Dua Calon Haji Sumut Gagal Berangkat Akibat Gangguan Mental
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Ilustrasi.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan, ReportaseNews – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan memulangkan dua calon haji asal Sumatera Utara (Sumut) ke daerah asal, karena didiagnosis mengalami demensia dan gangguan kejiwaan yang berpotensi membahayakan keselamatan serta kenyamanan jamaah lain di dalam pesawat.
Keputusan ini diambil setelah keduanya menjalani pemeriksaan kesehatan akhir di Asrama Haji Medan sebelum jadwal keberangkatan menuju Tanah Suci.
Ketua PPIH Embarkasi Medan Zulkifli Sitorus mengungkapkan, kedua calon haji itu berasal dari Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Kota Tanjung Balai. Menurut dia, langkah pemulangan ini merupakan prosedur standar guna memastikan seluruh jamaah dalam satu kloter dapat melaksanakan ibadah dengan kondusif, terutama mengingat durasi penerbangan dari Bandara Internasional Kualanamu menuju Madinah yang memakan waktu lebih dari delapan jam.
Zulkifli menjelaskan, salah satu calon haji menunjukkan gejala emosional yang tidak stabil dan cenderung agresif, sehingga dikhawatirkan akan memicu kendala teknis saat berada di ketinggian.
Dia menegaskan pihak maskapai memiliki regulasi ketat terkait kondisi psikis penumpang. Pilot berhak menolak penumpang yang dianggap dapat mengganggu stabilitas keamanan di dalam kabin.
“Ada satu yang mau mengamuk-ngamuk dan bisa mengganggu jamaah lain, apalagi saat di pesawat. Biasanya kalau di pesawat, itu pilot minta supaya tidak dibawa terbang,” kata Zulkifli di Asrama Haji Medan, Senin (4/5/2026).
Meskipun gagal berangkat pada musim haji tahun ini, PPIH memberikan harapan bagi kedua calon haji tersebut untuk tetap bisa menunaikan rukun Islam kelima pada masa depan.
Zulkifli menyatakan status keberangkatan mereka tidak hangus secara permanen, melainkan ditunda hingga kondisi kesehatan mental mereka dinyatakan stabil dan layak terbang oleh tim medis.
“Insyaa Allah, tahun depan kalau perkembangan kesehatan yang membaik, maka mereka bisa diberangkatkan,” tutur Zulkifli.
Hingga pemberangkatan Kloter 11, tercatat sebanyak 3.947 calon haji asal Sumut telah tiba di Tanah Suci. Jumlah tersebut setara dengan 65,89 persen dari total kuota 5.990 jamaah yang dijadwalkan berangkat dari Embarkasi Medan pada periode 22 April hingga 11 Mei 2026.
Sementara sisa jamaah sebanyak 2.043 orang masih mengantre jadwal keberangkatan di Tanah Air. (RN-03)
- Penulis: RN-03



Saat ini belum ada komentar