Warga Banyumas Temukan Bayi Baru Lahir di Teras Mushola
- calendar_month 7 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Banyumas, ReportaseNews – Warga Desa Kranggan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang di serambi Mushola Al Fatah, Minggu pagi. Bayi yang diperkirakan baru berusia satu hingga dua hari itu ditemukan dalam kondisi hidup, sehat, dan masih terus menangis saat pertama kali ditemukan warga.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WIB oleh seorang warga yang hendak berangkat ke sawah. Saat melintas di dekat mushola, warga mendengar suara tangisan bayi dari arah serambi bangunan ibadah tersebut.
Karena penasaran, warga kemudian mencari sumber suara dan mendapati seorang bayi laki-laki terbungkus pakaian rapi dalam keadaan tanpa pengawasan siapa pun. Di lokasi penemuan juga ditemukan tas berwarna hitam yang berisi perlengkapan bayi.
Penemuan itu langsung dilaporkan kepada ketua RT setempat dan diteruskan ke Pemerintah Desa Kranggan serta Polsek Pekuncen. Aparat kepolisian bersama perangkat desa segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengevakuasi bayi.
Kepala Desa Kranggan, Romli Haryadi, mengatakan bayi ditemukan dalam kondisi sehat dan masih menangis.
“Sekitar pukul enam pagi ada warga dari sawah mendengar suara tangisan bayi lalu melapor ke RT. Setelah itu diteruskan ke desa dan kami langsung melapor ke Polsek Pekuncen. Saat ditemukan kondisi bayi masih sehat, menangis, utuh, dan berpakaian rapi,” ujar Romli.
Menurut Romli, hingga kini belum diketahui siapa orang tua bayi tersebut. Pemerintah desa juga meminta masyarakat yang mengetahui informasi terkait identitas keluarga bayi agar segera melapor kepada aparat desa maupun kepolisian.
Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, bayi langsung dibawa ke Puskesmas Pekuncen I untuk mendapatkan penanganan medis. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bayi laki-laki tersebut diperkirakan baru lahir satu hingga dua hari sebelumnya.
Bidan jaga Puskesmas Pekuncen I, Inga Arianti, menyebut kondisi bayi dalam keadaan bersih dan stabil saat tiba di fasilitas kesehatan.
“Berat badan bayi 2.560 gram, panjang badan 47 sentimeter, lingkar kepala 32 sentimeter, dan lingkar dada 30 sentimeter. Jenis kelamin laki-laki,” katanya.
Petugas medis juga menemukan adanya stempel tanda lahir serta bekas imunisasi hepatitis nol pada kaki bayi. Temuan itu mengindikasikan bayi kemungkinan dilahirkan di fasilitas kesehatan dan sempat mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya ditinggalkan.
“Di kaki sudah ada stempel tanda lahir dan bekas imunisasi hepatitis nol. Artinya kemungkinan bayi lahir di fasilitas kesehatan,” jelas Inga.
Hingga kini, Polsek Pekuncen masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua sekaligus pihak yang diduga meninggalkan bayi tersebut di serambi mushola. Polisi juga menelusuri kemungkinan bayi berasal dari wilayah sekitar Banyumas maupun daerah lain.
Sementara itu, bayi laki-laki tersebut masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Pekuncen I dan dilaporkan dalam kondisi sehat.(Kus/RN-04)
- Penulis: Didik




Saat ini belum ada komentar