Sembunyi di Rumah Warga, 15 Terduga Pelaku Tawuran Ditangkap di Jaktim
- calendar_month 7 menit yang lalu
- print Cetak

Tim Perintis Presisi Polda Metro Jaya mengamankan 15 terduga pelaku tawuran di Jakarta Timur. Polisi menyita tujuh celurit, tujuh handphone, dan empat sepeda motor. (Foto: ReportaseNews/HO-Humas Polda Metro Jaya)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Tim Patroli Jaga Jakarta Perintis Presisi Polda Metro Jaya mengamankan 15 pemuda yang diduga terlibat tawuran di wilayah Jakarta Timur. Dalam operasi tersebut, polisi menyita tujuh bilah celurit, tujuh unit telepon seluler (ponsel), dan empat sepeda motor.
Penindakan dilakukan saat patroli malam yang digelar pada Jumat (29/5/2026) hingga Sabtu (30/5/2026) dini hari. Para terduga pelaku diamankan dari dua lokasi berbeda, yakni di kawasan Pulogadung dan Cakung.
Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan petugas menemukan sekelompok pemuda yang diduga terlibat aksi tawuran saat melakukan patroli rutin.
”Tim menemukan sekelompok pemuda yang diduga terlibat tawuran. Petugas kemudian melakukan pengejaran dan mengamankan para terduga pelaku berikut barang bukti,” ujar Wahyu, Sabtu (30/5/2026).
Sebanyak 11 orang diamankan di Jalan Persahabatan Timur, Pulogadung. Saat didatangi petugas, mereka berupaya menghindari penangkapan dengan bersembunyi di salah satu rumah warga.
Dari lokasi tersebut, polisi menemukan lima bilah celurit berbagai ukuran yang disembunyikan di atas loteng kamar mandi. Selain itu, petugas juga menyita lima unit ponsel dan satu unit sepeda motor.
Tidak hanya di Pulogadung, Tim Perintis Presisi juga mengamankan empat pemuda lainnya di wilayah Cakung. Dari lokasi kedua ini, polisi menyita dua bilah celurit, dua unit ponsel, dan tiga unit sepeda motor.
Wahyu menjelaskan, seluruh terduga pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke polsek setempat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
”Total barang bukti yang diamankan berupa tujuh bilah celurit berbagai ukuran, tujuh unit handphone, serta empat unit sepeda motor. Para terduga pelaku berikut barang bukti sudah diserahkan ke polsek untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.
Ia menegaskan, patroli kewilayahan akan terus ditingkatkan guna menekan angka tawuran yang kerap meresahkan masyarakat.
Wahyu juga mengimbau warga untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi tawuran maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan sekitar.
”Laporan dapat disampaikan ke kantor polisi terdekat atau melalui Call Center 110,” ujarnya. (RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar