Anak di Medsos, Polisi Buru Pelaku
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto. (Foto: ReportaseNews/Tama)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews — Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan praktik prostitusi anak di wilayah DKI Jakarta setelah beredarnya unggahan warga negara asing (WNA) asal Jepang di media sosial X yang mengaku menyewa perempuan di bawah umur.
Penyelidikan kini dilakukan Direktorat Siber bersama Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Metro Jaya. Polisi mendalami isi unggahan yang memicu keresahan publik tersebut.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan pihaknya sedang menelusuri kebenaran informasi yang beredar di media sosial.
“Isu yang beredar ada warga negara asing yang mengeksploitasi anak di satu wilayah, Direktorat Siber dan Direktorat PPA-PPO sedang mendalami kejadian tersebut,” ujar Budi Hermanto, Senin (11/5/2026).
Menurut Budi, praktik eksploitasi seksual terhadap anak dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari tekanan ekonomi, lingkungan sosial, hingga lemahnya pengawasan terhadap kelompok rentan.
Meski demikian, ia menegaskan kasus dugaan prostitusi anak di Jakarta tersebut menjadi perhatian serius kepolisian karena menyangkut keselamatan anak dan perempuan.
“Yang penting kasus ini akan menjadi prioritas karena kasus ini terkait tentang anak, perempuan dan kaum rentan,” kata dia.
Kasus ini mencuat setelah sejumlah akun media sosial yang diduga milik WNA Jepang mengunggah pengalaman seksual mereka selama berada di Indonesia. Dalam unggahan tersebut, beberapa akun bahkan secara terang-terangan menyebut korban masih berusia di bawah umur.
Salah satu unggahan yang viral mengklaim telah mengeksploitasi anak berusia tujuh tahun. Unggahan itu kemudian mendapat respons dari akun lain yang mengaku melakukan tindakan serupa di sejumlah lokasi di Jakarta dan sekitarnya, termasuk kawasan Kalimalang.
Viralnya unggahan tersebut memicu kecaman publik di media sosial. Banyak warganet mendesak aparat penegak hukum segera memburu pelaku dan mengusut kemungkinan adanya jaringan eksploitasi seksual anak yang melibatkan warga asing.
Polda Metro Jaya memastikan penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap fakta di balik dugaan eksploitasi seksual terhadap anak tersebut. (RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar