Helm Dicuri 2 Kali, Korban Tangkap Pelaku via COD di Kebumen
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Korban pencurian helm di Kebumen berhasil menangkap pelaku lewat transaksi COD setelah menemukan helm miliknya dijual di Facebook. (Foto: ReportaseNews/BK/Yog)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kebumen, ReportaseNews – Aksi pencurian helm kembali membuat resah warga Kabupaten Kebumen. Kali ini, kasus tersebut terjadi di wilayah Kutosari dan menimpa seorang warga bernama Tegar yang harus kehilangan helm miliknya hingga dua kali.
Peristiwa pencurian terbaru terjadi pada Kamis (7/5/2026) malam. Berdasarkan rekaman CCTV di sekitar rumah korban, pelaku terlihat beraksi saat kondisi lingkungan dalam keadaan sepi. Namun, kualitas video yang kurang jelas membuat wajah pelaku dan kendaraan yang digunakan sulit dikenali.
Tegar mengungkapkan bahwa kejadian tersebut bukan pertama kali dialaminya. Dalam kurun waktu berbeda, ia mengaku dua kali menjadi korban pencurian helm dengan pola serupa.
Tidak ingin tinggal diam, Tegar kemudian berinisiatif melakukan penelusuran sendiri. Ia memanfaatkan media sosial untuk mencari kemungkinan helm curian dijual secara daring.
Upaya itu akhirnya membuahkan hasil setelah ia menemukan unggahan penjualan helm di grup Facebook dengan ciri-ciri yang identik dengan helm miliknya yang hilang.
“Saya langsung curiga karena helm yang dijual itu sangat mirip dengan punya saya, akhirnya saya coba hubungi penjualnya untuk janjian bertemu,” ujar Tegar, Selasa (12/5/2026).
Tegar kemudian menyepakati pertemuan dengan penjual melalui sistem cash on delivery (COD) di depan MAN 1 Kebumen pada Sabtu (9/5/2026).
Saat pelaku datang ke lokasi pertemuan, Tegar bersama sejumlah rekannya langsung melakukan pengamanan. Dua orang berhasil diamankan di tempat sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian.
“Begitu ketemu, kami langsung mengamankan mereka bersama teman-teman. Setelah itu langsung kami laporkan ke pihak kepolisian,” jelasnya.
Dari pengakuan sementara, kedua terduga pelaku diketahui berasal dari Kecamatan Karanggayam dan Sadang. Kini, kasus tersebut telah ditangani aparat kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.
Kasus pencurian helm di Kebumen ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap aksi kriminalitas. Selain itu, pemanfaatan teknologi dan media sosial secara tepat juga dinilai dapat membantu mengungkap tindak kejahatan. (Yog/RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar