Tapsel Jadi Barometer Nasional, Mendagri Tito Puji Kecepatan Data Gus Irawan
- calendar_month 14 jam yang lalu
- print Cetak

Sebanyak 120 KK terdampak bencana di Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batangtoru, Tapsel, menerima kunci hunian tetap (Huntap) dalam kegiatan yang dihadiri Menteri PKP Maruarar Sirait dan Mendagri Tito Karnavian, Jumat (27/3/2026). (Foto: ReportaseNews /Lily)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tapsel, ReportaseNews – Sebanyak 120 kepala keluarga (KK) terdampak bencana di Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan (Tapsel) kini memiliki tempat tinggal yang baru setelah menerima kunci hunian tetap (Huntap) dalam kegiatan seremoni yang dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Jumat (27/3/2026).
Penyerahan rumah ini menjadi bukti keberhasilan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Kementerian PKP, Kemendagri, Kementerian PU, Kemensos, Danantara, BPS, PLN, PTPN, BPKP Sumut, Yayasan Buddha Tzu Chi, serta Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan.
Kecepatan pengadaan hunian ini diapresiasi pemerintah pusat karena dianggap sebagai proses pemulihan pascabencana yang paling terorganisasi di wilayah Sumatera.
Menteri PKP Maruarar Sirait dan Mendagri Tito Karnavian secara bergantian memuji Pemkab Tapsel yang cepat memvalidasi data penerima manfaat.
Maruarar mengatakan seluruh unit yang diserahkan sudah memenuhi kriteria ketepatan sasaran. Dia menyebut keberhasilan pembangunan 120 dari total 227 unit Huntap ini tidak lepas dari data yang transparan dan akurat yang disediakan Pemkab Tapsel.
“Semua tersalur cepat dan tepat, by name by address,” tegas Maruarar Sirait.
Sementara Mendagri Tito Karnavian mengatakan Tapsel di bawah kepemimpinan Bupati Gus Irawan Pasaribu telah menetapkan standar baru bagi daerah lain dalam menangani krisis pascabencana.
Menurut dia, kelengkapan data mulai dari tingkat kerusakan rumah hingga rincian bantuan dana tunggu hunian menjadi alasan utama mengapa bantuan dari pusat dapat mengalir dengan lancar tanpa hambatan birokrasi.
Tito menilai validitas data di Tapsel yang paling lengkap, sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara saat mereka membutuhkan bantuan.
“Sepantasnya bapak dan ibu bersyukur memiliki pemimpin yang cekatan dan tak kenal lelah seperti beliau ini,” ujar Tito mengapresiasi Bupati Gus Irawan Pasaribu.
Gus Irawan Pasaribu menanggapi pujian tersebut dengan menekankan kunci keberhasilan ini terletak pada keseriusan daerah dalam menyambut dukungan dari pemerintah pusat.
Menurut dia, pemerintah pusat telah menyediakan seluruh fasilitas dan anggaran yang dibutuhkan. Namun, daerah harus mampu mengimbanginya dengan penyiapan data yang valid secara cepat.
Dia mengatakan koordinasi dengan kementerian sering dilakukan tanpa mengenal waktu, termasuk pada hari libur, demi memastikan nasib warga terdampak bencana segera teratasi.
“Pemerintah pusat hadir luar biasa. Presiden, Wakil Presiden, dan para menteri terus memberi perhatian. Bahkan pada hari libur maupun hari besar, kami tetap melakukan koordinasi. Ini bukti kesungguhan negara membantu rakyat. Semua fasilitas negara sebenarnya sudah tersedia, kuncinya ada pada kecepatan daerah dalam menyiapkan data yang valid,” kata Gus Irawan.
Selain hunian, dukungan bagi warga juga diperkuat dengan penyaluran bantuan logistik rumah tangga oleh Ketua Tim Penggerak PKK Tapsel Ny. Murni Gus Irawan, yang bekerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi.
Paket bantuan yang mencakup peralatan dapur, pakaian, sembako, hingga perlengkapan mandi tersebut diserahkan kepada penghuni Huntap untuk memastikan mereka dapat langsung memulai hidup baru dengan layak.
Penyerahan bantuan itu disambut dengan sorak-sorai dan tepuk tangan meriah dari masyarakat yang merasa diperhatikan secara menyeluruh, mulai dari tempat tinggal hingga kebutuhan sehari-hari. (Lily/RN-03)
- Penulis: Saparuddin Siregar



Saat ini belum ada komentar