Breaking News
Trending Tags

Gaji Rp14 Juta Masuk MBR, Pekerja Upah Minimum Kini Berebut Rumah Subsidi

  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengumumkan perubahan pada definisi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang kini meluas hingga mencakup pekerja dengan penghasilan Rp8 juta per bulan, bahkan mencapai Rp14 juta untuk pasangan menikah di wilayah Jabodetabek.

Dilansir suara.com, kebijakan yang mengacu pada Peraturan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Nomor 5 Tahun 2025 ini sebagai respons atas lonjakan harga tanah, biaya konstruksi, dan inflasi tinggi di kawasan perkotaan yang membuat kelompok masyarakat berpenghasilan menengah tetap kesulitan memiliki hunian.

Perubahan zonasi ini menetapkan batas MBR yang bervariasi, mulai dari Rp8,5 juta untuk lajang di Zona 1 hingga Rp14 juta bagi pasangan suami-istri di Zona 4 (Jabodetabek).

Meskipun langkah ini membuka peluang besar bagi pekerja perkotaan yang selama ini terjebak di “pucuk” kelas menengah, kebijakan baru ini memicu perdebatan mengenai potensi pergeseran sasaran bantuan sosial.

Meluasnya batas kriteria ini dikhawatirkan akan memicu persaingan tidak sehat di lapangan. Masyarakat dengan upah minimum harus berebut kuota rumah bersubsidi melawan kelompok yang memiliki kapasitas finansial jauh lebih mapan.

Tito Karnavian mengatakan penyesuaian ini merupakan langkah realistis pemerintah agar program pembangunan tiga juta rumah tetap relevan dengan kondisi ekonomi saat ini.

“Kenaikan harga tanah, biaya konstruksi, dan inflasi membuat definisi MBR yang lama dianggap tidak lagi mencerminkan kemampuan riil masyarakat dalam membeli rumah, terutama di kawasan metropolitan seperti Jakarta dan sekitarnya,” ujar Tito usai penandatanganan dukungan percepatan Program Pembangunan 3 Juta Rumah.

Namun, tantangan besar kini berada pada pundak pemerintah untuk memastikan bahwa perluasan target ini tidak mengorbankan hak-hak masyarakat miskin yang sebenarnya berada di lapis paling bawah dalam antrean kepemilikan hunian layak. (RN-03)

  • Penulis: RN-03

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Komarudin menyebut potensi lonjakan arus kendaraan akan mulai terasa setelah 29 Maret 2026, saat aktivitas angkutan barang kembali berjalan normal. (Foto: RN/HO-Humas Polda Metro Jaya)

    Polisi Antisipasi Ledakan Kendaraan di Tanjung Priok

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Kepolisian menyiapkan strategi pengaturan arus kendaraan menuju Pelabuhan Tanjung Priok guna mengantisipasi lonjakan volume lalu lintas pasca-Idulfitri 2026. Peningkatan diprediksi terjadi setelah pembatasan operasional angkutan barang dicabut. ‎Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar di Ruang VVIP Terminal Penumpang Nusantara Pura, Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (26/3/2026). Pertemuan itu melibatkan […]

  • Ketum DPN PERADI Imam Hidayat Lantik Tiga DPC Baru

    Ketum DPN PERADI Imam Hidayat Lantik Tiga DPC Baru

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI), Imam Hidayat, resmi melantik dan mengukuhkan jajaran pengurus tiga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERADI, yakni DPC PERADI Kota Samarinda, DPC PERADI Bekasi Raya, dan DPC PERADI Tangerang Raya. Prosesi pelantikan dan pengukuhan berlangsung di Hotel Ibis Mangga Dua Square, Jakarta Pusat, Sabtu […]

  • Target Lebaran di Rumah Baru, Menteri PU Percepat Pembangunan 254 Huntara di Tapsel

    Target Lebaran di Rumah Baru, Menteri PU Percepat Pembangunan 254 Huntara di Tapsel

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memberikan angin segar bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Batangtoru dengan menargetkan penyelesaian 254 unit Hunian Sementara (Huntara) sebelum Hari Raya Idul Fitri. Komitmen ini ditegaskan saat dia makan sahur dan salat subuh berjamaah bersama Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu, di Desa Napa, Senin […]

  • Dua Pencuri Spesialis Dapur MBG Diringkus Polres Tebing Tinggi

    Dua Pencuri Spesialis Dapur MBG Diringkus Polres Tebing Tinggi

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tebing Tinggi, ReportaseNews – Anggota Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tebing Tinggi meringkus dua pria berinisial AN alias Nazri (45) dan MS alias Heri Cabe (44) yang membobol bangunan Dapur MBG di Dusun II Desa Paya Pasir, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai. Kedua tersangka, warga Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi, ditangkap di lokasi […]

  • Gerbang Tol (GT) Cikampek. (Foto: Jasa Marga)

    10 Tol Fungsional Dibuka Saat Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas Polri) menyiapkan 10 ruas tol fungsional yang akan dioperasikan selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas di jalur utama menuju berbagai daerah. ‎Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri, Faisal, mengatakan pemanfaatan ruas tol yang belum sepenuhnya beroperasi ini […]

  • Roy Suryo menepis kabar berkas kasus dugaan fitnah ijazah palsu Jokowi sudah P-21. Ia menyebut penetapan kelengkapan berkas sepenuhnya kewenangan kejaksaan. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Roy Suryo Bantah Berkas Kasus Ijazah Jokowi P-21

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Pakar telematika Roy Suryo membantah kabar yang menyebut berkas perkara dugaan fitnah ijazah palsu milik mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah dinyatakan lengkap atau P-21. ‎Roy menegaskan hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak kejaksaan terkait status kelengkapan berkas perkara tersebut. Ia menyebut informasi yang beredar di publik masih […]

expand_less