Presiden Prabowo Wakafkan 70.000 Al-Qur’an untuk Korban Bencana di Sumatera
- calendar_month 5 jam yang lalu
- print Cetak

Mendagri Muhammad Tito Karnavian menyerahkan wakaf 70.000 mushaf Al-Qur’an dari Presiden Prabowo Subianto kepada korban bencana di kompleks Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (6/3/2026). (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Banda Aceh, ReportaseNews – Presiden Prabowo Subianto menyalurkan wakaf sebanyak 70.000 mushaf Al-Qur’an bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatera. Kegiatan kemanusiaan ini bertujuan membantu proses pemulihan spiritual dan mental warga di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, yang tengah berjuang bangkit pascabencana.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam kapasitasnya sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera.
Salah satu momen penyerahan berlangsung saat penutupan kegiatan Khanduri Nuzulul Quran Aceh Ramadan Festival 2026 di kompleks Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (6/3/2026).
Dalam sambutannya di hadapan warga Aceh, Tito Karnavian menjelaskan distribusi mushaf ini merupakan bentuk perhatian langsung dari Kepala Negara.
Sebanyak 5.620 mushaf Al-Qur’an diserahkan pada acara tersebut, yang disertai dengan bantuan perlengkapan ibadah lainnya guna menunjang aktivitas religi masyarakat di pengungsian maupun area terdampak.
“Ada Al-Qur’an wakaf dari Bapak Presiden yang jumlahnya 70 ribu, tapi hari ini kita bagikan 5 ribu di sini. Kemudian ada sajadah, ada sarung, ada mukena. Insya Allah dan mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi Bapak-Ibu sekalian,” ujar Tito Karnavian saat memberikan arahan kepada penerima manfaat.
Distribusi wakaf Al-Qur’an ini telah menjangkau berbagai titik di wilayah Aceh, mulai dari Aceh Tamiang yang menerima 600 mushaf, Aceh Utara 300 mushaf, hingga Pidie Jaya sebanyak 750 mushaf. Wilayah lain seperti Lhokseumawe, Bireuen, dan Aceh Timur juga telah menerima jatah awal dari total puluhan ribu bantuan tersebut.
Tito menegaskan sisa bantuan akan terus disalurkan ke wilayah pegunungan dan pesisir lainnya, termasuk Aceh Tengah, Gayo Lues, hingga Nagan Raya, serta meluas ke Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
Dia menitipkan pesan agar Satuan Tugas memastikan logistik tersebut sampai ke tangan yang paling membutuhkan. “Mohon diberikan kepada yang berhak,” tegas Tito.
Selain fokus pada kebutuhan spiritual, Satgas PRR juga menyalurkan bantuan logistik berupa ribuan potong pakaian, selimut, dan perlengkapan sandang lainnya. Kolaborasi antara pemerintah dan pihak ketiga ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi sosial ekonomi masyarakat Sumatera yang terdampak bencana secara menyeluruh. (RN-03)
- Penulis: Saparuddin Siregar



Saat ini belum ada komentar