Breaking News
Trending Tags

Trump Rayakan Akhir Perang Iran, Netanyahu Dinilai Telan Pil Pahit

  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Washington, ReportaseNews – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan yang disebutnya sebagai langkah besar menuju berakhirnya perang Iran yang telah berlangsung lebih dari 100 hari.

‎Pengumuman tersebut disampaikan ketika pejabat di Washington dan Teheran mengungkap kerangka kesepakatan yang diklaim mampu menghentikan permusuhan secara langsung di sejumlah wilayah konflik, termasuk Lebanon.

‎Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan penandatanganan resmi perjanjian itu dijadwalkan berlangsung di Swiss pada Jumat mendatang.

‎Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyatakan bahwa seluruh operasi militer akan dihentikan segera setelah kesepakatan berlaku.

‎”Dengan dasar kesepakatan yang telah dicapai, perang dan operasi militer di seluruh front, termasuk Lebanon, akan berakhir secara langsung dan permanen mulai malam ini. Selain itu, blokade laut terhadap Iran juga akan dihentikan sepenuhnya,” demikian pernyataan lembaga tersebut, seperti dikutip Al Jazeera, Senin (15/6/2026).

‎Wakil Menteri Luar Negeri Iran bidang Hukum dan Urusan Internasional, Kazem Gharibabadi, mengatakan pembahasan menuju kesepakatan permanen masih akan berlangsung selama 60 hari ke depan.

‎Trump Sindir Netanyahu

‎Di tengah pengumuman tersebut, Trump juga melontarkan kritik kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

‎Menurut Trump, Netanyahu seharusnya menghargai upaya Washington yang berhasil membuka jalan menuju kesepakatan damai. Ia bahkan menilai serangan Israel ke wilayah selatan Beirut pada Minggu hampir menggagalkan proses yang sedang berjalan.

‎Mengutip Axios, Trump mengaku kecewa terhadap keputusan Israel melancarkan serangan saat negosiasi memasuki tahap akhir.

‎”Mengapa Bibi harus melakukan serangan itu? Saya sangat marah. Saya sudah menyampaikan langsung kepadanya. Penilaiannya sangat buruk,” kecam Trump.

‎Trump menambahkan serangan tersebut sempat mengganggu jalannya proses diplomasi.

‎”Serangan itu mengguncang kesepakatan ini. Penandatanganannya tertunda beberapa jam. Seharusnya sudah berlangsung sekarang, tetapi akhirnya dijadwalkan beberapa jam kemudian,” katanya.

‎Pengumuman kesepakatan itu disambut positif oleh pasar keuangan global. Trump juga meminta kapal-kapal yang tertahan akibat penutupan Selat Hormuz bersiap kembali beroperasi.

‎Meski demikian, ia menjelaskan pembukaan awal jalur pelayaran tersebut akan difokuskan untuk pembersihan ranjau laut sebelum aktivitas perdagangan kembali normal.

Trump mengaku kecewa terhadap keputusan Israel melancarkan serangan saat negosiasi memasuki tahap akhir. (Foto: AP Photo/Alex Brandon)

Trump mengaku kecewa terhadap keputusan Israel melancarkan serangan saat negosiasi memasuki tahap akhir. (Foto: AP Photo/Alex Brandon)

‎Sikap Israel Masih Dipertanyakan

‎Meski Iran menyatakan kesepakatan mencakup penghentian serangan pasukan penjajah Israel di Lebanon, belum ada kepastian apakah Tel Aviv bersedia menarik pasukannya dari wilayah Lebanon selatan yang masih diduduki.

‎Pemerintah Israel justru mengisyaratkan akan mempertahankan kehadiran militernya.

‎Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan negaranya tidak berencana meninggalkan zona keamanan yang saat ini dikuasai.

‎”Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan saya menjalankan kebijakan yang jelas, yaitu militer akan tetap berada di zona-zona keamanan di Lebanon, Suriah, dan Gaza untuk jangka waktu yang tidak terbatas guna melindungi perbatasan dan komunitas Israel dari ancaman kelompok jihad,” kata Katz.

‎Sejumlah analis menilai serangan Israel ke Beirut menjelang pengumuman kesepakatan merupakan upaya meningkatkan posisi tawar sebelum perjanjian mulai berlaku.

‎Di sisi lain, pejabat Iran menganggap langkah tersebut justru mempercepat proses negosiasi dan mendorong Washington memberikan konsesi tambahan kepada Teheran.

‎Lebanon Jadi Titik Paling Rawan

‎Kolumnis senior media Israel Haaretz, Gideon Levy, memperingatkan bahwa Lebanon berpotensi menjadi hambatan terbesar bagi keberlangsungan kesepakatan.

‎”Kesepakatan ini sangat rapuh. Salah satu tantangan terbesar dalam kesepakatan dengan Iran adalah situasi di Lebanon,” ujarnya.

‎Levy menilai hubungan antara konflik Lebanon dan kesepakatan Iran kini tidak dapat dipisahkan.

‎”Saya tidak melihat bagaimana gencatan senjata total bisa terwujud karena Israel masih berada di Lebanon, tidak berniat menarik pasukannya, dan selama tentara masih berada di sana, tidak akan ada gencatan senjata menyeluruh,” katanya.

‎Ia juga mengkritik serangan Israel ke Beirut. “Serangan itu tidak masuk akal dan kekanak-kanakan. Sangat jelas bahwa Israel justru menjadi pihak yang dirugikan dalam situasi ini,” ujar Levy.

‎Kritik Menguat di Dalam Negeri Israel

‎Kesepakatan yang diumumkan Trump turut memicu perdebatan di Israel. Sejumlah tokoh politik menilai pemerintah Netanyahu gagal mencapai target utama yang selama ini dikampanyekan dalam konflik dengan Iran.

‎Levy menyebut banyak pihak di Israel memandang kesepakatan tersebut sebagai kemunduran bagi Netanyahu.

‎”Kesepakatan ini dipandang luas sebagai kekalahan Israel dan juga kekalahan pribadi Netanyahu,” katanya.

‎Menurut Levy, Iran selama ini menjadi agenda politik terbesar Netanyahu.

‎”Iran adalah proyek politik terbesar Netanyahu sepanjang hidupnya,” ujar Levy.

‎Ketua Partai Demokrat Israel, Yair Golan, juga melontarkan kritik keras.

‎”Kesepakatan ini adalah puncak dari bertahun-tahun kegagalan,” kata Golan.

‎”Netanyahu mengakhiri masa jabatannya dengan musuh-musuh Israel yang justru semakin kuat,” imbuhnya.

‎Sementara itu, Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir menolak mendukung perjanjian tersebut.

‎”Israel bukan bagian dari kesepakatan ini karena tidak menjamin keamanan kami. Kami tidak boleh menarik diri dari wilayah mana pun yang telah direbut oleh para pejuang kami,” tegasnya.

‎Nasib Program Nuklir Iran

‎Selain isu keamanan regional, masa depan program nuklir Iran menjadi perhatian utama dalam tahap lanjutan negosiasi.

‎Laporan kantor berita Mehr menyebut rancangan kesepakatan berisi 14 poin, termasuk target penyelesaian persoalan nuklir dalam waktu 60 hari.

‎Trump mengatakan Iran tetap diperbolehkan melakukan pengayaan uranium untuk tujuan sipil.

‎”Iran tetap dapat melakukan pengayaan uranium untuk tujuan non-militer. Selamanya,” kata Trump kepada The New York Times.

‎Meski demikian, belum ada kejelasan mengenai nasib cadangan uranium Iran yang telah diperkaya hingga 60 persen, mendekati ambang yang dibutuhkan untuk pembuatan senjata nuklir.

‎Trump juga mengingatkan bahwa opsi militer masih terbuka apabila pembicaraan menuju kesepakatan final mengalami kegagalan.

‎Selain program nuklir, pertanyaan lain yang belum terjawab adalah apakah Iran akan membatasi program rudal balistiknya dan mengurangi dukungan terhadap kelompok-kelompok sekutu di kawasan seperti Hezbollah, Hamas, Houthi, serta milisi di Irak dan Suriah.

‎Sejumlah laporan menyebut isu tersebut tidak lagi menjadi bagian utama dalam agenda negosiasi terbaru. Jika benar, langkah itu akan menjadi konsesi besar dari Washington kepada Teheran dan berpotensi memengaruhi keseimbangan geopolitik di Timur Tengah dalam jangka panjang.

(RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Bareskrim Polri Tahan Dua Direktur Perusahaan Terkait Tambang Emas Ilegal

    Bareskrim Polri Tahan Dua Direktur Perusahaan Terkait Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menahan dua orang tersangka baru dalam kasus dugaan tambang emas ilegal dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan PT Simba Jaya Utama (SJU). Kedua tersangka yang dijebloskan ke sel tahanan adalah DHB, yang menjabat sebagai Direktur PT SJU periode 13 Agustus 2021 […]

  • Ular sanca hijau Papua (Morelia viridis). (Wikipedia)

    Gudang Satwa Dilindungi di Bekasi Digerebek, 11 Sanca Hijau Papua Diamankan

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Bekasi, ReportaseNews – Tim gabungan dari Biro Koordinasi dan Pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (Korwas PPNS) Bareskrim Polri bersama PPNS Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Kehutanan menggeledah sebuah gudang di Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (30/5/2026). ‎Dalam operasi tersebut, petugas menemukan dan menyita 11 ekor ular sanca hijau Papua (Morelia viridis) yang termasuk satwa […]

  • Ashanty Serahkan Langsung Hadiah kepada Pemenang Short Challenge “Jodohku” 

    Ashanty Serahkan Langsung Hadiah kepada Pemenang Short Challenge “Jodohku” 

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Ashanty secara langsung mengumumkan sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang tantangan #Jodohku yang diselenggarakan aplikasi Shortchall, Rabu (10/6). Penyerahan hadiah ke enam pemenang dengan total hadiah senilai Rp100 juta, menandai berakhirnya kompetisi kreatif digital yang mendapat perhatian luas dari masyarakat, termasuk peserta dari banyak negara. Dalam acara tersebut, Ashanty menegaskan bahwa pembagian […]

  • Ilustrasi Praja IPDN. (Foto: Instagram/praja_ipdn)

    Misi Kemanusiaan Praja IPDN di Aceh Berlanjut

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Deli Serdang, ReportaseNews — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memastikan misi kemanusiaan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kabupaten Aceh Tamiang akan terus berlanjut. Pemerintah menyiapkan pemberangkatan Gelombang III untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak. ‎Kepastian itu disampaikan Bima usai memimpin apel pelepasan pemulangan Praja IPDN Gelombang II di Bandara Kualanamu, Kabupaten […]

  • Kompol Seala Syah Alam Tindak Tegas 17 Remaja Konvoi Flare di Ciledug Raya: Sanksinya Bersihkan Selokan!

    Kompol Seala Syah Alam Tindak Tegas 17 Remaja Konvoi Flare di Ciledug Raya: Sanksinya Bersihkan Selokan!

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polsek Pesanggrahan bergerak cepat merespons keresahan warga terkait aksi konvoi remaja pembawa ‘flare’ dan kembang api yang viral di media sosial. Sebanyak 17 remaja yang kedapatan mengganggu ketertiban umum di kawasan Jakarta Selatan kini berhasil diamankan petugas. Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam, menyatakan bahwa tindakan ini merupakan jawaban atas laporan masyarakat yang […]

  • Sindir Jalan Rusak di Pembukaan MTQ, Bupati Tapsel Desak Pemprov Sumut Beri Perhatian

    Sindir Jalan Rusak di Pembukaan MTQ, Bupati Tapsel Desak Pemprov Sumut Beri Perhatian

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu menyentil kondisi infrastruktur jalan provinsi koridor Sipirok–Arse–Aek Bilah yang rusak parah saat membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-58 Tingkat Kabupaten Tapsel di Lapangan Bola Biru Bagusi, Desa Biru, Kecamatan Aek Bilah, Kamis (21/5/2026) malam. Di hadapan ribuan warga, Gus Irawan mengaku terus memperjuangkan perbaikan […]

expand_less