Kebakaran Rumah di Paluta, Lansia 77 Tahun Tewas Terpanggang
- calendar_month 5 jam yang lalu
- print Cetak

Rumah semi-permanen di Desa Batang Pane II, Paluta, ludes terbakar pada Senin (20/4/2026) dini hari, mengakibatkan seorang lansia meninggal dunia. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Paluta, ReportaseNews – Satu unit rumah semi-permanen di Desa Batang Pane II, Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, ludes dilahap Si Jago Merah pada Senin (20/4/2026) dini hari. Seorang perempuan lanjut usia (lansia) bernama Ani (77) tewas terpanggang di dalam rumahnya.
Kasi Humas Polres Tapanuli Selatan Iptu Agam Parlindungan mengatakan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan dari para saksi, musibah itu diduga dipicu adanya gangguan pada instalasi listrik.
“Diduga sumber api berasal dari arus pendek listrik di dalam rumah korban dan api dengan cepat membesar karena material bangunan yang mudah terbakar,” ujar iptu Agam Parlindungan.
Kebakaran itu kali pertama diketahui oleh warga sekitar yang melihat kobaran api sudah membumbung tinggi dan menjalar ke seluruh bagian bangunan. Warga setempat sempat berupaya memadamkan api secara manual dengan alat seadanya.
“Setelah api berhasil dipadamkan, korban ditemukan di dalam rumah dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi luka bakar berat,” kata Iptu Agam.
Selain merenggut nyawa, kebakaran tersebut juga menghanguskan harta benda milik korban, termasuk satu unit sepeda motor yang terparkir di dalam rumah. Pihak kepolisian menaksir total kerugian materiil akibat kejadian ini mencapai Rp100 juta.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Batang Pane II untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.
Iptu Agam mengatakan proses hukum terkait jenazah telah diselesaikan setelah pihak keluarga sepakat untuk tidak melanjutkan prosedur autopsi.
“Pemeriksaan medis terhadap korban juga telah dilakukan di Puskesmas Batang Pane II. Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi,” katanya. (Lily)
- Penulis: RN-03



Saat ini belum ada komentar