Breaking News
Trending Tags

KPAI Kritik Lemahnya Pengawasan, Kasus 53 Anak di Daycare Yogyakarta Jadi Bukti

  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews — Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai kasus dugaan kekerasan terhadap puluhan anak di sebuah daycare di Yogyakarta mencerminkan lemahnya sistem pengawasan serta regulasi lembaga penitipan anak di tingkat daerah.

‎Wakil Ketua KPAI Jasra Putra mengatakan, banyak daycare beroperasi tanpa izin resmi dan tidak memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang jelas dalam pengasuhan anak.

‎”Kasus ini menunjukkan lemahnya pengawasan dan regulasi daycare di tingkat daerah. Banyak lembaga beroperasi tanpa izin resmi, tidak memiliki standar operasional prosedur (SOP) pengasuhan, dan luput dari pantauan dinas terkait,” ujar Jasra, seperti dikutip Antara, Selasa (29/4/2026).

‎Ia menambahkan, tidak adanya sistem rujukan dan asesmen yang terintegrasi turut memperparah kondisi tersebut, sehingga potensi kekerasan tidak terdeteksi sejak dini.

‎”Sehingga, membuat lemahnya pengawasan berjenjang dan rujukan yang terputus,” kata dia.

‎KPAI juga menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras dugaan kekerasan yang dialami anak-anak di daycare tersebut. Temuan kondisi korban dinilai sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap hak anak.

‎”Penemuan anak-anak dalam kondisi kaki dan tangan terikat, serta mulut tersumpal kain agar tidak menangis adalah sebuah tragedi kemanusiaan yang menampar wajah perlindungan anak di Indonesia,” ujar Jasra.

‎Kasus ini bermula dari laporan terhadap Daycare Little Aresha di Yogyakarta terkait dugaan kekerasan dan penelantaran anak. Aparat kepolisian kemudian melakukan penggerebekan pada Jumat (24/4/2026).

‎Dari hasil penyelidikan awal, sedikitnya 53 anak diduga mengalami kekerasan, diskriminasi, dan penelantaran dari total 103 anak yang dititipkan di fasilitas tersebut.

‎Polresta Yogyakarta telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka. Dua di antaranya adalah DK (51) selaku ketua yayasan dan AP (42) sebagai kepala sekolah, sementara sebelas tersangka lainnya merupakan pengasuh daycare.

‎Kasus ini menjadi sorotan publik dan mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem perizinan serta pengawasan daycare di berbagai daerah. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Piala Gubernur Sumut Jadi Liga 4 Pertama di Indonesia yang Dikelola Operator Swasta

    Piala Gubernur Sumut Jadi Liga 4 Pertama di Indonesia yang Dikelola Operator Swasta

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Sumatera Utara mencetak sejarah dalam dunia sepak bola nasional dengan menjadi provinsi pertama yang menerapkan skema operator swasta dalam penyelenggaraan Liga 4 melalui ajang Piala Gubernur Sumut 2025/2026. Skema tersebut menggeser pola lama di mana kompetisi biasanya dikelola langsung oleh PSSI, yang selama ini dinilai membebani finansial klub-klub amatir karena harus menanggung […]

  • Sebanyak 583.178 tiket KA Lebaran 2026 di wilayah KAI Daop 1 Jakarta terjual. Okupansi tembus 56 persen, tanggal favorit 16-20 Maret hampir penuh. (Foto: RN/Tama)

    583 Ribu Tiket KA Lebaran Telah Terjual

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 terus bergerak naik. Hingga awal Maret, sebanyak 583.178 tiket telah dibeli masyarakat untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026. ‎Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan total kapasitas yang disiapkan untuk KA Jarak […]

  • Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Wanita Ngaku Pegawai KPK Tipu Sahroni Rp300 Juta

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Tim gabungan Subdit Jatanras Polda Metro Jaya bersama penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan seorang perempuan yang diduga melakukan penipuan dengan menyamar sebagai pegawai KPK. ‎Penangkapan ini merupakan tindak lanjut atas laporan dugaan penipuan yang dilayangkan oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, ke Polda Metro Jaya. ‎Kabid Humas Polda […]

  • Konflik Timur Tengah memicu penutupan ruang udara, sejumlah pesawat Emirates dan Qatar Airways tertahan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Ribuan jemaah umrah terdampak. (Foto: Tiktok/unclebald4)

    Momen Langka, Imbas Konflik Timur Tengah Pesawat Asing Banyak Tertahan di Bali

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Bali, ReportaseNews – Sejumlah pesawat maskapai Timur Tengah dilaporkan parkir lebih lama dari biasanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Kondisi ini terjadi setelah memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada penutupan dan pembatasan ruang udara di sejumlah negara. ‎Video yang diunggah akun TikTok unclebald4 memperlihatkan deretan pesawat berbadan lebar terparkir di […]

  • Pelaku pembunuhan cucu Mpok Nori terekam CCTV, polisi mendalami dugaan pembunuhan berencana terhadap Dwinta Anggary, cucu Mpok Nori, setelah pelaku terekam CCTV bolak-balik ke lokasi di Cipayung, Jakarta Timur. (Ist)

    Polisi Dalami Unsur Perencanaan Pembunuhan Cucu Mpok Nori

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya terus mengusut kasus tewasnya Dwinta Anggary di kawasan Cipayung. Dalam perkembangan terbaru, polisi menemukan indikasi adanya unsur perencanaan dalam peristiwa tersebut. ‎ ‎Dugaan itu muncul setelah penyidik menelaah rekaman kamera pengawas serta memeriksa sejumlah saksi dan tersangka. Dari hasil penelusuran, pelaku diduga beberapa kali keluar […]

  • VIDEO: Setelah di Langit Sumut, Hari Ini Pesawat Tempur F-16 Bikin Geger Warga Sumbar

    VIDEO: Setelah di Langit Sumut, Hari Ini Pesawat Tempur F-16 Bikin Geger Warga Sumbar

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Sebuah pesawat tempur diduga jenis F-16 Fighting Falcon melintas rendah di wilayah udara Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), dan Tapanuli Utara, Senin (31/3/2026) sore, sehingga memicu kehebohan sekaligus tanda tanya di tengah masyarakat setempat. Bahkan, Rabu (1/4/2026) ini, pesawat tempur serupa terbang rendah di langit Payakumbuh, Bukittinggi, dan Agam, Provinsi Sumatera […]

expand_less