Breaking News
Trending Tags

Wacana “War Ticket” Haji Dikritik DPR, Jangan Rugikan Antrean Jemaah

  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Probolinggo, ReportaseNews – Wacana penerapan sistem “war ticket” dalam pemberangkatan ibadah haji menuai sorotan dari parlemen. Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania, mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak merugikan jemaah yang telah menunggu giliran selama puluhan tahun.

‎Pernyataan itu disampaikan Dini saat menghadiri agenda silaturahmi Partai NasDem di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (11/4/2026). Ia menilai gagasan tersebut muncul tanpa penjelasan komprehensif terkait skema dan mekanisme pelaksanaannya.

‎Sebagai mitra kerja pemerintah, Komisi VIII DPR RI berencana meminta klarifikasi langsung kepada kementerian terkait. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kebijakan baru tidak menimbulkan polemik di tengah panjangnya daftar tunggu calon jemaah haji.

‎”Secara pribadi, saya menilai kebijakan ini tidak adil bagi jemaah yang sudah mengantre sangat lama. Saat ini ada sekitar 5,2 juta jemaah dalam daftar tunggu dengan rata-rata masa tunggu mencapai 26 tahun,” ujar Dini kepada wartawan, Sabtu (11/4/2026).

‎Menurut dia, pemerintah harus menjamin hak jemaah yang telah masuk daftar keberangkatan tidak terganggu oleh skema baru. Ia menekankan bahwa prinsip keadilan harus menjadi pertimbangan utama sebelum kebijakan diterapkan.

‎Dini juga menegaskan bahwa penerapan sistem baru hanya dapat dipertimbangkan apabila diiringi tambahan kuota haji. Tanpa penambahan kuota, kebijakan tersebut berpotensi menggeser antrean reguler yang telah berjalan lama.

‎”Harapannya, jika sistem war ticket ini tetap ingin diterapkan, pemerintah harus memastikan adanya tambahan kuota dari Arab Saudi,” katanya.

‎”Jangan sampai sistem ini justru menggeser atau mengganggu antrean reguler yang sudah ada sejak lama,” imbuhnya.

‎Wacana “war ticket” haji belakangan menjadi perbincangan publik karena dinilai berpotensi mengubah mekanisme antrean keberangkatan. Pemerintah diminta membuka detail kebijakan agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan calon jemaah. (Dic)

  • Penulis: Dic
  • Editor: Ullifna Tamama

Reportase Pilihan

  • Polisi mengungkap peredaran obat berbahaya tanpa izin di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Seorang pelaku diamankan beserta ratusan butir obat ilegal. (Foto: ReportaseNews/HO-Humas Polda Metro Jaya)

    Polisi Gerebek Toko Kosmetik di Tanjung Priok, Ratusan Obat Ilegal Disita

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Aparat Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengungkap praktik peredaran obat-obatan berbahaya tanpa izin di wilayah Jakarta Utara. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap satu orang pelaku yang diduga menjadi penjual. ‎Pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas jual beli obat keras ilegal di kawasan Tanjung Priok. Menindaklanjuti informasi […]

  • Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Diduga Eks Karumga Febrie Adriansyah Tewas di Depan Klinik Kecantikan Jaksel, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab meninggalnya seorang pria bernama Sutrimo yang ditemukan tak bernyawa di depan sebuah klinik kecantikan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Polisi memastikan proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut. ‎Informasi yang beredar menyebutkan korban ditemukan dalam kondisi mulut berbusa. Selain itu, muncul […]

  • Peradi Bersatu mendesak Polda Metro Jaya segera melimpahkan berkas, tersangka, dan barang bukti kasus tudingan ijazah palsu Jokowi yang menjerat Roy Suryo Cs ke tahap dua. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Peradi Bersatu Desak Polda Metro Jaya Segera Tahap 2 Roy Suryo Cs

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Tim Peradi Bersatu yang juga bertindak sebagai kuasa hukum Presiden ke-7 RI Joko Widodo mendatangi Polda Metro Jaya, Selasa (9/6/2026). Kedatangan mereka bertujuan menyerahkan surat permohonan kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) agar segera melaksanakan pelimpahan tahap dua dalam perkara dugaan penyebaran tudingan ijazah palsu yang melibatkan Roy Suryo dan pihak lainnya. […]

  • Warga Jerman di Jakarta (Batavia) menyambut kedatangan bala tentara jepang yang memasuki kota tersebut ketika Belanda meyerah tahun 1942. Mereka terdiri dari wanita dan anak-anak yang dimasukkan oleh pemerintahan Hindia Belanda ke dalam kamp tak lama setelah Jerman menginvasi Belanda tahun 1940. (Foto: ReportaseNews/HO-Alif Rafik Khan)

    Menelusuri Jejak Swastika Hitler di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kisah keterlibatan Jerman Nazi di Indonesia selama Perang Dunia II (1939–1945) bukan sekadar catatan pinggiran sejarah. Di balik dominasi Jepang sebagai penguasa saat itu, terdapat operasi militer rahasia Jerman melalui armada kapal selam U-boat yang aktif di perairan Nusantara. ‎Kehadiran mereka merupakan bagian dari aliansi militer antara Jerman dan Jepang dalam menghadapi […]

  • Mantan Kajari Madina Bantah Tuduhan Terlibat Program Smart Village

    Mantan Kajari Madina Bantah Tuduhan Terlibat Program Smart Village

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Mantan Kepala Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kajari Madina) Novan Hadian secara tegas menepis tudingan miring yang menyebut dirinya ikut campur tangan dalam pusaran dugaan korupsi proyek Smart Village. Bantahan keras ini dilontarkan sebagai serangan balik atas nyanyian mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) berinisial AML, tersangka korupsi yang sebelumnya menuduh […]

  • Pakai RFID dan QR Code, Korlantas Klaim BPKB Baru Sulit Dipalsukan

    Pakai RFID dan QR Code, Korlantas Klaim BPKB Baru Sulit Dipalsukan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai menerapkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor elektronik atau E-BPKB. Dokumen kepemilikan kendaraan ini diklaim punya sistem keamanan berlapis dan jauh lebih sulit dipalsukan dibanding BPKB lama. ‎‎Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Pol. Wibowo mengatakan meski berlabel elektronik, E-BPKB tetap berbentuk buku fisik. Namun, ukurannya […]

expand_less