Breaking News
Trending Tags

Modus Kardus Mi Instan Terbongkar, Kurir Ganja Jaringan Antar-provinsi Diciduk di Malang

  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Bea Cukai menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja seberat lebih dari lima kilogram yang dikirim melalui jasa ekspedisi ke Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dalam operasi tersebut, petugas menangkap seorang pria berinisial S yang diduga berperan sebagai kurir jaringan narkotika lintas provinsi.

‎Pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat terkait pengiriman paket mencurigakan dari Pekanbaru, Riau, menuju Malang. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Satgas Narcotic Investigation Center (NIC), dan Bea Cukai melakukan penyelidikan serta penelusuran jalur distribusi paket melalui perusahaan ekspedisi.

‎Dari hasil penyelidikan, petugas menemukan pola pengambilan paket menggunakan identitas berbeda, tetapi memakai nomor telepon yang sama. Temuan itu menguatkan dugaan adanya aktivitas peredaran narkotika yang terorganisasi.

‎Setelah melakukan pengintaian, petugas akhirnya menangkap tersangka saat mengambil paket di sebuah kantor ekspedisi di kawasan Singosari, Kabupaten Malang, pada Minggu (14/6/2026). Saat diperiksa, paket kardus berwarna cokelat yang disamarkan dengan isi mi instan tersebut ternyata berisi ganja kering dengan berat bruto mencapai 5,295 kilogram.

‎Kasatgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Pol. Kelly mengatakan, pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama antara Bareskrim Polri, Satgas NIC, dan Bea Cukai dalam membongkar jaringan peredaran gelap narkotika lintas provinsi yang memanfaatkan jasa ekspedisi sebagai sarana pengiriman.

‎”Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika jenis ganja jaringan lintas provinsi yang memanfaatkan jasa ekspedisi sebagai sarana pengiriman. Berawal dari informasi masyarakat, tim gabungan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Satgas NIC, dan Bea Cukai melakukan penyelidikan serta controlled delivery terhadap paket mencurigakan yang dikirim dari Pekanbaru, Riau, menuju Malang, Jawa Timur,” kata Kelly, Selasa (16/6/2026).

‎Dari hasil pengembangan di rumah tersangka, petugas kembali menemukan lima paket ganja dengan berat bruto lebih dari 570 gram, tiga unit timbangan digital, serta sejumlah barang yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran narkotika.

‎Berdasarkan hasil interogasi, tersangka diduga telah berulang kali menerima kiriman narkotika melalui jasa ekspedisi sejak September 2025. Bahkan, pengakuan tersangka mengungkap jumlah narkotika yang telah diedarkan mencapai puluhan kilogram.

‎”Dari operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang kurir berinisial S beserta barang bukti ganja seberat lima kilogram. Hasil pengembangan dari rumah tersangka kembali ditemukan ganja dan alat pendukung peredaran narkotika. Berdasarkan hasil interogasi, tersangka mengaku telah menerima dan mengedarkan narkotika melalui jasa ekspedisi sebanyak 20 kali sejak September 2025 dengan total 59 kilogram ganja, 350 gram sabu, 200 butir ekstasi, dan 10 butir happy five,” ujarnya.

‎Seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyidikan. Petugas juga melakukan penimbangan, penyegelan, serta pemeriksaan laboratorium terhadap barang sitaan guna memastikan kandungan narkotika yang ditemukan.

‎Saat ini, penyidik masih memburu sosok pengendali jaringan berinisial CA yang diduga menjadi otak di balik peredaran narkotika tersebut. Aparat juga terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap anggota jaringan lainnya.

‎”Saat ini tim masih memburu pengendali dan anggota jaringan lainnya yang terlibat dalam peredaran narkotika tersebut. Kami tegaskan, tidak ada tempat bagi bandar dan jaringan narkoba di Indonesia. Cepat atau lambat seluruh pelaku akan kami tangkap dan kami proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

 

(RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Tujuh Wilayah Pesisir Indonesia Diterjang Tsunami, Ini Lokasinya

    Tujuh Wilayah Pesisir Indonesia Diterjang Tsunami, Ini Lokasinya

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan gelombang tsunami minor akibat gempa bumi dahsyat bermagnitudo 7,7 di Mindanao, Filipina, telah menerjang tujuh wilayah pesisir di Indonesia. Meskipun pusat gempa berada di wilayah selatan Filipina, rambatan energi seismik tersebut memicu kenaikan permukaan air laut di sejumlah titik di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan […]

  • VIDEO: Kebakaran Hebat Gudang Barang Bekas di Padangsidimpuan

    VIDEO: Kebakaran Hebat Gudang Barang Bekas di Padangsidimpuan

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, ReportaseNews – Enam unit mobil pemadam kebakaran Pemko Padangsidimpuan dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api yang menghanguskan gudang barang bekas (manjal) berukuran 20 x 50 meter di simpang Bukit Simarsayang, Kota Padangsidimpuan, Kamis (28/5/2026) sore pukul 17.20 WIB. Insiden ini sempat melumpuhkan pasokan listrik di kawasan sekitar karena posisi gudang berada tepat di bawah jaringan […]

  • Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Wanita Ngaku Pegawai KPK Tipu Sahroni Rp300 Juta

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Tim gabungan Subdit Jatanras Polda Metro Jaya bersama penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan seorang perempuan yang diduga melakukan penipuan dengan menyamar sebagai pegawai KPK. ‎Penangkapan ini merupakan tindak lanjut atas laporan dugaan penipuan yang dilayangkan oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, ke Polda Metro Jaya. ‎Kabid Humas Polda […]

  • Polda Sumsel Musnahkan 19,4 Kilogram Sabu dan 352 Butir Ekstasi dari 19 Tersangka 

    Polda Sumsel Musnahkan 19,4 Kilogram Sabu dan 352 Butir Ekstasi dari 19 Tersangka 

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Palembanh, ReportaseNews – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan 15 kasus peredaran gelap narkoba yang melibatkan 19 tersangka. Barang bukti yang dimusnahkan berupa 19.493,44 gram sabu dan 352 butir pil ekstasi. Pemusnahan dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., dalam rangkaian Apel Besar Sabuk Kamtibmas […]

  • TNI Ungkap Identitas 4 Tersangka Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Tiga Perwira Pertama

    TNI Ungkap Identitas 4 Tersangka Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Tiga Perwira Pertama

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Markas Besar (Mabes) TNI mengungkap identitas empat tersangka dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Tiga dari empat tersangka diketahui merupakan perwira pertama. Hal tersebut disampaikan Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Yusri Nuryanto, dalam jumpa pers di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (18/3/2026). “Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, […]

  • Ramlan dan lima calon pekerja asal Cilacap hilang kontak setelah menaiki kapal Virgo Transport 8 menuju Kalimantan Selatan untuk bekerja di perkebunan sawit. (Kus)

    Virgo Transport 8 Alami Musibah, Ramlan dan 5 Calon Pekerja Asal Cilacap Hilang Kontak

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Kus
    • 0Komentar

    Cilacap, ReportaseNews — Kecemasan menyelimuti keluarga Ramlan, warga Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Ramlan bersama lima calon pekerja lainnya hilang kontak setelah menaiki kapal menuju Kalimantan Selatan untuk bekerja di perkebunan sawit. Ramlan berangkat dari rumah pada Jumat sore bersama lima calon pekerja lainnya. Mereka terlebih dahulu menuju Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan ke Kalimantan […]

expand_less