Di Bawah Pengaruh Sabu, Pria di Jambi Nekat Serang Polantas dengan Sajam
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Polisi menangkap Amrullah (30), karena nekat menyerang dua anggota Satlantas Polresta Jambi. (Foto: Detik.com/Dimas Sanjaya)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jambi, ReportaseNews – Tim Satreskrim Polresta Jambi bersama Resmob Polda Jambi menangkap Amrullah (30), pelaku yang nekat menyerang dua anggota Satlantas Polresta Jambi dengan senjata tajam. Pelaku yang diduga di bawah pengaruh sabu ini diringkus di rumah keluarganya di kawasan Sipin, Kota Jambi, Senin (22/6/2026) pukul 17.00 WIB.
Aksi nekat pria itu menyasar Brigpol ST dan Bripka BT yang sedang mengatur lalu lintas di simpang menuju Pasar Angso Duo, Jalan Sultan Thaha, Kecamatan Pasar, Kota Jambi, pada pagi hari pukul 06.45 WIB. Setelah ditangkap, polisi langsung memeriksa Amrullah, termasuk uji laboratorium kondisi fisik pelaku.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan pelaku terindikasi mengonsumsi zat amfetamin saat melancarkan aksinya. Berdasarkan hasil pemeriksaan urin, Amrullah terbukti positif mengonsumsi narkoba.
“Alhamdulillah pada pukul tadi 17.00 WIB, Kapolresta beserta Kasat Reskrim jajaran berhasil menangkap orang tidak dikenal di wilayah Sipin, ya. Atas nama AM. Tadi juga dilakukan tes urin, ternyata yang bersangkutan positif sabu,” ujar Erlan di Mapolresta Jambi.
Insiden itu bermula ketika kedua personel Satlantas sedang mengurai kepadatan arus lalu lintas di kawasan Pasar Angso Duo. Secara tiba-tiba, Amrullah datang menghampiri dan langsung melayangkan serangan membabi buta menggunakan senjata tajam ke arah Brigpol ST.
Erlan menjelaskan, Brigpol ST sempat melawan untuk menyelamatkan diri hingga terjatuh, sebelum akhirnya mendapatkan pertolongan dari rekannya, Bripka BT, yang berada di lokasi kejadian. Akibat konfrontasi itu, Brigpol ST luka robek di telapak tangan akibat menahan sabetan senjata tajam. Sementara Bripka BT luka lecet di bagian lutut.
Hingga saat ini, polisi masih memeriksa pelaku guna mengungkap motif di balik tindakan penyerangan yang diduga dipicu halusinasi atau pengaruh buruk narkoba.
“Jadi, saat ini tim penyidik dari Satreskrim Polresta Jambi sedang melakukan pendalaman. Nanti kita sampaikan bagaimana motifnya, apa motifnya dan sebagainya, saat ini sedang melakukan proses penyidikan. Nanti kita tunggu hasil proses pemeriksaannya,” kata Erlan. (Bud)
- Penulis: RN-03




Saat ini belum ada komentar