Breaking News
Trending Tags

Denny Siregar dan Rudi Soedjarwo Ungkap Tantangan Besar di Balik Film Tanah Runtuh

  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Film Tanah Runtuh hadir sebagai salah satu karya sinema Indonesia yang mengangkat tema kemanusiaan, toleransi, dan keluarga di tengah konflik sosial.

Produser Denny Siregar dan sutradara Rudi Soedjarwo mengakui proses penggarapan film tersebut tidak mudah, terutama karena harus menyajikan peristiwa berlatar sejarah tanpa memicu kebencian di tengah masyarakat.

Menurut Denny, tantangan terbesar dalam membuat film berlatar sejarah adalah menghubungkan peristiwa masa lalu dengan realitas yang dihadapi masyarakat saat ini.

“Kesulitan membuat film berlatar sejarah adalah bagaimana menyambungkan waktu antara tahun kejadian dengan kondisi sekarang,” kata Denny dalam sesi diskusi film.

Ia berharap penonton memperoleh pelajaran berharga setelah menyaksikan Tanah Runtuh. Menurutnya, film tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sarana refleksi agar masyarakat dapat belajar dari berbagai peristiwa yang pernah terjadi di Indonesia.

“Semoga ada sesuatu yang tertanam di hati dan pikiran penonton setelah keluar dari bioskop sehingga ketika menghadapi persoalan di masa depan, kita bisa belajar dari pengalaman sejarah yang lebih berat,” ujarnya.

Angkat Kisah Kebaikan di Tengah Konflik

Denny menilai Indonesia memiliki kekayaan cerita yang sangat besar, mulai dari berbagai konflik sosial hingga peristiwa sejarah yang membentuk perjalanan bangsa. Namun, tidak banyak rumah produksi yang berani mengangkat tema-tema tersebut karena membutuhkan biaya besar dan memiliki risiko komersial yang lebih tinggi dibanding genre populer lainnya.

Menurutnya, Tanah Runtuh berupaya menghadirkan kisah tentang kebaikan di tengah situasi kekacauan.

“Indonesia kaya dengan cerita seperti ini. Dari Ambon, Poso, Sampit hingga berbagai peristiwa sejarah lainnya. Tinggal bagaimana sudut pandangnya diambil,” jelasnya.

Dalam pengembangan cerita, Denny dan Rudi sepakat menggunakan sudut pandang dua anak yang kehilangan ibunya di tengah konflik. Pendekatan tersebut dipilih agar film mampu menyampaikan pesan kemanusiaan tanpa memunculkan sentimen permusuhan.

“Bagaimana membuat film tentang kerusuhan tetapi tidak membuat orang saling membenci, itu tantangan terbesar kami,” ungkap Denny.

Karakter Ringgo Jadi Simbol Harapan

Salah satu elemen yang menjadi perhatian dalam Tanah Runtuh adalah kehadiran karakter Ringo, seorang anak dengan Down Syndrome yang diperankan oleh Rido.

Denny menilai karakter tersebut memiliki peran penting dalam perjalanan cerita. Ia menyebut anak-anak dengan Down Syndrome memiliki cara pandang yang berbeda terhadap kehidupan, termasuk dalam menghadapi rasa takut.

“Ringgo justru menjadi sosok yang menyelamatkan Kai. Tanpa disadari, keberaniannya membantu Kai menghadapi ketakutan di tengah situasi yang sulit,” katanya.

Menurut Denny, kehadiran karakter tersebut juga menjadi simbol penting tentang pemberdayaan anak berkebutuhan khusus yang selama ini belum banyak mendapatkan ruang di industri perfilman.

Rudi Soedjarwo: Film Ini Mengajarkan Makna Menjadi Manusia

Sementara itu, sutradara Rudi Soedjarwo mengaku memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan proyek Tanah Runtuh. Ia menilai film tersebut menjadi pengalaman yang berbeda dibanding karya-karyanya sebelumnya.

Menurut Rudi, pemahamannya terhadap kehidupan dan manusia turut memengaruhi cara ia menyutradarai film tersebut.

“Kalau film ini datang kepada saya dua puluh tahun lalu, hasilnya mungkin akan berbeda. Sekarang saya melihat banyak hal dari sisi kemanusiaan yang lebih dalam,” ujarnya.

Rudi menilai salah satu pesan utama film adalah pentingnya keluarga sebagai fondasi sebuah bangsa. Ia menegaskan bahwa setiap individu memiliki kisah hidup yang penting dan layak untuk didengar.

“Sebuah negara berawal dari keluarga. Karena itu, kisah setiap orang sebenarnya penting. Semua orang adalah protagonis dalam kehidupannya masing-masing,” kata Rudi.

Menjaga Kealamian Cerita

Dalam proses penyutradaraan, Rudi berusaha menjaga kealamian setiap adegan agar emosi yang muncul terasa autentik bagi penonton.

Ia secara khusus menyoroti akting Rido yang dinilai mampu menghadirkan spontanitas dan energi yang sulit direkayasa.

“Saya tidak ingin karakter yang terlalu dibuat-buat. Ketika Rido bergerak secara spontan, kamera hanya mengikuti. Di situlah muncul keajaiban yang membuat cerita terasa hidup,” ungkapnya.

Menurut Rudi, kealamian tersebut menjadi salah satu faktor penting agar pesan film dapat diterima oleh penonton secara emosional.

Kolaborasi antara Denny Siregar, Rudi Soedjarwo, dan para pemain, termasuk Vino G. Bastian, Kai, serta Rido, diharapkan mampu menjadikan Tanah Runtuh sebagai film yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak masyarakat merenungkan pentingnya toleransi, empati, dan kemanusiaan di tengah keberagaman Indonesia. (RN-09).

  • Penulis: Ferdy Ferdy

Reportase Pilihan

  • Busyet..! Diskotek Blue Night Langkat Buka Saat Ramadan, 48 Pengunjungnya Positif Narkoba

    Busyet..! Diskotek Blue Night Langkat Buka Saat Ramadan, 48 Pengunjungnya Positif Narkoba

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Langkat, ReportaseNews – Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) mengamankan 48 orang pengunjung Diskotek Blue Night di Jalan Binjai, Emplasmen Kwala Mencirim, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, setelah terbukti positif mengonsumsi narkotika dalam razia yang digelar pada Minggu (15/3/2026) dini hari. Operasi gabungan yang melibatkan personel POM TNI AD dan Propam […]

  • Puluhan hektare mangrove di Tanjung Piayu, Batam, dibabat dan ditimbun. Warga menduga lahan digunakan untuk pembangunan perumahan tanpa kejelasan izin. (Foto: ReportaseNews/Aji)

    Mangrove Tanjung Piayu di Batam Dibabat, Diduga Untuk Proyek Perumahan

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Aji
    • 0Komentar

    Batam, ReportaseNews — Kerusakan lingkungan terjadi di kawasan pesisir Tanjung Piayu Laut, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam. Puluhan hektare hutan bakau dilaporkan telah dibabat dan ditimbun tanah, diduga untuk kepentingan pembangunan perumahan. ‎Aktivitas tersebut mengubah bentang alam pesisir yang sebelumnya didominasi vegetasi mangrove menjadi hamparan tanah merah. Sejumlah titik bahkan terlihat siap untuk pengembangan kawasan […]

  • Polri Bongkar Mafia Beras SPHP dan Daging Ilegal Jelang Lebaran 2026

    Polri Bongkar Mafia Beras SPHP dan Daging Ilegal Jelang Lebaran 2026

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Satuan Tugas (Satgas) Saber Pangan Nasional memperketat ruang gerak pelaku kejahatan pangan menjelang Lebaran 2026. Hingga akhir Februari 2026, Polri tengah memproses empat perkara pidana besar yang mengancam stabilitas pangan nasional. Kasus tersebut meliputi penyelundupan daging ilegal dan pelanggaran karantina kesehatan di Polda Kepri, praktik pengemasan ulang (repacking) beras SPHP di Polda […]

  • Komjen Pol. Fadil Imran mendorong transformasi Layanan Polisi 110 dan Command Center agar respons kepolisian semakin cepat, terintegrasi, dan berorientasi pada penyelesaian masalah masyarakat. (Foto: ReportaseNews/HO-Humas Polri)

    Komjen Fadil Imran Genjot Layanan 110, Respons Cepat Jadi Prioritas

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Sorong, ReportaseNews – Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri), Komjen Pol. M. Fadil Imran, menekankan pentingnya transformasi sistem pelayanan kepolisian melalui penguatan Layanan Polisi 110 dan Command Center. Menurutnya, ukuran utama pelayanan Polri bukan sekadar banyaknya panggilan yang dijawab, melainkan seberapa cepat petugas hadir dan mampu menyelesaikan persoalan masyarakat. ‎Pesan tersebut disampaikan Fadil saat […]

  • Grebeg Suro di Bojonegoro Temanggung, Berebut Berkah untuk Kesuburan Lahan Pertanian

    Grebeg Suro di Bojonegoro Temanggung, Berebut Berkah untuk Kesuburan Lahan Pertanian

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Temanggung, ReportaseNews – Tradisi Grebeg Suro kembali berlangsung di Desa Bojonegoro, Kecamatan Kedu, Temanggung, Jawa Tengah. Ribuan warga berebut berkah hasil bumi yang telah didoakan dan berharap lahan pertanian mereka subur. Rangkaian tradisi Grebeg Suro di Desa Bojonegoro Temanggung berlangsung 29-30 Juni 2026. Selain rebutan gunungan hasil bumi, acara 2 hari 2 malam ini dilanjutkan […]

  • Tujuh Wilayah Pesisir Indonesia Diterjang Tsunami, Ini Lokasinya

    Tujuh Wilayah Pesisir Indonesia Diterjang Tsunami, Ini Lokasinya

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan gelombang tsunami minor akibat gempa bumi dahsyat bermagnitudo 7,7 di Mindanao, Filipina, telah menerjang tujuh wilayah pesisir di Indonesia. Meskipun pusat gempa berada di wilayah selatan Filipina, rambatan energi seismik tersebut memicu kenaikan permukaan air laut di sejumlah titik di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan […]

expand_less