Praz Teguh Buka Suara soal Diskon Umrah Hanania Travel
- calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
- print Cetak

Praz Teguh diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan umrah Hanania Travel. Ia mengungkap skema diskon keberangkatan rombongan dan menyerahkan data kepada penyidik. (Foto: ReportaseNews/Tama)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Komika sekaligus presenter Praz Teguh menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan umrah yang melibatkan PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group di Polda Metro Jaya, Kamis (11/6/2026).
Praz, yang memiliki nama lengkap Teguh Prasetyo, memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan serta menyerahkan sejumlah dokumen terkait keberangkatan umrah yang pernah dilakukannya bersama Hanania Travel pada 2024.
Usai menjalani pemeriksaan, Praz mengaku prihatin terhadap para jamaah yang menjadi korban dalam perkara tersebut. Ia berharap persoalan yang menimpa para calon jamaah dapat segera menemukan titik terang sehingga hak-hak mereka bisa dipulihkan.
Dalam keterangannya kepada penyidik, Praz menjelaskan bahwa dirinya pernah memberangkatkan rombongan umrah berjumlah 24 orang menggunakan jasa Hanania Travel pada 2024. Dari jumlah tersebut, rombongannya memperoleh potongan biaya setara empat peserta.
”Saya di sini sebagai saksi, yang di mana saya memberikan data-data keberangkatan saya. Tahun 2024 itu kita berangkat sebanyak 24 orang karena kita berangkat 24 orang, itu kita dapat diskon. Jadi kita kerja sama sama Hanania,” ujar Praz kepada wartawan, Kamis (11/6/2026).
Praz mengungkapkan total biaya yang dikeluarkan untuk keberangkatan rombongan tersebut mencapai Rp819 juta setelah mendapatkan potongan harga dari pihak penyelenggara.
”Kita membayar Rp819 juta, dan itu kita dapat diskon. Jadi dapat diskon empat orang. Jujur aja kita dapat diskon empat orang karena memberangkatkan 24 orang,” katanya.
Menurut Praz, seluruh biaya perjalanan, termasuk peningkatan fasilitas kamar hotel dan tiket pesawat kelas bisnis, dibayarkan menggunakan dana pribadi. Ia menegaskan tidak ada fasilitas perjalanan yang diberikan secara cuma-cuma oleh pihak travel.
”Terus juga di sini saya upgrade kamar, terus upgrade pesawat bisnis juga bayar sendiri. Semuanya bayar sendiri, enggak ada yang di-endorse,” ucapnya.
Praz mengakui pernah menjalin kerja sama promosi dengan Hanania dalam bentuk barter konten sebagai konsekuensi dari potongan harga yang diterimanya. Namun, ia membantah menerima aliran dana dari perusahaan tersebut.
”Tapi karena saya didiskon empat orang, jadi kita berkolaborasi buat barter konten. Begitu sebenarnya. Tidak ada menerima aliran dana apa pun kecuali uang saku,” kata dia.
Ia juga mengungkapkan bahwa uang saku yang pernah diterimanya telah diserahkan kepada penyidik untuk kepentingan proses hukum yang sedang berjalan.
”Uang saku saya kembalikan hari ini kepada pihak berwajib. Begitu,” ujarnya.
Penyidik hingga kini masih terus mendalami keterangan para saksi dan menelusuri aliran dana dalam kasus dugaan penipuan umrah Hanania Group yang telah merugikan sejumlah calon jamaah.
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar