Breaking News
Trending Tags

Eksekusi Hotel Sultan Berakhir Ricuh, Massa Serang Aparat

  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Proses eksekusi pengosongan eks Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, berujung ricuh, Rabu. Kericuhan terjadi saat aparat bersama tim eksekusi berupaya memasuki area hotel untuk menjalankan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

‎Sejumlah massa simpatisan yang menolak pengosongan bertahan di depan area Hotel Sultan dan menolak membubarkan diri. Saat aparat gabungan dari Kepolisian dan TNI mendampingi proses eksekusi, massa melakukan perlawanan.

‎Massa dilaporkan memukul petugas menggunakan kayu dan melemparkan botol plastik ke arah aparat. Untuk mengendalikan situasi, polisi akhirnya menyemprotkan air guna membubarkan kerumunan yang bertahan di lokasi.

‎Di tengah pelaksanaan eksekusi, Wakil Menteri Sekretaris Negara, Bambang Eko Suhariyanto, menegaskan bahwa pengosongan dilakukan berdasarkan putusan hukum yang menyatakan lahan eks Hotel Sultan merupakan aset negara.

‎”Semuanya akan menyaksikan pelaksanaan eksekusi. Jadi tanah eks Hotel Sultan ini merupakan aset negara yang dibebaskan oleh pemerintah sekitar tahun 1959 dalam rangka Asian Games ke-4,” kata Bambang di lokasi, Kamis (18/6/2026).

‎Menurut Bambang, langkah pengosongan tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengembalikan aset-aset negara yang selama ini dikuasai pihak lain.

‎”Kita harus mengembalikan semua aset itu di bawah kontrol negara,” ujarnya.

‎Bambang menilai pengelolaan Hotel Sultan oleh PT Indobuildco selama puluhan tahun menyisakan sejumlah persoalan. Ia menyebut perusahaan tersebut telah menikmati berbagai keuntungan dalam pengelolaan aset tersebut.

‎”Selama 50 tahun aset ini digunakan Indobuildco dengan banyak kejanggalan dalam prosesnya. Indobuildco sudah punya privilege selama 50 tahun,” tuturnya.

‎Pemerintah menegaskan kawasan eks Hotel Sultan merupakan aset strategis yang nantinya akan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas setelah kembali berada di bawah penguasaan negara.

‎”Ini aset strategis dan Presiden menyampaikan nanti ketika dikembalikan ke negara aset ini harus dimanfaatkan oleh sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” kata Bambang.

‎Eksekusi pengosongan Hotel Sultan menjadi perhatian publik karena menyangkut salah satu aset strategis di kawasan GBK yang selama bertahun-tahun menjadi objek sengketa antara pemerintah dan pengelola.

(RN-07)

  • Penulis: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Bripka Dedy Wiratama (baju batik), mantan anggota Brimob yang diduga membekingi kampung narkoba Gang Langgar di Samarinda, dibawa ke Bareskrim Polri Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Akhir Perjalanan Bripka Dedy, Oknum Polisi Pelindung Kampung Narkoba Dibawa ke Bareskrim

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Bripka Dedy Wiratama, mantan anggota Brimob yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika di kawasan Gang Langgar, Samarinda, Kalimantan Timur, telah dibawa ke Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Jumat (5/6/2026). ‎Kedatangan Dedy menandai langkah lanjutan penyidik dalam mengusut kasus kampung narkoba yang sebelumnya dibongkar melalui operasi gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba […]

  • Pimpin Apel Operasi Ketupat 2026, Kapolri Tekankan Mudik Aman dan Keluarga Bahagia

    Pimpin Apel Operasi Ketupat 2026, Kapolri Tekankan Mudik Aman dan Keluarga Bahagia

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subianto memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026). Dalam kesempatan ini, Kapolri menginstruksikan seluruh jajaran agar bertugas maksimal demi mewujudkan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”. Kapolri mengatakan keberhasilan operasi pengamanan Lebaran ini bergantung […]

  • Polisi menangkap WNA China yang diduga menyekap remaja di hotel Ancol. Sebanyak 321 cartridge vape mengandung etomidate diamankan, diduga terkait jaringan narkoba. (Ist)

    WNA China Sekap Remaja di Ancol, 321 Vape Narkoba Terbongkar

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Aparat kepolisian menangkap seorang pria berinisial CH (50), warga negara China, yang diduga menyekap remaja berinisial AAW (17) di sebuah kamar hotel kawasan Ancol, Jakarta Utara. Dalam penggerebekan tersebut, polisi juga menemukan ratusan cartridge vape yang diduga mengandung narkotika jenis baru. ‎Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengungkapkan, dari […]

  • Senin Malam Ini, Pemudik Mulai Padati Pelabuhan Merak

    Senin Malam Ini, Pemudik Mulai Padati Pelabuhan Merak

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar
  • Kapolda Metro Jaya dan Sejumlah Menteri Bersihkan Pasar Kramat Jati

    Kapolda Metro Jaya dan Sejumlah Menteri Bersihkan Pasar Kramat Jati

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih terlibat langsung aksi korve atau kerja bakti massal di kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini diinisiasi Kementerian Lingkungan Hidup sebagai langkah konkret memperkuat ekosistem lingkungan di pusat ekonomi rakyat. […]

  • Polda Kaltim resmi memecat AKP Deky Jonathan Sasiang usai diduga terlibat jaringan peredaran narkoba bandar Ishak. Bareskrim Polri menemukan fakta baru. (Foto: RN/Tama)

    AKP Deky Langsung Dibawa ke Jakarta Usai Dipecat dalam Kasus Narkoba

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polda Kalimantan Timur resmi menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap mantan Kasat Reserse Narkoba Polres Kutai Barat, AKP Deky Jonathan Sasiang. Sanksi pemecatan dijatuhkan setelah Deky diduga terlibat dalam kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika. ‎Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap AKP Deky digelar pada Senin (18/5/2026). Dalam sidang tersebut, […]

expand_less