Operasi Patuh Jaya 2026 Ditunda, Polda Metro Jaya Pastikan Tilang Tetap Berlaku
- calendar_month 9 jam yang lalu
- print Cetak

Polda Metro Jaya kembali memberlakukan tilang manual dalam Operasi Patuh Jaya 2026. Pelanggaran kasat mata seperti tanpa pelat nomor, melawan arus, dan penggunaan ponsel menjadi sasaran utama. (Foto: ReportaseNews/Fira)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menunda pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026 yang semula dijadwalkan berlangsung mulai 8 Juni 2026. Kendati demikian, kepolisian memastikan pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas tetap berjalan seperti biasa.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Komarudin mengatakan, penundaan operasi tidak memengaruhi kegiatan rutin yang selama ini dilakukan petugas di lapangan.
”Kegiatan operasi Patuh ditunda, kegiatan rutin berjalan seperti biasa,” kata Komarudin dalam keterangannya di Jakarta, Senin (8/6/2026).
Menurut Komarudin, masyarakat tidak boleh menganggap penundaan Operasi Patuh Jaya sebagai bentuk pelonggaran pengawasan. Polisi tetap menjalankan upaya preemtif, preventif, dan penegakan hukum untuk menjaga ketertiban serta keselamatan berlalu lintas.
Penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas tetap dilakukan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis maupun mobile. Selain itu, petugas juga tetap memberikan teguran hingga tilang kepada pelanggar yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
”Penegakan hukum seperti ETLE statis maupun mobile, teguran simpatik, hingga tilang bagi pelanggaran yang berpotensi mengancam keselamatan tetap dilakukan,” ujarnya.
Ia menegaskan, penundaan Operasi Patuh Jaya hanya berkaitan dengan waktu pelaksanaan. Program tersebut tetap menjadi bagian dari agenda tahunan kepolisian.
”Kegiatan operasi masuk dalam rencana kegiatan setiap tahun, hanya soal waktu saja,” tutur Komarudin.
Meski operasi ditunda, Komarudin tetap mengimbau masyarakat untuk mematuhi seluruh peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menyiapkan 2.798 personel gabungan untuk Operasi Patuh Jaya 2026 yang rencananya digelar selama 14 hari, mulai 8 hingga 21 Juni 2026.
Komarudin menjelaskan, operasi tersebut mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Berkeselamatan” sebagai upaya meningkatkan kepatuhan pengguna jalan di tengah pertumbuhan kendaraan di Jakarta yang mencapai sekitar tiga persen setiap tahun.
”Dengan tumbuhnya angka kendaraan sedemikian pesat, maka dibutuhkan tingkat kepatuhan dari para pengendara. Kami juga melibatkan unsur TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP,” pungkas Komarudin. (RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar