Breaking News
Trending Tags

Buntut Kontroversi Paspor Asing, Menkeu Blacklist Pasangan Alumni LPDP

  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pasangan suami-istri alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetningtyas dan Arya Iwantoro masuk dalam daftar hitam atau blacklist yang menutup peluang mereka berkarier atau menjalin kerja sama dengan institusi pemerintah pada masa mendatang.

Keputusan itu merupakan respons terhadap kegaduhan publik setelah Dwi mengunggah konten yang memamerkan proses perpindahan kewarganegaraan anaknya menjadi warga negara Inggris.

Pada saat yang sama, sang suami, Arya Iwantoro, terdeteksi belum menuntaskan kewajiban pengabdian di Tanah Air setelah menyelesaikan studi doktoralnya di Belanda.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan sanksi tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban moral atas penggunaan dana negara. Purbaya menyatakan selama dirinya menjabat, pintu kerja sama bagi pasangan tersebut telah tertutup rapat.

Blacklist artinya nanti mereka tidak bisa kerja lagi berhubungan dengan pemerintah di sini, selama saya di sini atau di-blacklist permanen. Dua-duanya, Dwi Sasetningtyas dan Arya Iwantoro,” kata Purbaya, Senin (23/2/2026).

Meskipun Dwi Sasetningtyas telah memenuhi masa pengabdian untuk jenjang S2-nya sejak 2017, status sang suami justru menjadi sorotan secara administratif. Arya Iwantoro yang lulus dari Universitas Utrecht pada 2022 seharusnya menjalani masa pengabdian sesuai rumus 2N+1.

Lantaran dugaan pelanggaran komitmen tersebut, Arya tengah menghitung total dana beasiswa beserta bunga yang harus dikembalikan ke kas negara sebagai konsekuensi finansial.

Kontroversi ini bermula dari pernyataan emosional Dwi di media sosial yang menyebutkan dirinya tidak ingin anak-anaknya memiliki paspor Indonesia, karena rasa frustrasi pribadi. Meski Dwi telah melayangkan permohonan maaf secara terbuka, pihak LPDP tetap menegakkan aturan terhadap sang suami.

Pihak LPDP menyatakan proses pemanggilan terhadap Arya Iwantoro sedang berjalan untuk klarifikasi mendalam. Jika terbukti secara sah belum memberikan kontribusi yang diwajibkan, maka Arya tidak hanya menghadapi pemblokiran karier di sektor publik, tetapi juga sanksi finansial berupa pengembalian seluruh dana studi yang pernah dia terima.

“LPDP tengah melakukan pemanggilan kepada saudara AP untuk meminta klarifikasi, serta akan melakukan proses penindakan dan pengenaan sanksi sampai pengembalian seluruh dana beasiswa apabila terbukti kewajiban berkontribusi di Indonesia belum dipenuhi,” tulis pihak LPDP dalam keterangan resminya. (RN-03)

  • Penulis: Saparuddin Siregar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Tambak udang di Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. (Foto: dok. KKP)

    Lampaui Kebumen, Tambak Udang Raksasa NTT Capai 2.000 Hektare

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun kawasan tambak udang terintegrasi berskala besar di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Proyek ini diklaim menjadi kawasan tambak udang terbesar di Indonesia sekaligus mendorong pemerataan pembangunan budidaya di luar Pulau Jawa. ‎Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, TB Haeru Rahayu, menegaskan pemilihan Waingapu selaras […]

  • Tantangan Disrupsi Media, Ketum PWI Pusat Ingatkan Integritas di Peluncuran Hallonews.id

    Tantangan Disrupsi Media, Ketum PWI Pusat Ingatkan Integritas di Peluncuran Hallonews.id

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Saparuddin Siregar
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews.com – Industri media nasional kembali menyambut pendatang baru dengan diresmikannya Hallonews.id pada Kamis (12/2/2026). Di tengah gempuran disrupsi teknologi yang kian kompleks, Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Akhmad Munir mengingatkan daya tahan perusahaan media saat ini bergantung pada kemampuan menjaga roh jurnalistik di tengah pragmatisme pasar. Munir mengapresiasi keberanian para pelaku industri […]

  • Terpeleset Saat Cari Udang, Pemuda di Magetan Tewas Tenggelam di Embung

    Terpeleset Saat Cari Udang, Pemuda di Magetan Tewas Tenggelam di Embung

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Admin Situs
    • 0Komentar

    Reportasenews.com, Tidak cakap berenang nekat bermain di zona yang tak dikuasainya, akibatnya tewas terjerumus masuk sisi dalam di perairan Embung Duwetsewu, Desa Baleasri, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur, Minggu (09/11/2025) petang. Korbannya adalah Andika Dwi Cahya (16) warga Desa Sendangagung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Saat kejadian, korban bersama tujuh teman sebayanya berniat mengail […]

  • Bripda MS, tersangka penganiayaan terhadap siswa MTs hingga tewas di Tual, Maluku. (Foto: Ist)

    Kasus Siswa MTs di Tual Tewas, Bripda MS Jadi Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Tual, ReportaseNews — Penyidik Polres Tual menetapkan anggota Brimob Kompi 1 Batalyon C Pelopor, Bripda MS, sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap siswa MTs Negeri Maluku Tenggara berinisial AT (14) yang berujung kematian. ‎Penetapan tersangka dilakukan setelah gelar perkara pada Jumat (20/2) malam. Usai statusnya dinaikkan, Bripda MS langsung ditahan di rumah tahanan Polres Tual. […]

  • Kapolri Pastikan Bripda MS Dihukum Setimpal Usai Aniaya Siswa MTS Hingga Tewas

    Kapolri Pastikan Bripda MS Dihukum Setimpal Usai Aniaya Siswa MTS Hingga Tewas

    • calendar_month 8 jam yang lalu
    • account_circle Saparuddin Siregar
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons kasus penganiayaan maut yang melibatkan anggota Brimob Polda Maluku, Bripda MS, terhadap seorang pelajar berinisial AT (14). Jenderal bintang empat ini menegaskan tindakan brutal yang mengakibatkan hilangnya nyawa warga sipil ini telah mencoreng kehormatan Korps Bhayangkara. Kemarahan Kapolri mencuat setelah Bripda MS ditetapkan sebagai tersangka oleh […]

  • Ramadan di Balik Terpal, Nestapa Warga Aceh dan Desakan Tegas Mendagri Tito

    Ramadan di Balik Terpal, Nestapa Warga Aceh dan Desakan Tegas Mendagri Tito

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Saparuddin Siregar
    • 0Komentar

    Aceh, ReportaseNews – Suasana awal Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Aceh Utara dan Pidie Jaya tahun ini terasa jauh dari kata hangat. Alih-alih berkumpul di meja makan rumah yang nyaman, sejumlah warga masih harus bergelut dengan pengapnya udara di dalam tenda darurat. Pemandangan pilu itulah yang menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat […]

expand_less