Gedung Putih Mencekam, Penembak Dilumpuhkan Saat Trump Berada di Dalam
- calendar_month 25 menit yang lalu
- print Cetak

Penembakan terjadi di dekat Gedung Putih, Washington DC. Seorang pelaku tewas ditembak Secret Service setelah melepaskan tembakan di area kompleks White House saat Donald Trump berada di dalam gedung. (Foto: Anadolu)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Washington DC, ReportaseNews — Insiden penembakan terjadi di dekat kompleks Gedung Putih, Amerika Serikat, Sabtu (24/5/2026) malam waktu setempat. Seorang pria bersenjata tewas setelah ditembak aparat Secret Service usai diduga melepaskan tembakan di kawasan sekitar White House.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00 waktu setempat di area 17th Street dan Pennsylvania Avenue NW, tidak jauh dari kompleks Gedung Putih.
Dalam pernyataan resminya, Secret Service mengungkapkan pelaku mengeluarkan senjata dari tas yang dibawanya sebelum mulai menembak di lokasi.
“Petugas Secret Service membalas tembakan dan mengenai pelaku. Pelaku kemudian dibawa ke rumah sakit setempat sebelum dinyatakan meninggal dunia,” demikian pernyataan Secret Service, seperti dikutip dari Anadolu, Minggu (24/5/2026).
Aparat juga menyebut seorang warga sipil turut terkena tembakan dalam insiden tersebut. Namun, hingga kini kondisi korban belum diumumkan secara resmi.
“Dalam insiden penembakan itu, seorang warga sipil juga terkena tembakan,” lanjut pernyataan tersebut.
Secret Service memastikan tidak ada anggota pengamanan maupun pejabat negara yang menjadi korban dalam kejadian tersebut.
Saat penembakan berlangsung, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dilaporkan berada di dalam Gedung Putih. Meski demikian, aktivitas kepresidenan disebut tidak terganggu.
“Tidak ada pejabat yang dilindungi maupun operasi pengamanan yang terdampak akibat insiden ini,” tulis Secret Service.
Media ABC News melaporkan Trump tengah berada di Oval Office bersama sejumlah stafnya, termasuk Steven Cheung, Natalie Harp, dan Margo Martin ketika insiden terjadi.
Sementara itu, Direktur FBI Kash Patel mengatakan pihaknya ikut membantu proses penyelidikan di lokasi kejadian.
“FBI berada di lokasi dan mendukung penanganan yang dilakukan Secret Service,” kata Patel.
Kepolisian Metropolitan Washington DC juga berada di lokasi untuk membantu investigasi. Setelah situasi dinyatakan aman, status lockdown di Gedung Putih akhirnya dicabut.
Hingga kini, otoritas federal masih menyelidiki motif penembakan serta identitas pelaku. (ABC News/Anadolu/RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar