Kapolda Kalbar Baru Belum Dilantik, Publik Pertanyakan Alasannya
- calendar_month 36 menit yang lalu
- print Cetak

(Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Ketidakpastian pergantian pimpinan di Polda Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Meski Surat Telegram (TR) Kapolri terkait mutasi jabatan telah diterbitkan lebih dari satu bulan lalu, proses serah terima jabatan (sertijab) Kapolda Kalbar hingga kini belum terlaksana.
Situasi tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Praktisi hukum muda Dayak, Jajang, S.H., meminta Kapolri segera memberikan kejelasan mengenai status jabatan Kapolda Kalbar agar polemik yang berkembang tidak semakin meluas.
”Saya meminta Kapolri agar segera memberikan kepastian status jabatan Kapolda Kalimantan Barat. Proses yang berlarut-larut ini memunculkan banyak perspektif negatif dari masyarakat Kalbar terhadap institusi Polri,” ujar Jajang dalam keterangan tertulis, Selasa (16/6/2026).
Diketahui, pergantian kepemimpinan di Polda Kalbar seharusnya berlangsung dari Irjen Pol Pipit Rismanto kepada Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, peraih penghargaan Adhi Makayasa Akademi Kepolisian tahun 1994.
Namun hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai jadwal pelantikan maupun sertijab pejabat baru tersebut. Kondisi ini memicu berbagai pertanyaan di ruang publik, termasuk terkait alasan di balik tertundanya proses pergantian jabatan tersebut.
Jajang menilai beredarnya berbagai informasi yang belum terverifikasi dapat berdampak pada persepsi masyarakat terhadap institusi kepolisian. Karena itu, ia mendorong Mabes Polri untuk memberikan penjelasan resmi kepada publik.
”Masyarakat mempertanyakan, apakah tertundanya sertijab ini karena adanya kendala terkait isu keterkaitan Irjen Pol Pipit Rismanto dengan tersangka Aseng? Mengingat isu tersebut telah beredar luas, bahkan ada kabar bahwa Kapolda lama telah diperiksa oleh Propam Polri terkait hal tersebut,” katanya.
Menurut Jajang, keterbukaan informasi sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya di Kalimantan Barat. Ia menegaskan bahwa kepastian mengenai proses pergantian pimpinan diperlukan agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan.
Di sisi lain, masyarakat Kalbar disebut menaruh harapan besar kepada Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar. Rekam jejaknya sebagai lulusan terbaik Akpol dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat penegakan hukum di wilayah tersebut.
”Melihat profil Bapak Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar sebagai peraih Adhi Makayasa, kami memiliki ekspektasi tinggi. Beliau adalah polisi berprestasi yang kami yakini memiliki komitmen dan profesionalitas tinggi untuk menegakkan hukum di Kalbar tanpa pandang bulu,” ujar Jajang.
Ia berharap proses pelantikan dapat segera dituntaskan sehingga masyarakat dapat merasakan perubahan dalam pelayanan dan penegakan hukum yang lebih berkeadilan.
”Kami berharap Kapolda baru segera dilantik agar perubahan dalam sisi penegakan hukum yang lebih berkeadilan dan humanis dapat segera dirasakan oleh seluruh rakyat Kalimantan Barat,” pungkasnya.
(RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar