Breaking News
Trending Tags

Kompol Seala Syah Alam Tindak Tegas 17 Remaja Konvoi Flare di Ciledug Raya: Sanksinya Bersihkan Selokan!

  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Polsek Pesanggrahan bergerak cepat merespons keresahan warga terkait aksi konvoi remaja pembawa ‘flare’ dan kembang api yang viral di media sosial. Sebanyak 17 remaja yang kedapatan mengganggu ketertiban umum di kawasan Jakarta Selatan kini berhasil diamankan petugas.

Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam, menyatakan bahwa tindakan ini merupakan jawaban atas laporan masyarakat yang masuk melalui media sosial maupun layanan pengaduan kepolisian. Aksi para remaja tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan lingkungan sekitar.

Kronologi dan Lokasi Kejadian

Aksi meresahkan ini terjadi pada 15 Maret sekitar pukul 22.00 WIB di Pertigaan Swadarma Raya, Jalan Ciledug Raya, Kelurahan Ulujami, Pesanggrahan. Gerombolan remaja tersebut diketahui berasal dari wilayah Jakarta Barat yang sedang melakukan pawai menuju arah Tangerang.

“Kami merilis kasus adanya laporan masyarakat terkait segerombolan remaja yang melakukan konvoi tanpa izin dengan menggunakan ‘flare’ atau kembang api yang ditembakkan di jalan,” ujar Kompol Seala Syah Alam dalam konferensi pers di Mapolsek Pesanggrahan.

Pihak kepolisian menggunakan metode Scientific Crime Investigation (SCI) untuk mengidentifikasi para pelaku melalui rekaman video yang beredar luas di jagat maya.

Ancaman Pasal 256 KUHP dan Kerja Sosial

Kompol Seala Syah Alam menegaskan bahwa para pelaku terjerat Pasal 256 KUHP mengenai penyelenggaraan pawai di jalan umum tanpa pemberitahuan yang mengganggu kepentingan publik. Ancaman hukumannya adalah pidana penjara paling lama 6 bulan atau sanksi kategori satu.

“Sebagai bentuk sanksi pembinaan, apalagi ini di bulan Ramadan, mereka kami berikan tugas kerja bakti membersihkan lingkungan dan selokan di sekitar pos pantau,” tegasnya.

Dalam pengungkapan ini, polisi menyita sejumlah barang bukti kuat, antara lain:
• 9 Buah Bendera Kelompok: (Gang Destroy, Gang Wargi Boys Jakarta, dan Gang Asirot).
• 6 Unit Handphone (digunakan untuk koordinasi aksi).
• 4 Unit Sepeda Motor (Honda Supra, Beat, Vario, dan Yamaha X-Ride).

Bahaya Kebakaran dan Kedok “Bagi Takjil”

Kompol Seala Syah Alam juga menyoroti bahaya teknis dari penggunaan petasan di jalan raya. “Aksi ini sangat membahayakan karena banyak tiang listrik dan kabel fiber optik di lokasi. Jika terkena api petasan, bisa memicu kebakaran hebat atau pemadaman listrik,” jelasnya.

Ironisnya, banyak orang tua yang tertipu oleh alasan anak-anaknya. Salah satu orang tua pelaku, Pak Kamil, mengungkapkan kekecewaannya. “Izinnya mau bagi-bagi takjil atau buka puasa bersama (bukber), ternyata kegiatannya seperti ini. Saya memohon maaf kepada Ibu Kapolsek atas kelakuan anak saya,” tuturnya.

Pesan Tegas Kapolsek

Menutup keterangannya, Kompol Seala Syah Alam mengimbau seluruh orang tua untuk lebih waspada mengawasi pergaulan anak-anak mereka.

“Jangan sampai ini terjadi lagi. Ini sangat membahayakan nyawa sendiri dan orang lain. Beruntung kami segera melakukan mitigasi sehingga tidak ada korban jiwa atau insiden kebakaran,” tutup Kapolsek. (RN-09).

  • Penulis: Ferdy Ferdy

Reportase Pilihan

  • Rompi Oranye dan Tangan Diborgol, Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

    Rompi Oranye dan Tangan Diborgol, Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim setelah menjalani pemeriksaan intensif sejak semalam suntuk di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Berdasarkan pantauan di lokasi pada Kamis (4/6/2026), Silmy terlihat turun dari lantai dua ruang pemeriksaan sekitar pukul 08.38 WIB dengan mengenakan rompi tahanan […]

  • Polda Metro Jaya menangkap selebgram asal Brunei Darussalam berinisial MIA terkait kasus penganiayaan yang menewaskan sesama WN Brunei di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. (Foto: ReportaseNews/HO-Subdit Resmob Polda Metro Jaya)

    Polisi Tangkap Selebgram Brunei Usai Pukul Korban Hingga Tewas di Blok M

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya mengungkap kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang warga negara Brunei Darussalam berinisial MHF di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Polisi telah menangkap terduga pelaku yang merupakan selebgram berinisial MIA yang juga merupakan warga Brunei Darussalam. ‎Kasus tersebut terjadi di Jalan Sultan Hasanudin, Melawai, Kebayoran Baru, pada 6 […]

  • Polda Metro Jaya akan memeriksa sejumlah influencer yang mempromosikan paket umrah Hanania Travel dalam penyidikan kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah senilai Rp12,14 miliar. (Foto: ReportaseNews/Fira)

    Polisi Bidik Influencer Promosi Umrah Hanania Travel

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya berencana memanggil sejumlah influencer yang diduga terlibat dalam promosi paket umrah milik Hanania Travel. Langkah tersebut dilakukan untuk memperdalam penyidikan kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang menyebabkan puluhan jemaah gagal berangkat. ‎Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menyebut para influencer yang memasarkan paket perjalanan […]

  • Davina Karamoy menjalani pemeriksaan selama enam jam terkait kasus Hanania Travel. Ia mengaku menerima uang saku umrah dan telah mengembalikannya kepada penyidik. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Davina Karamoy Selesai Diperiksa Polisi, Akui Terima Uang Saku Umrah Dari Hanania

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Aktris Davina Karamoy menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan perjalanan umrah dan haji yang melibatkan Hanania Travel. Pemeriksaan berlangsung sekitar enam jam dan berfokus pada kerja sama yang pernah dijalani Davina dengan biro perjalanan tersebut. ‎Usai pemeriksaan, Davina menyatakan seluruh pertanyaan penyidik telah dijawab. Ia juga mengakui pernah […]

  • Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pengangkut Sapi Kurban Terlibat Kecelakaan 

    Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pengangkut Sapi Kurban Terlibat Kecelakaan 

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Magetan, ReportaseNews – Sebuah truk pengangkut hewan kurban sapi dihantam truk yang meluncur berlawanan arah di jalur Desa Mojopurno, Kecamatan Ngariboyo, Magetan, Jawa Timur, Kamis (28/05/2026). Pemotor yang mengiring di belakang truk pengangkut sapi, turut terhempas hingga terperosok ke kolong bak kendaraan. Insiden itu mengakibatkan pengemudi dan kernet truk penabrak terluka parah, tergencet  kabin. Pemotor […]

  • Kebakaran Rumah di Paluta, Lansia 77 Tahun Tewas Terpanggang

    Kebakaran Rumah di Paluta, Lansia 77 Tahun Tewas Terpanggang

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Paluta, ReportaseNews – Satu unit rumah semi-permanen di Desa Batang Pane II, Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, ludes dilahap Si Jago Merah pada Senin (20/4/2026) dini hari. Seorang perempuan lanjut usia (lansia) bernama Ani (77) tewas terpanggang di dalam rumahnya. Kasi Humas Polres Tapanuli Selatan Iptu Agam Parlindungan mengatakan berdasarkan hasil […]

expand_less