Polri Kerahkan 44 Personel Satgas Humas Operasi Ketupat 2026
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Divisi Humas Polri membentuk Satgas Humas Operasi Ketupat dengan 44 personel untuk menyampaikan informasi arus mudik, layanan publik, dan keamanan secara cepat kepada masyarakat. (Foto: RN/Tama)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Divisi Humas Polri membentuk Satuan Tugas (Satgas) Humas untuk mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat. Sebanyak 44 personel diterjunkan dalam satgas tersebut guna memperkuat penyebaran informasi kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran.
Pembentukan tim ini ditandai dengan apel kesiapan yang dipimpin Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026).
Isir menjelaskan, pembentukan Satgas Humas merupakan agenda rutin dalam kalender keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang digelar setiap tahun.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir. (Foto: RN/Tama)
“Ini kegiatan kalender Kamtibmas rutin yang kita laksanakan setiap tahun. Harapannya dari tahun ke tahun ada peningkatan kualitas, termasuk dalam penyampaian informasi kepada masyarakat,” ujar Isir.
Ia menilai keberhasilan Operasi Ketupat tidak hanya dilihat dari pengamanan arus mudik, tetapi juga dari bagaimana informasi dapat disampaikan secara cepat, jelas, dan akurat kepada publik.
Menurut Isir, fungsi kehumasan memiliki peran strategis dalam mengelola komunikasi publik, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi terkait arus mudik, layanan kepolisian, hingga kondisi keamanan selama libur Lebaran.
“Harapan Bapak Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo), momentum operasi kemanusiaan ini pun dapat memperkuat kepercayaan masyarakat bagi institusi Polri,” kata dia.
Dalam pelaksanaannya, personel Satgas Humas akan ditempatkan di posko pusat serta sejumlah sub-satuan tugas, seperti tim multimedia, pengelolaan informasi dan dokumentasi (PID), serta penerangan masyarakat (Penmas).
Selain itu, tim Unit Kecil Lengkap (UKL) juga akan dikerahkan ke sejumlah titik strategis di jalur mudik untuk melakukan pemantauan langsung.
Beberapa lokasi yang menjadi fokus pengawasan antara lain kawasan penyeberangan Merak di wilayah hukum Polda Banten, jalur mudik di wilayah Polda Jawa Barat, Gerbang Tol Kalikangkung di wilayah Polda Jawa Tengah, serta jalur penyeberangan Ketapang–Gilimanuk di wilayah Polda Jawa Timur. (RN-07)
- Penulis: Tama



Saat ini belum ada komentar