Jamaah Haji Asal Kerinci Meninggal di Arafah akibat Serangan Jantung
- calendar_month 11 jam yang lalu
- print Cetak

Seorang jamaah haji asal Kerinci, Jambi, meninggal dunia di Arafah akibat serangan jantung. PPIH memastikan ibadah hajinya akan dibadalkan petugas resmi. (Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jambi, ReportaseNews — Seorang calon haji asal Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Khairusni Bilal Usman (67), meninggal dunia di tenda pemondokan Arafah, Arab Saudi, akibat serangan jantung.
Jamaah yang tergabung dalam Kloter BTH-19 itu dilaporkan wafat pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 21.30 Waktu Arab Saudi (WAS), saat menjalani rangkaian ibadah haji.
Berdasarkan laporan tim kesehatan haji, almarhumah sempat mengeluhkan kondisi tubuh lemas dan sesak napas ketika berada di dalam tenda maktab bersama suaminya di kawasan Arafah.
Petugas kesehatan kloter yang menerima laporan dari jamaah lain langsung mendatangi lokasi untuk memberikan penanganan medis darurat.
“Saat tenaga kesehatan kloter tiba dan dilakukan pemeriksaan awal, pasien tidak teraba nadinya dan dilakukan resusitasi jantung paru (RJP) sebanyak tiga siklus, namun tidak ada respons,” tulis tim kesehatan di Arab Saudi, Fuji Ramdhani, dalam laporan kronologi yang diterima di Jambi, seperti dikutip Antara, Kamis (28/5/2026).
Tim Kesehatan Sektor bersama Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) kemudian datang memberikan bantuan lanjutan. Upaya penyelamatan dilakukan menggunakan Automated External Defibrillator (AED) atau alat pacu jantung otomatis.
Namun, setelah serangkaian tindakan medis dilakukan, korban dinyatakan meninggal dunia di hadapan keluarga pada pukul 21.30 WAS.
Dokumen resmi Certificate of Death yang diterbitkan Tim Medis Kedutaan Besar Republik Indonesia menyebutkan penyebab utama kematian almarhumah adalah gangguan jantung akut sesuai standar medis internasional ICD-10.
Catatan kesehatan jamaah menunjukkan almarhumah sebelumnya sempat dua kali mendapatkan layanan medis selama berada di Arab Saudi. Pemeriksaan pertama dilakukan pada 16 Mei 2026 akibat keluhan dispepsia atau gangguan pencernaan, sedangkan pemeriksaan kedua berlangsung pada 22 Mei 2026 karena nyeri punggung bawah atau low back pain.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, menyampaikan duka cita atas wafatnya jamaah asal Kerinci tersebut.
“Turut berduka cita atas wafatnya almarhumah Khairusni Bilal Usman asal Kabupaten Kerinci. Semoga almarhumah husnul khatimah, diampuni segala khilafnya,” kata Wahyudi.
Ia memastikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) akan membadalkan rangkaian ibadah haji almarhumah melalui petugas resmi yang telah ditunjuk. (RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar