Breaking News
Trending Tags

Suporter Persija dan Persib Bentrok di Bogor Usai Nobar, Dua Orang Luka-luka

  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bogor, ReportaseNews – Bentrokan antara dua kelompok pendukung klub sepak bola pecah di Jalan Raya Sholeh Iskandar (Sholis), Tanahsareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (11/5/2026). Insiden yang melibatkan suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung ini menyebabkan dua orang luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolsek Tanah Sareal Kompol Doddy Rosjadi mengatakan kericuhan terjadi saat para suporter dalam perjalanan pulang. Dia menjelaskan korban tengah melaju dari arah Warung Jambu menuju Parung sebelum akhirnya terlibat perselisihan di lokasi kejadian.

“Telah terjadi keributan antara suporter Persija dan suporter Persib, korban arah pulang dari arah Warung Jambu menuju Parung,” kata Kompol Doddy Rosjadi.

Berdasarkan data kepolisian, dua korban yang terluka berasal dari kedua belah pihak yang bertikai. Identitas korban diketahui berinisial DS, anggota kelompok Viking, serta LND yang berasal dari kelompok Jakmania. Keduanya saat ini menjalani perawatan intensif di RS Islam Budi Agung akibat luka fisik yang diderita.

“Adapun korban saat ini ada di RS Islam Budi Agung atas nama DS dari kelompok Viking serta atas nama LND dari kelompok Jekmania. Untuk luka-luka, yaitu di bagian tangan kanan dan pelipis kanan,” imbuh Doddy.

Kericuhan itu bermula saat kedua kubu suporter berkonvoi setelah menggelar acara nonton bareng (nobar) pertandingan. Ketika melintas di bawah underpass Jalan Sholeh Iskandar, rombongan korban yang mengenakan atribut klub berpapasan dengan kelompok lain, yang kemudian memicu aksi penyerangan dan pemukulan.

“Saat korban melintas di kolong underpass Jalan Sholeh Iskandar berpapasan dengan suporter Persib dan kemudian diserang, sehubungan korban menggunakan baju kaos Persija,” jelas Doddy.

Kejadian ini sempat terekam dalam video yang beredar luas di media sosial, menunjukkan rombongan pengendara motor yang melakukan konvoi hingga menghambat arus lalu lintas. Dalam potongan video lain, terlihat sejumlah peserta konvoi turun dari kendaraan dan saling serang menggunakan lemparan batu.

Pihak kepolisian segera menerjunkan tim gabungan untuk membubarkan massa dan mengurai kemacetan panjang yang sempat terjadi di ruas jalan tersebut.

KBO Satlantas Polresta Bogor Kota Iptu Lukito menyatakan situasi mulai terkendali setelah personel kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan.

“(Penyebab macet) Tadi pasca nobar Persib vs Persija saja tadi itu. Jadi Viking, Bobotoh itu cuma melintas saja. Mereka arah ke Cilebut. Tadi anggota juga ke lokasi, tim patroli gabungan sama QR Polresta, sama Polsek untuk urai kemacetan,” ujar Iptu Lukito. (RN-03)

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • Pimpin Apel Operasi Ketupat 2026, Kapolri Tekankan Mudik Aman dan Keluarga Bahagia

    Pimpin Apel Operasi Ketupat 2026, Kapolri Tekankan Mudik Aman dan Keluarga Bahagia

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subianto memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026). Dalam kesempatan ini, Kapolri menginstruksikan seluruh jajaran agar bertugas maksimal demi mewujudkan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”. Kapolri mengatakan keberhasilan operasi pengamanan Lebaran ini bergantung […]

  • Bareskrim Polri menetapkan lima tersangka kasus TPPU narkoba di Bima, termasuk eks Kapolres. Simak kronologi dan pernyataan resmi penyidik. (Kolase: ReportaseNews)

    Eks Kapolres Bima Jadi Tersangka TPPU Narkoba

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tindak pidana asal narkotika. Salah satu yang ditetapkan adalah mantan Kapolres Bima Kota. ‎Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menggelar perkara pada Rabu (29/4/2026). Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan aparat penegak hukum aktif […]

  • H-5 Lebaran Dermaga Eksekutif Merak Masih Lengang

    H-5 Lebaran Dermaga Eksekutif Merak Masih Lengang

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar
  • Polisi Tembak Pria Asal Madina yang Membunuh Lansia di Angkola Timur

    Polisi Tembak Pria Asal Madina yang Membunuh Lansia di Angkola Timur

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Pelarian MS, tersangka pembunuhan sadis terhadap seorang nenek di Dusun Simandalu, berakhir di tangan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tapanuli Selatan (Tapsel). Pria asal Mandailing Natal (Madina) ini terpaksa dihadiahi timah panas di bagian kaki setelah mencoba melawan dan melarikan diri saat proses pengembangan barang bukti dilakukan oleh polisi. Kejadian ini bermula […]

  • Akun TikTok Wak Labu Bongkar Dugaan Oknum LSM Peras Kades di Madina

    Akun TikTok Wak Labu Bongkar Dugaan Oknum LSM Peras Kades di Madina

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Seorang oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berinisial MY alias Jambang diduga memeras sejumlah kepala desa (Kades) dan pendamping desa di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), hingga meraup uang tunai Rp95 juta. Kasus dugaan pemerasan yang belakangan viral setelah diungkap oleh akun TikTok Wak labu ini mencuatkan indikasi adanya mafia dokumen rahasia, […]

  • Bareskrim Polri mengungkap penyelundupan 23 ton bawang dan cabai ilegal di Pontianak. Komoditas impor tanpa izin diduga masuk lewat Malaysia. (Foto: ReportaseNews/HO-Bareskrim Polri)

    Bareskrim Sita 23 Ton Bawang-Cabai Ilegal di Pontianak

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Pontianak, ReportaseNews — Bareskrim Polri mengungkap praktik penyelundupan komoditas pangan dalam jumlah besar di Pontianak, Kalimantan Barat. Dalam operasi penindakan, aparat menyita sedikitnya 23,146 ton bawang dan cabai kering yang diduga masuk ke Indonesia tanpa prosedur resmi. ‎Pengungkapan dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) sebagai bagian dari operasi penegakan hukum terhadap kejahatan yang […]

expand_less