Info Terkini Aktivitas Vulkanik Gunung Sorik Marapi di Madina
- calendar_month 10 jam yang lalu
- print Cetak

Penampakan Gunung Sorik Marapi pada Minggu, 5 April 2026, pukul 06.14 WIB. (FOTO: magma.esdm.go.id)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Madina, ReportaseNews – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat terjadinya 22 kali gempa vulkanik dalam di Gunung Sorik Marapi, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, sepanjang pengamatan Sabtu (4/4/2026) mulai pukul 00.00 hingga 24.00 WIB.
Gempa vulkanik dalam tersebut terekam dengan amplitudo antara 3 hingga 43 milimeter serta durasi gempa yang berlangsung selama 4 hingga 18 detik.
Selain aktivitas kegempaan vulkanik, gunung dengan ketinggian 2.145 meter di atas permukaan laut ini juga mengalami dua kali gempa tektonik lokal dan lima kali gempa tektonik jauh.
Secara visual, gunung api terlihat cukup jelas meskipun sempat tertutup kabut, dengan asap kawah utama teramati berwarna putih berintensitas tipis yang mencapai ketinggian sekitar 40 hingga 45 meter di atas puncak.
Kondisi cuaca di sekitar area pegunungan dilaporkan bervariasi mulai dari cerah hingga turun hujan dengan tiupan angin lemah hingga sedang ke arah timur laut, tenggara, dan selatan. Suhu udara di kawasan tersebut berada pada kisaran 19 hingga 26 derajat Celsius.
Mengingat kondisi aktivitas yang masih fluktuatif, otoritas terkait memberikan peringatan tegas bagi warga maupun wisatawan yang berada di sekitar kawasan rawan tersebut.
“Masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak memasuki wilayah radius 1.500 meter dari pusat kawah utama atau puncak Gunung Sorik Marapi untuk menghindari potensi bahaya,” tulis tim pengamat Gunung Sorik Marapi dalam laporan periodik tersebut.
Lebih lanjut, PVMBG juga menekankan agar masyarakat menjauhi Kawah Sibangor Tonga, Kawah Sibangor Julu, dan kawah-kawah lainnya di sekitar gunung guna menghindari ancaman semburan lumpur atau gas beracun yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
Semua pihak diharapkan tetap menjaga suasana kondusif dengan tidak menyebarkan berita bohong dan selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah serta berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Sorik Marapi di Desa Sibangor Tonga. (RN-03)
- Penulis: Saparuddin Siregar



Saat ini belum ada komentar