Breaking News
Trending Tags

Awkarin Kembalikan Uang Saku Hanania Group ke Polisi, Tegaskan Kerja Sama Hanya Endorsement

  • calendar_month 16 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Selebgram Karin Novilda atau Awkarin memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang menjerat PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group di Polda Metro Jaya, Senin (29/6/2026).

‎Dalam pemeriksaan tersebut, Awkarin menjawab 33 pertanyaan dari penyidik Subdirektorat Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

‎Kuasa hukum Awkarin, Artahsasta, mengungkapkan bahwa kliennya memang pernah menerima uang saku dari Hanania Group saat menjalani kerja sama promosi. Namun, uang tersebut telah diserahkan kembali kepada penyidik untuk dijadikan barang sitaan dalam proses penyidikan.

‎”Kami tegaskan juga memang pada faktanya klien kami menerima uang saku. Dan pada kesempatan hari ini, pemeriksaan hari ini, klien kami telah memberikan kembali, mengembalikan uang saku kepada penyidik untuk dilakukan penyitaan,” ujar Artahsasta, Senin (29/6/2026).

‎Ia menegaskan, hubungan kerja sama antara Awkarin dan Hanania Group murni berupa endorsement dengan sistem imbalan jasa non-tunai atau barter.

‎”Perlu kami sampaikan, kami tegaskan bahwa hubungan hukum atau kerja sama yang terjalin antara Ibu Karin dengan PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group itu murni natural atau imbalan jasa nontunai, atau sederhananya mungkin barter,” katanya.

‎Menurut Artahsasta, Hanania Group memberikan fasilitas perjalanan umrah kepada Awkarin. Sebagai imbalannya, Awkarin membuat 12 unggahan di akun Instagram pribadinya yang terdiri atas sembilan foto dan tiga video atau reels.

‎”Dari hasil penelusuran yang kami lakukan ada 12 postingan; sembilan postingan foto dan tiga postingan video atau reels,” ucapnya.

‎Sementara itu, Awkarin menjelaskan bahwa kerja sama dengan Hanania Group telah berlangsung sekitar dua tahun lalu, sehingga tidak berkaitan dengan waktu mencuatnya perkara yang kini sedang ditangani kepolisian.

‎”Sekitar dua tahun yang lalu kami bekerja sama. Mungkin itu harus diperjelas lagi ya. Karena mungkin banyak dari media atau teman-teman di sosial media yang mengira kalau kami baru bekerja sama baru-baru ini. Itu enggak, kami bekerja sama sekitar dua tahun yang lalu,” kata Awkarin.

‎Ia juga menegaskan kehadirannya dalam pemeriksaan merupakan bentuk dukungan terhadap proses hukum agar kasus tersebut dapat diungkap secara tuntas.

‎”Aku datang karena aku mau meluruskan dan juga mau kerja sama dengan pihak kepolisian agar para korban bisa mendapatkan hak-haknya kembali dan juga bisa mendapatkan jawaban dan keadilan yang harus mereka dapatkan,” ujar Awkarin.

‎Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menetapkan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group, Ahmad Syah Farhan, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah. Tersangka kini telah ditahan untuk menjalani proses hukum.

‎Berdasarkan hasil penyidikan sementara, dana yang disetorkan para calon jemaah diduga digunakan untuk kepentingan lain di luar proses pemberangkatan umrah. Akibatnya, sejumlah calon jemaah gagal diberangkatkan sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati.

(RN-07)

  • Penulis: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Tito dan Mensos Serahkan Bansos Rp100 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera

    Tito dan Mensos Serahkan Bansos Rp100 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Aceh Timur , ReportaseNews  – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Menteri Sosial menyerahkan bantuan sosial sekitar Rp100 miliar kepada masyarakat korban bencana di sejumlah wilayah Sumatera. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan dalam kegiatan bantuan pemerintah bagi korban bencana yang digelar di Pendopo Bupati Aceh Timur, Aceh, Senin (16/3/2026). Tito yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan […]

  • Korban tewas tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur bertambah jadi 14 orang, 84 lainnya luka dan dirawat di sejumlah rumah sakit. (Ist)

    Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Polda Metro Jaya Sebut 10 Jenazah Korban Belum Teridentifikasi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Bekasi, ReportaseNews – Sebanyak 10 jenazah korban kecelakaan antara Kereta Commuter Line dan Kereta Rel Diesel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur masih belum teridentifikasi hingga Selasa (28/4/2026) pagi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan, seluruh jenazah tersebut saat ini berada di RS Polri Kramat Jati untuk menjalani proses pencocokan […]

  • 130 Calhaj Tapsel Diberangkatkan ke Tanah Suci Nanti Malam

    130 Calhaj Tapsel Diberangkatkan ke Tanah Suci Nanti Malam

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Sebanyak 130 jamaah calon haji (calhaj) asal Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 5 memasuki masa karantina setelah tiba dengan selamat di Asrama Haji Medan, Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Minggu (26/4/2026) pagi. Rombongan yang menempuh perjalanan darat dari Sipirok ini tiba sekitar pukul 06.30 WIB. Perjalanan panjang […]

  • Viral video polisi diduga meminta pengemudi mengisi saldo Flazz Rp300 ribu saat penindakan lalu lintas. Polda Metro Jaya langsung melakukan pemeriksaan. (Ist)

    Viral Polisi Minta Isi Flazz Rp300 Ribu, Propam PMJ Bergerak

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Video yang memperlihatkan dugaan praktik pungutan liar oleh seorang anggota polisi lalu lintas di Jakarta viral di media sosial. Dalam video tersebut, petugas diduga meminta pengemudi mobil mengisi saldo kartu elektronik Flazz senilai Rp300 ribu sebagai penyelesaian atas pelanggaran lalu lintas yang dituduhkan. ‎Rekaman itu beredar luas setelah diunggah akun Instagram @kabarnusantara.idn. […]

  • Warga Jerman di Jakarta (Batavia) menyambut kedatangan bala tentara jepang yang memasuki kota tersebut ketika Belanda meyerah tahun 1942. Mereka terdiri dari wanita dan anak-anak yang dimasukkan oleh pemerintahan Hindia Belanda ke dalam kamp tak lama setelah Jerman menginvasi Belanda tahun 1940. (Foto: ReportaseNews/HO-Alif Rafik Khan)

    Menelusuri Jejak Swastika Hitler di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kisah keterlibatan Jerman Nazi di Indonesia selama Perang Dunia II (1939–1945) bukan sekadar catatan pinggiran sejarah. Di balik dominasi Jepang sebagai penguasa saat itu, terdapat operasi militer rahasia Jerman melalui armada kapal selam U-boat yang aktif di perairan Nusantara. ‎Kehadiran mereka merupakan bagian dari aliansi militer antara Jerman dan Jepang dalam menghadapi […]

  • Warga Desak Kapolres Madina Tangkap Pelaku Ilegal Loging di Kotanopan

    Warga Desak Kapolres Madina Tangkap Pelaku Ilegal Loging di Kotanopan

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Bagus Priandy didesak menangkap aktor utama di balik maraknya aktivitas ilegal loging yang merambah kawasan perbukitan Koje Godang, Desa Sibiobio, Kecamatan Kotanopan. Desakan itu muncul lantaran hingga kini belum ada langkah konkret pihak kepolisian meski saksi kunci telah memberikan keterangan kepada penyidik Satreskrim Polres Madina sejak pekan […]

expand_less